KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Relokasi SD dan TK Terdampak Proyek Tol Yogya-Bawen Dipercepat, Pembelian Lahan Ditarget Selesai November 2024

Relokasi SD dan TK Terdampak Proyek Tol Yogya-Bawen Dipercepat, Pembelian Lahan Ditarget Selesai November 2024

Relokasi SD dan TK Terdampak Proyek Tol Yogya-Bawen Dipercepat, Pembelian Lahan Ditarget Selesai November 2024

Sejumlah siswa SDN Bawen 01 sedang beraktivitas di halaman sekolah. Gedung ini akan direlokasi seiring pembangunan Tol Yogya-Bawen. Foto: Dok. Tapem Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang sedang mempercepat proses relokasi sejumlah fasilitas umum, termasuk fasilitas pendidikan dan sosial, yang terdampak pembangunan proyek Tol Yogya-Bawen di Kecamatan Bawen. Proses ini melibatkan beberapa fasilitas penting, seperti SD Negeri Bawen 01, TK Mulyo Adi, Kantor Kelurahan Bawen, lapangan umum, dan area pemakaman di kawasan Tegalrejo, Kelurahan Bawen.

Zaenal Arifin, Kabag Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, menyampaikan bahwa prioritas utama dalam proses relokasi ini adalah SD Negeri 1 Bawen dan TK Mulyo Adi. Untuk memfasilitasi relokasi tersebut, Pemkab Semarang akan membeli lahan seluas 3.000 meter persegi untuk SD dan 800 meter persegi untuk TK, yang letaknya dekat dengan lokasi bangunan lama. Dana untuk pembelian lahan ini berasal dari uang ganti rugi aset pemerintah daerah yang terdampak proyek tol.

“Sejak arahan dari BPKP keluar pada 28 Oktober 2024, kami segera mengadakan rapat koordinasi dengan Bupati, Forkompinda, dan instansi terkait guna mempercepat proses pembelian lahan untuk relokasi,” kata Zaenal di Ungaran, Jumat (8/11/2024).

Zaenal menambahkan, percepatan ini bertujuan agar murid-murid terdampak proyek tol bisa segera beraktivitas di fasilitas baru yang lebih aman dan pemakaman ke tempat pemakaman umum Kelurahan Bawen setelah relokasi fasilitas pendidikan selesai. mendukung kualitas belajar mengajar. Sementara itu, pembangunan tiang pancang proyek tol di dekat sekolah ditunda demi keselamatan anak-anak.

“Kami minta agar bangunan SD lama tidak dikosongkan sampai fasilitas baru siap digunakan,” ujarnya.

Selain relokasi SD dan TK, Pemkab Semarang juga akan segera memindahkan Kantor Kelurahan Bawen dan lapangan umum ke lingkungan Ngemplak, serta memindahkan area pemakaman ke tempat pemakaman umum Kelurahan Bawen setelah relokasi fasilitas pendidikan selesai.

Ia berharap proses pembelian lahan dan desain bangunan relokasi bisa selesai pada akhir November 2024, agar pembangunan fisik fasilitas pendidikan baru dapat dimulai pada Desember 2024. (win)

Sejumlah siswa SDN Bawen 01 sedang beraktivitas di halaman sekolah. Gedung ini akan direlokasi seiring pembangunan Tol Yogya-Bawen. Foto: Dok. Tapem Kab. Semarang

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]