KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Program Promosi Melalui Medsos “LapakGanjar” Membantu Florist Asal Semarang

Program Promosi Melalui Medsos “LapakGanjar” Membantu Florist Asal Semarang

Program Promosi Melalui Medsos “LapakGanjar” Membantu Florist Asal Semarang

Sebuah program promosi yang digagas oleh Ganjar Pranowo melalui LapakGanjar untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus berlanjut. Setelah berhasil memasarkan 2.882 produk UMKM, kini giliran florist asal Semarang, @asagift.id, yang mendapatkan manfaat instan berupa pesanan yang melimpah setelah produknya diposting ulang di akun @ganjar_pranowo.

Florist @asagift.id merupakan usaha jual bunga patungan yang didirikan oleh duo Abiyuda Wirahadi dan Safhira Wirahadi. Usaha ini berlokasi di Jalan Lamper Tengah VIII Nomor 9, RT 06 RW 07, Kota Semarang. Asagift bermula saat wabah Covid-19 melanda pada tahun 2021.

Awalnya, usaha ini diinisiasi saat Safhira dan Abiyuda kesulitan mencari buket bunga untuk sebuah acara. Lalu, mereka mencoba merangkai buket sendiri. Berbekal modal nekat, sedikit uang jajan, serta kemampuan otodidak, keduanya mendirikan asagift. Pada awalnya, pelanggan mereka hanya teman-teman kuliah di Universitas Diponegoro Semarang. Namun, sekarang pesanan mereka telah meningkat menjadi rerata 3-4 buket per hari setelah dipromosikan melalui LapakGanjar.

“Tahu LapakGanjar sudah lama. Kemarin sebelum valentine 2023 mencoba ikut posting buket bunga Hydrangea. Sebelum diposting pesanan buket 3-4 buah, setelah diposting pas valentine sampai 30-40 pesanan (senilai Rp700 ribu) dalam sehari,” ujar Abiyuda, Jumat (3/3/2023).

Abi mengaku jumlah itu adalah pesanan terbanyak dalam satu hari. Sampai-sampai, ia harus menangguhkan pesanan karena kewalahan. Maklum, usahanya itu hanya diurus tiga orang.
Dari sisi harga, buket yang @asagift cukup terjangkau. Mulai dari Rp12 ribu hingga jutaan rupiah, bergantung besar kecil dan kesulitan pembuatan. Selain buket bunga, adapula produk selempang yang lazim digunakan saat kelulusan atau wisuda.

“Tidak hanya pesanan yang naik, jumlah followers kami di Instagram pun naik. Tadinya pengikut ada 3.400 (akun) sekarang 3.526 (akun),” imbuhnya.

Abi mengaku, mengikuti LapakGanjar mudah. Cukup mengunggah foto produk yang menarik disertai _tag_ (penandaan) ke akun @ganjar_pranowo dan @lapak_ganjar.

“Selain itu, ada pelanggan baru juga yang datang. Kalau dulu yang pesan hanya dari Semarang, kini dari Jakarta dan Surabaya juga. Harapannya LapakGanjar membantu UMKM dari daerah-daerah lain,” urainya.

Seorang pelanggan @asagift.id, Tiwi mengakui, kualitas buket dari florist tersebut.
“Kualitasnya bagus, kan saya punya teman juga yang jualan seperti ini tapi ini dapat papperbag dan bagus. Harganya pun murah,” ucap warga Semarang Timur itu.

Berdasar data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, hingga Oktober 2022, Lapak Ganjar telah membantu promosi sebanyak 2.882 UMKM di 112 kabupaten/ kota. Tidak hanya di Jateng, banyak pula usaha dari provinsi lain ikut mencicipi manisnya berjualan via LapakGanjar.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]