URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kampung Keluarga Berkualitas Teratai Kelurahan Kauman Kidul menilai isu strategis 2023 masih memprioritaskan program percepatan penurunan stunting.

Mbak Google

KABAR RASIKA

RKM, Isu Strategis Nasional 2023, Prioritaskan Penurunan Kasus Stunting

RKM, Isu Strategis Nasional 2023, Prioritaskan Penurunan Kasus Stunting

RKM, Isu Strategis Nasional 2023, Prioritaskan Penurunan Kasus Stunting

featured-img

Kampung Keluarga Berkualitas Teratai Kelurahan Kauman Kidul menilai isu strategis 2023 masih memprioritaskan program percepatan penurunan stunting.

Sebab kondisi saat ini masih ditemukan anak stunting yang tersebar di seluruh Rukun Warga.

Hal ini terungkap dalam kegiatan Rencana Kerja Masyarakat (RKM) sebagai forum penyusunan program kerja setahun ke depan, yang berlangsung di Joglo Tata, Kamis (3/11/2022).

Hadir dalam acara tersebut pengurus Pokja Kampung KB, ketua RW dan stakeholder dari perguruan tinggi, Baznas dan instansi pemerintah terkait.

“Terdapat 3 isu strategis yang diusulkan peserta Raker. Capaian berKB MKJP masih rendah, kegiatan Tribina belum maksimal dan kasus stunting ditemukan menyebar di semua RW,” jelas Ketua Pokja Kampung KB Teratai, Ramli Arif.

Semua isu strategis tersebut, kata Ramli, perlu untuk ditindaklanjuti dalam program kegiatan. Namun yang menjadi prioritas adalah percepatan penurunan stunting dan pencegahannya.

Percepatan penurunan stunting dengan sasaran ibu hamil dan anak di bawah dua tahun. Sedangkan pencegahan stunting dengan sasaran para remaja dan calon pengantin.

“Edukasi dan pendampingan menjadi rencana kerja prioritas yang akan dilaksanakan mulai awal tahun 2023. Targetnya Kauman Kidul dapat zero stunting,” imbuhnya.

Dosen UKSW Daru Purnomo, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kata kunci zero stunting adalah upaya serius semua pihak secara kolaboratif melakukan program kerja untuk masyarakat.

Stunting atau kurangnya gizi kronis pada 1000 hari pertama kehidupan tidak identik dengan kemiskinan. Perubahan perilaku yang dipengaruhi oleh pemahaman setiap individu menjadi faktor penting.

“Ayo, kita bersama-sama melakukan pemberdayaan masyarakat dengan bekerja nyata, memberikan edukasi dan bantuan konkrit,” jelas Daru.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP3APPKB Kota Salatiga, Sumarno menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui Kampung KB.

Targetnya semua Kampung KB dapat merespon isu strategis pada masing-masing kelurahan untuk dirumuskan menjadi program kerja prioritas tahunan.

“Di Salatiga baru ada 5 Kampung KB. Masing-masing di Kelurahan Kauman Kidul, Blotongan, Kecandran, Tingkir Lor dan Kumpulrejo. Target tahun 2023 menambah 5 Kampung KB baru dan 2024 semua kelurahan terbentuk Kampung KB,” jelas Sumarno.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali