URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Gondo Suwarno di Salatiga memperkenalkan pelayanan pemeriksaan medis baru dengan menggabungkan teknologi sinar-X melalui alat Computerized Tomography (CT) Scan. Direktur RSUD dr. Gondo Suwarno, Mas Dady Darmadi, menjelaskan bahwa izin operasional untuk CT Scan telah diberikan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir pada 22 Desember 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

RSUD dr. Gondo Suwarno Punya CT Scan

RSUD dr. Gondo Suwarno Punya CT Scan

RSUD dr. Gondo Suwarno Punya CT Scan

Foto: Dok
Foto: Dok
featured-img

Ungaran,Jamkesnews – Memasuki awal tahun 2024, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Gondo Suwarno menambah pelayanan pemeriksaan medis dengan menggunakan kombinasi teknologi sinar-X yang dioperasikan melalui alat Computerized Tomohraphy (CT) Scan.

Bertempat di ruang aula RSUD dr. Gondo Suwarno, Kamis (04/01), Direktur RSUD dr. Gondo Suwarno, Mas Dady Darmadi menjelaskan bahwa izin operasional penggunaan alat CT Scan di RSUD dr. Gondo Suwarno telah ditetapkan oleh zBadan Pengawas Tenaga Nuklir pada tanggal 22 Desember 2023.

“Sebelumnya kami selalu merujuk pasien kami ke rumah sakit lain yang memiliki fasilitas pelayanan CT Scan, dan selama ini menurut kami manajemen dari RSUD dr. Gondo Suwarno sangat tidak efisien, baik soal waktu, tenaga maupun biaya. Oleh karena itu mulai tahun 2024 ini dan setelah mendapat izin operasional penggunaan alat CT Scan di rumah sakit kami, kami bisa menggunakannya untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada pasien kami, khususnya peserta JKN,” ujar Dady.

Pelayanan medis yang menggunakan alat CT Scan sendiri direncanakan akan launhing pada tanggal 8 Januari 2024, Dady juga mengatakan bahwa dirinya bersama seluruh jajaran manajemen RSUD dr. Gondo Suwarno berusaha benar-benar memastikan bahwa sarana dan prasarana penunjang operasional ruang pelayanan CT Scan telah memadai untuk digunakan nantinya.

“Pelayanan CT Scan di RSUD dr. Gondo Suwarno terbilang sangat baru, selain sarana dan prasarana yang kami persiapkan, kami juga mempersiapkan sumber daya manusia yang berkompeten dalam menjalankan pelayanan medis tersebut. Kami juga meminta dukungan dari BPJS Kesehatan Cabang Ungaran untuk kelancaran operasional pelayanan CT Scan di rumah sakit kami,” ujar Dady.

Ditemui secara terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis mengatakan bahwa telah dilaksanakan rekredensialing terkait operasional pelayanan medis CT Scan di RSUD dr. Gondo Suwarno pada akhir Desember 2023. Azis juga memberikan apresiasi kepada manajemen RSUD dr. Gondo Suwarno atas upayanya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada seluruh peserta JKN yang berobat disana.

“Dengan telah ditanda tanganinya Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan Cabang Ungaran dan RSUD dr. Gondo Suwarno untuk pelayanan kesehatan di tahun 2024 ini, dan telah kami lakukan rekredensialing pada akhir tahun 2023 lalu, serta terbitnya surat izin opersional pelayanan CT Scan di RSUD dr. Gondo Suwarno, maka pelayanan CT Scan tersebut dapat dioperasionalkan mulai tahun 2024 ini,” ujar Azis.

Janji layanan kesehatan yang telah diikrarkan pada Hari Ulang Tahun BPJS Kesehatan ke-55 pada tanggal 15 Juli 2023, nampaknya benar-benar ditepati oleh RSUD dr. Gondo Suwarno. Komitmen RSUD dr. Gondo Suwarno untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada seluruh peserta JKN pun terlihat dengan penambahan pelayanan CT Scan.

“Upaya RSUD dr. Gondo Suwarno dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN merupakan sebuah komitmen yang patut kita apresiasi. Semoga pelayanan medis CT Scan di RSUD dr, Gondo Suwarno dapat berjalan dengan baik dan dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN yang benar-benar membutuhkan pelayanan tersebut,” ujar Azis.

Di akhir perbincangan, Azis juga mengatakan bahwa pihaknya beserta dengan tim yang berhubungan dengan fasilitas kesehatan (faskes) baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan akan memberikan informasi kepada faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran bahwa bagi peserta JKN yang membutuhkan pelayanan CT Scan dapat diberikan rujukan ke RSUD dr. Gondo Suwarno. (red/hrs)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pemerintah Kabupaten Semarang mengalokasikan anggaran Rp12,6 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak 2026 yang akan diikuti 142 desa. Hal itu disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Ungaran, Rabu...
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 29 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang mencapai 26 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi disertai peningkatan kecepatan angin serta risiko kebakaran hutan dan lahan.
29 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Ringan, Angin Kencang, dan Karhutla di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 29 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB...
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga...
Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Balai Taman Nasional Gunung Merbabu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Semarang memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Merbabu selama puncak...

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026