KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ribuan Warga Semarakkan Merti Desa Kemetul

Ribuan Warga Semarakkan Merti Desa Kemetul

Ribuan Warga Semarakkan Merti Desa Kemetul

Merti Desa Kemetul, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah disemarakkan ribuan warga dan pelajar. Merti desa digelar setahun sekali namun selama 2 tahun sebelumnya tidak diadakan karena pandemi Covid-19.

Tahun ini mulai diadakan kembali dengan melibatkan semua unsur masyarakat Desa Kemetul. Bupati Semarang Ngesti Nugraha dalam sambutanya menyatakan, dengan kegiatan karnaval merti desa pihaknya mendukung, diharapkan semoga dengan merti desa dapat membawa kemajuan Desa Kemetul dan masyarakat diberi ketentraman.

“Karena Covid-19 masih ada kegiatan tetap menaati protokol kesehataan,” jelas Bupati, Sabtu (13/8).

Masih dalam rangkaian menyemarakkan Merti Desa Kemetul juga digelar pagelaran pementasan wayang kulit dengan dalang Ki Bagong Darmono. Ada penilaian dari dewan juri dari Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, pemenang kirap akan mendapat tropi dan uang pembinaan.

Sementara Kepala Desa Kemetul Agus Sudibyo mengatakan, merti desa sudah berlangsung secara turun temurun ratusan tahun. Kirap warga disebut jolenan yang berarti ojo lali (jangan lupa) atas karunia Tuhan atas limpahan panen raya dan hasil bumi

“Jolenan digelar setelah musim panen kretek, yaitu panen dimusim kemarau. Ini sudah tradisi desa secara turun temurun,” tandasnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP