URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kehadiran Tim Sahabat Marbot Asyfa ini telah membersihkan masjid dan bertugas secara suka rela untuk masjid dan pondok pesantren. Dalam waktu tiga tahun tersebut sudah ada ratusan masjid yang dibersihkan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Masjid di Salatiga dan Tengaran, Telah Dibersihkan Oleh Sahabat Marbot Secara Gratis

Ratusan Masjid di Salatiga dan Tengaran, Telah Dibersihkan Oleh Sahabat Marbot Secara Gratis

Ratusan Masjid di Salatiga dan Tengaran, Telah Dibersihkan Oleh Sahabat Marbot Secara Gratis

featured-img

Kehadiran Tim Sahabat Marbot Asyfa ini telah membersihkan masjid dan bertugas secara suka rela untuk masjid dan pondok pesantren. Dalam waktu tiga tahun tersebut sudah ada ratusan masjid yang dibersihkan. Wilayah kerja tim yang terdiri dari empat relawan yang tergabung dalam Sahabat Marbot Asyfa ini beranggotakan Yusup, Yanto, Parno, dan Dodi Saponi itu bekerja di Kota Salatiga dan Kecamatan Tengaran.

Kepada rasikafm.com Salah seorang anggota tim Sahabat Marbot, Yusuf menuturkan tim Sahabat Marbot Asyfa bermula dari salah seorang anggota yang pernah menjadi marbot di RSUD Karyadi Semarang. Setelah itu terpikirkan untuk membuat relawan bersih-bersih masjid. Sampai akhirnya sudah jalan selama tiga tahun ini. Masjid yang dibersihkan mulai dari dalam masjid sampai kamar mandi.

“Kita kerjakan semua. Terutama kloset dan tempat wudlu, yang kemarin keraknya sampai ngetel, itu sampai bersih dan seperti baru kembali, kinclong kembali,” jelasnya saat membersihkan Masjid Jami’ Syuhada, Kauman Kidul, Sidorejo, Salatiga Kamis (1/9/2022).

Selain itu di dalam masjid juga dibersihkan mulai dari menyedot debu di karpet, kipas angin, dan kaca. Tujuannya adalah agar masyarakat bisa nyaman saat berada di masjid.

“Kedapannya masyarakat bisa nyaman dan semangat untuk beribadah ke masjid,” terangnya.
Yusuf mengaku untuk menggunakan jasanya tidak dipungut biaya sepeserpun. Bahkan beberapa alat dan makan ia bawa sendiri. Pengurus masjid hanya perlu memberikan izin untuk dilakukan pembersihan.

Saat ini jumlah relawan ada empat orang. Meskipun begitu, jika ada salah satu anggota yang sedang berhalangan hadir, maka akan dicarikan pengganti atau cadangan. Tim itu kerja seminggu tiga kali. Yaitu Selasa, Rabu, dan Kamis. “Harapan kami setelah dibersihkan begini tetap selalu dijaga kebersihannya,” ujarnya.

Anggota Sahabat Marbot Asyfa, bapak Yusup, saat diwawancarai Rasika

Mendapatkan kamar mandi yang sangat jorok sudah pernah Yusuf dan kawan-kawannya dapatkan. Namun karena sudah menjadi tugas dan memang sudah ikhlas, mereka melakukannya dengan baik. Tidak merasa jijik, karena untuk kepentingan Umat Muslim untuk beribadah

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga