KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jelang Hari Jadi, Forkopimcam Tengaran Lakukan Pengambilan Air Perwitasari di Sruwen

Jelang Hari Jadi, Forkopimcam Tengaran Lakukan Pengambilan Air Perwitasari di Sruwen

Jelang Hari Jadi, Forkopimcam Tengaran Lakukan Pengambilan Air Perwitasari di Sruwen

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pengambilan air perwitasari (Susuk Wangan ) untuk jamasan pusaka itu dilakukan dalam rangka Menyambut HUT Kabupaten Semarang ke 502 . Pengambilan air berlangsung di sumber air Kaliringin, desa Sruwen Jumat 10 Maret 2023 pagi.

Kepada Rasika FM, Ketua Lembaga Kesenian Kecamatan Tengaran, Slamet Widodo mengatakan jika Kegiatan Pengambilan Air ( Susuk Wangan ) dilakukan semata mata untuk Jamasan Pusaka kabupaten Semarang.
“Pengambilan Air ini nantinya akan di Jadikan satu, di gabung dengan sumber mata air lain dari 15 desa dikecamatan Tengaran, airnya di gunakan untuk jamasan pusaka di Pendopo” ujar Widodo.

Ketua Lembaga Kesenian Kecamatan Tengaran ini menambahkan, seperti tahun tahun sebelumnya, agenda utama pengambilan air dalam rangka HUT kabupaten Semarang dimulai dengan prosesi pengambilan Air Perwitasari, untuk dikecamatan Tengaran bertempat di sumber air Kaliringin desa Sruwen.

“lokasi mata air disendang desa Sruwen ini cukup istimewa, karena airnya jernih dan terjaga kelestariannya” tambah Widodo.

Sementara itu sebelum prosesi pengambilan air, juga dilakukan “dawuhan” yakni warga mengucap syukur dan berdoa bersama atas limpahan air dari Tuhan Yang maha Esa.

Pantauan wartawan dalam kegiatan pengambilan air juga diisi dengan penebaran bibit ikan di lokasi kali Ringin dan Pelepasan burung Perkutut serta burung dara yang di lanjutkan dengan penanaman pohon Beringin oleh Forkopimcam Tengaran dan kepala Desa.

Camat Tengaran, Dewanto Leksono menyampaikan terima kasih kepada Kepala desa Sruwen dan Warga yang hadir karena berkenan menjadi tuan rumah dalam Acara kegiatan Pengambilan Air.

Ketua Lembaga Kesenian Kecamatan Tengaran, Slamet Widodo saat berikan keterangan Pers seputar Kegiatan. (Vidio Agus Guru Sruwen)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]