KABAR RASIKA

PSIS Trial Dua Pemain Asing

PSIS Trial Dua Pemain Asing

PSIS Trial Dua Pemain Asing

RASIKAFM.COM | SEMARANG – PSIS melakukan trial dua pemain asing. Dua pemain tersebut yakni Wellington Petinha asal Brasil dan Ryo Fuji asal Jepang.

Keduanya saat ini sudah bergabung bersama pemain PSIS lainnya saat melaksanakan latihan di Lapangan Sumberagung, Bantul pada Minggu (18/12/2022). Sebelum datang ke Yogyakarta, kedua pemain itu telah melaksanakan tes medis pada saat tiba di Jakarta.

Setelah tes medis, mereka juga akan dinilai oleh tim pelatih mulai dari tes kemampuan kaki, tes fisik, hingga kecocokan dengan pola permainan PSIS. CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengatakan, trial ini dilakukan untuk melakoni seleksi jelang bergulirnya putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.

“PSIS mendatangkan Wellington dan Ryo Fuji untuk melaksanakan seleksi. Namun untuk bisa bergabung bersama PSIS, dia harus melakoni serangkaian tes dan akhirnya juga akan dinilai apakah ia cocok tidak dengan skema tim PSIS dan nanti tim kepelatihan yang menilai mengenai dua pemain tersebut,” ujar Yoyok Sukawi seperti keterangan yang diterima, Senin (19/12/2022).

Sebelum melakoni trial di PSIS, Wellington Petinha banyak menghabiskan waktu di Malta dari tahun 2017 hingga tahun 2022. Di negara kecil di Benua Eropa ini, pemain yang berposisi sebagai striker ini pernah memperkuat Sirens FC, Tarxien, Valletta, dan Qormi FC.

Sebelumnya pemain kelahiran 20 Januari 1993 ini juga pernah bermain di Portugal, Alcanenense dan Atletico Reguengos pada tahun 2013/2014.

Sedangkan Ryo Fuji merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang dan terakhir bermain di klub Filipina, Kaya FC Iloilo.

Ryo juga sempat bermain di AFC Cup bersama Kaya FC Iloilo dan mencatatkan dua assist.

Sebelum berlabuh di Kaya FC Iloilo, pemain berusia 26 tahun ini juga sempat bermain di klub asal Filipina lainnya yakni Global FC dan klub asal Swedia, Nykoping. Ryo Fuji juga sempat merasakan atmosfer di Amerika Serikat dengan memperkuat LA Galaxy II pada tahun 2015.

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px