URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 496 lulusan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi dilepas dalam Upacara Wisuda Periode II Tahun 2025 yang digelar di Balairung Universitas (BU), Kamis, 24 April 2025. Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami bersama Ketua Senat Profesor Apriani Dorkas Rambu Atahau memimpin prosesi wisuda ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rektor UKSW Lepas 496 Winisuda, Lahirkan Creative Minority

Rektor UKSW Lepas 496 Winisuda, Lahirkan Creative Minority

Rektor UKSW Lepas 496 Winisuda, Lahirkan Creative Minority

Rektor UKSW Intiyas Utami saat melepas Wisuda Periode II Tahun 2025 di Balairung Universitas (BU), Kamis (24/04/2025). Foto dok IST
Rektor UKSW Intiyas Utami saat melepas Wisuda Periode II Tahun 2025 di Balairung Universitas (BU), Kamis (24/04/2025). Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Senyum kebahagiaan terpancar jelas di raut wajah 496 lulusan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), menandai lahirnya harapan dan terwujudnya mimpi dalam Upacara Wisuda Periode II Tahun 2025 di Balairung Universitas (BU), Kamis (24/04/2025). Dalam Rapat Terbuka Senat Universitas ini, Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami resmi melepas lulusan dari Program Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor. Upacara wisuda dipimpin oleh Ketua Senat Universitas, Profesor Apriani Dorkas Rambu Atahau.

Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami menyampaikan rasa bangganya kepada 496 lulusan karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar akademis yang dicita-citakan. “Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan perjuangan yang tidak mudah selama menempuh pendidikan di UKSW,” katanya mengawali sambutan.

Suasana penuh haru tercipta ketika Rektor Intiyas mengajak para lulusan untuk mengingat kembali perjuangan orang tua mereka dengan melantunkan lagu “Di Doa Ibuku Namaku Disebut”. “Dalam perjalanan panjang menempuh studi, kami mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi yang mendalam bagi segenap orang tua dan keluarga yang sudah mempercayakan putra-putrinya untuk belajar di UKSW,” ungkapnya.

Rektor Perempuan Pertama UKSW ini menyampaikan bahwa gelar yang diraih hari ini bukan sekadar pencapaian akademis, tetapi juga tanggung jawab baru untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Lulusan UKSW tidak hanya dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga karakter yang menjunjung tinggi integritas, kejujuran, kerja sama, dan kepedulian sosial. “Tetaplah semangat untuk para winisuda UKSW, jadilah Creative Minority yang membanggakan,” tuturnya.

UKSW telah membuktikan kualitasnya dengan berbagai raihan prestasi dan pencapaian di tingkat nasional hingga internasional. Pencapaian tersebut di antaranya memperoleh rekognisi internasional dengan mendapatkan bintang tiga Quacquarelli Symonds (QS) Stars Rating secara menyeluruh dan memperoleh bintang lima khusus keterserapan di dunia kerja (employability), dan pada versi Times Higher Education menempatkan UKSW dalam peringkat 91 dunia dalam pendidikan berkualitas (quality education).

Sekretaris Daerah Kota Salatiga Ir. Wuri Pujiastuti, MM., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya kepada para lulusan UKSW. “Puji syukur ke hadirat Tuhan karena pada hari ini kita menjadi saksi lahirnya 496 lulusan yang siap membawa perubahan positif dengan menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Ir. Wuri Pujiastuti yang juga alumni UKSW.

Melalui Upacara Wisuda ini, UKSW terus menegaskan jati dirinya sebagai rahim intelektual dan spiritual yang melahirkan insan-insan berdampak dan juga memberikan kontribusi nyata dalam Sustainable Development Goals (SDGs) pendidikan berkualitas (SDGs 4), berkurangnya kesenjangan (SDGs 10), dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDGs 17).

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 28 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.

Suasana sambutan Profesor Intiyas Utami

BACA JUGA :

Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara