[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Lantunkan Dzikir dan Tahlil Warnai Haul Simbah Abdul Wahid

Lantunkan Dzikir dan Tahlil Warnai Haul Simbah Abdul Wahid

Lantunkan Dzikir dan Tahlil Warnai Haul Simbah Abdul Wahid

Rangkaian kegiatan Haul Simbah Abdul Wahid yang dilakukan warga Tingkir Lor sebagai bentuk rasa cinta dan mengenang jasa beliau sebagai pasukan laskar dari Pangeran Diponegoro yang membantu mengusir penjajahan Belanda. Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan pawai agamis, penulisan Surah Al Fatihah pada kain lurub, kesenian Tari Sufi, teatrikal Wali Songo, kirab agamis, pemasangan kiswah di makam Simbah Abdul Wahid, pembacaan doa, dan makan bersama.
Foto :dok IST
Susana haul simbah Abdul Wahid dimasjid Sabilal Muttaqin Tingkir, kamis malam 16.3.2023

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta warga Tingkir Lor terhadap Simbah Abdul Wahid, diadakan rangkaian kegiatan dalam rangka Haul Simbah Abdul Wahid. Kegiatan tersebut dimulai dengan pawai agamis yang diikuti oleh santri dan warga pada Kamis malam (16/3/2023) yang bermula dari Masjid Sabilal Muttaqin. Pawai agamis tersebut membawa lurub/kiswah yang nantinya akan dipasang di Makam Simbah Abdul Wahid.

Sebelum pemasangan kiswah, KH. Abdul Nashir Asyari bersama enam kyai lainnya menuliskan Surah Al Fatihah pada kain lurub tersebut di Masjid Al Fudhola sambil diiringi sholawat.

Menjelang awal kegiatan, Lurah Tingkir Lor, Asroi, S.E menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Haul Mbah Kyai Abdul Wahid adalah bentuk rasa cinta warga Tingkir Lor kepada Mbah Wahid. Kegiatan diawali dengan kirab budaya untuk mengenang jasa-jasa beliau sebagai pasukan laskar dari Pangeran Diponegoro yang membantu untuk mengusir penjajahan Belanda. Selanjutnya, pada hari berikutnya, akan diselenggarakan akhirussanah atau pengajian akbar.

Selain prosesi penulisan Al Fatihah, kesenian Tari Sufi juga dipertunjukkan di Masjid Al Fudhola dengan diawali pembacaan Surat Al Haj ayat 26 dengan narasi “Sufi Ngenggono Jati”. Setelah prosesi selesai, kirab agamis dilanjutkan menuju Makam Simbah Wahid. Teatrikal Wali Songo dipersembahkan untuk menyemarakkan kirab yang digelar.

Sesampainya di makam, jamaah bersama-sama melantunkan dzikir dan tahlil untuk Mbah Wahid dan Masayikh. Kemudian dilakukan pemasangan lurub/kiswah di makam Simbah Abdul Wahid, diikuti dengan pembacaan doa oleh tujuh kyai. Setelah itu, seluruh peserta kirab menikmati nasi tumpeng yang telah disediakan dan makan bersama di Masjid Al Fudhola.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px