KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sejumlah Bangunan Liar yang Berdiri Diatas Saluran Air di Tembalang Dibongkar

Sejumlah Bangunan Liar yang Berdiri Diatas Saluran Air di Tembalang Dibongkar

Sejumlah Bangunan Liar yang Berdiri Diatas Saluran Air di Tembalang Dibongkar

SEMARANG – Sejumlah bangunan liar yang berdiri Jalan Afa Raya RT 4 RW 17, Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Senin (14/11/2022).

Bangunan yang dibongkar terdiri dari kios-kios dan tempat cukur rambut. Selain tak resmi, tujuh bangunan ini dibongkar karena berdiri di atas saluran air. Ditambah berdirinya bangunan tersebut juga membuat potensi terjadinya banjir di wilayah sekitar.

Setelah mengeluarkan barang-barang dari dalam bangunan, petugas langsung merobohkan bangunan menggunakan alat berat begu. Dalam pelaksaan tersebut pun tak berjalan mulus.

Petugas Satpol PP Semarnag yang dipimpin Sekretaris Satpol PP Kota Semarang, Marthen Da Costa sempat dipersulit oleh seorang pria yang diduga diperintah para pemilik bangunan. Namun pihaknya melanjutkan perobohan tersebut.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kota Semarang, Yoga Utoyo menerangkan, kegiatan ini dilakukan setelah ketua RW dan para ketua RT setempat datang ke Satpol PP Semarang meminta agar bangunan tersebut dirobohkan. Hal itu lantaran berdirinya bangunan tersebut karena menjadi penyebab banjir.

“Pembongkaran ini karena aduan dari masyarakat. Tujuh bangunan kios ini berdiri diatas saluran air dan tanah fasilitas umum. Ini yang menyebabkan banjir perumahan sekitar,” ujarnya kepada awak media disela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Yoga memastikan sejumlah bangunan yang dirobohkan ini juga tidak ada izin. “Berdirinya kios-kion ini juga diatas saluran air dan ditanah fasum (fasilitas umum),” paparnya.

Sementara itu, salah seorang pegawai di bangunan yang dibonhkr, Sofyan (24) mengaku kaget adanya perobohan ini. Dirinya mengaku sebelum ada pembongkaran akan ada perundingan antara pemilik bangunan dan pihak Pemerintah Kota.

“&atanya mau ada perundingan soalnya mau dipindah ke tanah kosong yang belum jelas milik siapa dan kita akan dipindah kesana. Mau rundingan kok tiba-tiba ada penggusuran,” tuturnya.

Meski demikian, dirinya menyebut m telah mendapat surat pemberitahuan pembongkaran sebanyak tiga kali dari Kelurahan Sendangmulyo. “Abis tiga kali pemberitahuan katanya mau dirundingkan malah tidak ada perundingan,” imbuhnya.

Custom Command

Ketik list untuk melihat semua command, atau help untuk bantuan.

📋 Daftar Command

  • listMenampilkan semua daftar command [gunakan]
  • helpMenampilkan bantuan penggunaan [gunakan]

Leave a Comment

Leave a Comment

Custom Command

Ketik list untuk melihat semua command, atau help untuk bantuan.

📋 Daftar Command

  • listMenampilkan semua daftar command [gunakan]
  • helpMenampilkan bantuan penggunaan [gunakan]

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang