URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Trans Marga Jateng (PT TMJ) menggelar kegiatan penanaman pohon di Gerbang Tol Boyolali sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Aksi ini melibatkan Jasa Marga Group bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan dilaksanakan di wilayah Jalan Tol Semarang-Solo pada tahun 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sinergi Infrastruktur dan Lingkungan, Trans Marga Jateng Tanam Pohon dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup di Gerbang Tol Boyolali

Sinergi Infrastruktur dan Lingkungan, Trans Marga Jateng Tanam Pohon dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup di Gerbang Tol Boyolali

Sinergi Infrastruktur dan Lingkungan, Trans Marga Jateng Tanam Pohon dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup di Gerbang Tol Boyolali

Foto: Dok. PT Trans Marga Jateng (PT TMJ)
featured-img

RASIKAFM.COM | BOYOLALI  – Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Trans Marga Jateng (PT TMJ) melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Gerbang Tol Boyolali sebagai bentuk sinergi antara pembangunan infrastruktur dan menjaga lingkungan Jalan Tol Semarang-Solo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program penanaman pohon bersama antara Jasa Marga Group dengan Kementerian Lingkungan Hidup dalam upaya mewujudkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, serta sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung Gerakan Penghijauan Nasional.

Mewujudkan Asta Cita Pemerintah yaitu memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan alam, dan budaya. Kegiatan ini menjadi agenda rutin perusahaan dalam wujud kepedulian terhadap lingkungan Jalan Tol Semarang-Solo.

“Kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kualitas operasional jalan tol. Pohon-pohon yang ditanam akan membantu mengurangi polusi udara, meredam kebisingan, dan menurunkan suhu sekitar ruas tol. Kami berharap langkah kecil ini bisa memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Sutomo, Direktur Administrasi dan Keuangan TMJ.

Foto: Dok. PT Trans Marga Jateng (PT TMJ)

Sejak Tahun 2019 sampai tahun 2025, sebanyak 18.861 pohon dan 15.189 Tanaman yang sudah ditanam di wilayah Jalan Tol Semarang Solo, seperti Ketapang kencana, beringin, mahoni, flamboyan, tabebbuya dan terambesi.

Melalui program ini, diharapkan tidak hanya mampu memperindah lanskap jalan tol, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat sekitar. (hrs-wd)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara