KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sinergi Infrastruktur dan Lingkungan, Trans Marga Jateng Tanam Pohon dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup di Gerbang Tol Boyolali

Sinergi Infrastruktur dan Lingkungan, Trans Marga Jateng Tanam Pohon dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup di Gerbang Tol Boyolali

Sinergi Infrastruktur dan Lingkungan, Trans Marga Jateng Tanam Pohon dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup di Gerbang Tol Boyolali

Foto: Dok. PT Trans Marga Jateng (PT TMJ)

RASIKAFM.COM | BOYOLALI  – Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Trans Marga Jateng (PT TMJ) melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Gerbang Tol Boyolali sebagai bentuk sinergi antara pembangunan infrastruktur dan menjaga lingkungan Jalan Tol Semarang-Solo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program penanaman pohon bersama antara Jasa Marga Group dengan Kementerian Lingkungan Hidup dalam upaya mewujudkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, serta sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung Gerakan Penghijauan Nasional.

Mewujudkan Asta Cita Pemerintah yaitu memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan alam, dan budaya. Kegiatan ini menjadi agenda rutin perusahaan dalam wujud kepedulian terhadap lingkungan Jalan Tol Semarang-Solo.

“Kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kualitas operasional jalan tol. Pohon-pohon yang ditanam akan membantu mengurangi polusi udara, meredam kebisingan, dan menurunkan suhu sekitar ruas tol. Kami berharap langkah kecil ini bisa memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Sutomo, Direktur Administrasi dan Keuangan TMJ.

Foto: Dok. PT Trans Marga Jateng (PT TMJ)

Sejak Tahun 2019 sampai tahun 2025, sebanyak 18.861 pohon dan 15.189 Tanaman yang sudah ditanam di wilayah Jalan Tol Semarang Solo, seperti Ketapang kencana, beringin, mahoni, flamboyan, tabebbuya dan terambesi.

Melalui program ini, diharapkan tidak hanya mampu memperindah lanskap jalan tol, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat sekitar. (hrs-wd)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]