URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rangkaian kegiatan Haul Simbah Abdul Wahid dilakukan warga Tingkir Lor sebagai bentuk rasa cinta dan mengenang jasa beliau sebagai pasukan laskar dari Pangeran Diponegoro yang membantu mengusir penjajahan Belanda. Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan pawai agamis, penulisan Surah Al Fatihah pada kain lurub, kesenian Tari Sufi, teatrikal Wali Songo, kirab agamis, pemasangan kiswah di makam Simbah Abdul Wahid, pembacaan doa, dan makan bersama.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lantunkan Dzikir dan Tahlil Warnai Haul Simbah Abdul Wahid

Lantunkan Dzikir dan Tahlil Warnai Haul Simbah Abdul Wahid

Lantunkan Dzikir dan Tahlil Warnai Haul Simbah Abdul Wahid

Rangkaian kegiatan Haul Simbah Abdul Wahid yang dilakukan warga Tingkir Lor sebagai bentuk rasa cinta dan mengenang jasa beliau sebagai pasukan laskar dari Pangeran Diponegoro yang membantu mengusir penjajahan Belanda. Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan pawai agamis, penulisan Surah Al Fatihah pada kain lurub, kesenian Tari Sufi, teatrikal Wali Songo, kirab agamis, pemasangan kiswah di makam Simbah Abdul Wahid, pembacaan doa, dan makan bersama.
Foto :dok IST
Susana haul simbah Abdul Wahid dimasjid Sabilal Muttaqin Tingkir, kamis malam 16.3.2023
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta warga Tingkir Lor terhadap Simbah Abdul Wahid, diadakan rangkaian kegiatan dalam rangka Haul Simbah Abdul Wahid. Kegiatan tersebut dimulai dengan pawai agamis yang diikuti oleh santri dan warga pada Kamis malam (16/3/2023) yang bermula dari Masjid Sabilal Muttaqin. Pawai agamis tersebut membawa lurub/kiswah yang nantinya akan dipasang di Makam Simbah Abdul Wahid.

Sebelum pemasangan kiswah, KH. Abdul Nashir Asyari bersama enam kyai lainnya menuliskan Surah Al Fatihah pada kain lurub tersebut di Masjid Al Fudhola sambil diiringi sholawat.

Menjelang awal kegiatan, Lurah Tingkir Lor, Asroi, S.E menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Haul Mbah Kyai Abdul Wahid adalah bentuk rasa cinta warga Tingkir Lor kepada Mbah Wahid. Kegiatan diawali dengan kirab budaya untuk mengenang jasa-jasa beliau sebagai pasukan laskar dari Pangeran Diponegoro yang membantu untuk mengusir penjajahan Belanda. Selanjutnya, pada hari berikutnya, akan diselenggarakan akhirussanah atau pengajian akbar.

Selain prosesi penulisan Al Fatihah, kesenian Tari Sufi juga dipertunjukkan di Masjid Al Fudhola dengan diawali pembacaan Surat Al Haj ayat 26 dengan narasi “Sufi Ngenggono Jati”. Setelah prosesi selesai, kirab agamis dilanjutkan menuju Makam Simbah Wahid. Teatrikal Wali Songo dipersembahkan untuk menyemarakkan kirab yang digelar.

Sesampainya di makam, jamaah bersama-sama melantunkan dzikir dan tahlil untuk Mbah Wahid dan Masayikh. Kemudian dilakukan pemasangan lurub/kiswah di makam Simbah Abdul Wahid, diikuti dengan pembacaan doa oleh tujuh kyai. Setelah itu, seluruh peserta kirab menikmati nasi tumpeng yang telah disediakan dan makan bersama di Masjid Al Fudhola.

BACA JUGA :

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga