URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rangkap Tiga Jabatan, Pj Sekda Kabupaten Semarang Isi Kekosongan Kursi Kepala Daerah

Rangkap Tiga Jabatan, Pj Sekda Kabupaten Semarang Isi Kekosongan Kursi Kepala Daerah

Rangkap Tiga Jabatan, Pj Sekda Kabupaten Semarang Isi Kekosongan Kursi Kepala Daerah

featured-img

Pelaksana harian Bupati Semarang Suko Mardiono usai dilantik di rumah dinas Bupati Semarang, Rabu (17/2/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Semarang resmi berakhir pada 17 Februari 2021. dengan Akhir Masa Jabatan (AMJ) tersebut, seharusnya sesuai regulasi awal maka Bupati dan Wakil Bupati Semarang terpilih hasil Pilkada serentak 2020 bisa dilantik. Akan tetapi karena ada beberapa hal, maka pelantikan belum bisa dilaksanakan.

Atas hal tersebut, maka kekosongan jabatan Bupati Semarang harus diisi oleh Pelaksana harian (Plh) yang dalam hal ini adalah Sekda sampai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati. Pj Sekda Kabupaten Semarang Suko Mardiono ditunjuk sebagai Plh Bupati Semarang.

Usai pelantikan di Rumah Dinas Bupati Semarang pada Rabu (17/2/2021) Suko menjelaskan, saat ini ia menduduki jabatan definitif sebagai Staf Ahli Gubernur Jawa Tengah Bidang Hukum dan Politik, sehingga dengan penunjukan sebagai Plh Bupati Semarang maka praktis ia merangkap tiga jabatan hingga nanti Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilantik.

Ia mengaku sebagai Plh Bupati tentunya untuk mengisi kekosongan Kepala Daerah agar roda pemerintahan tetap berjalan. Menurutnya, selain di Kabupaten Semarang, daerah lain yang tidak memiliki Sekda definitif adalah di Kabupaten Rembang dan Sukoharjo.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menilai penunjukan Pj Sekda sebagai Plh Bupati Semarang merupakan hal yang baru. Ia berharap dengan rangkap tiga jabatan tersebut tidak mengganggu kinerja roda pemerintahan daerah dan tidak ada suatu keputusan darurat yang harus diambil oleh pemkab.

Sementara pada bagian lain Bondan menambahkan, informasi yang didapat berdasarkan rapat antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pemerintah dan DPRD Kabupaten Semarang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Semarang terpilih hasil Pilkada 2020 akan dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2021. Meski demikian, pihaknya masih menunggu keputusan yang pasti dari pemerintah pusat. (win)

BACA JUGA :

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga