KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ratusan Rumah di Demak Rusak Akibat Diterjang Angin Puting Beliung

Ratusan Rumah di Demak Rusak Akibat Diterjang Angin Puting Beliung

Ratusan Rumah di Demak Rusak Akibat Diterjang Angin Puting Beliung

RASIKAFM.COM | DEMAK – Ratusan rumah di Dukuh Turus, Desa Bumirejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, rusak akibat diterjang angin puting beliung, Rabu (30/11/2022) sore.

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono mengatakan, ada ratusan rumah di beberapa Kecamatan di Demak yang rusak. Untuk di Desa Bumireji ada 125 rumah yang rusak dan kini kepolisian sedang membantu memperbaiki rumah yang rusak.

“Ada 300 rumah di beberapa kecamatan yang rusak, antara kecil sampe sedang. Sedangkan di Desa Bumirejo, ada 125 rumah, dan itu sudah diperbaiki oleh anggota Polsek Karangawen dan Koramil Karangawen,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (1/12/2022).

Ratusan rumah di 5 desa di Kabupaten Demak dilaporkan rusak pada bagian atap, beberapa diantaranya roboh. Puluhan Personil Gabungan Polsek Karangawen dan Koramil Karangawen, membantu warga Desa Bumirejo, memperbaiki rumah yang rusak akibat puying beliung.

Sementara itu, Kepala Desa Bumirejo, Wuryanto, mengatakan, untuk saat ini, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Demak dan Bupati Demak.

“Sementara ini, kebutuhan warga terdampak kami penuhi. Mulai dari genteng hingga asbes yang rusak. Saya juga menghimbau agar pohon pohon besar di dekat rumah untuk ditebang, mengingat daerah ini rawan angin puting beliung,” jelasnya.

Hingga saat ini, dari 125 rumah, ada beberapa rumah yang masih dalam proses perbaikan yang dilakukan oleh petugas gabungan TNI Polri. Warga berharap, pemerintah daerah mengirimkan bantuan makanan, karen saat ini warga tidak dapat memasak.

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang