URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

50 anggota DPRD Kabupaten Semarang periode 2024-2029 resmi dilantik, termasuk The Hok Hiong (74), legislator PDIP asal Kecamatan Ambarawa yang memasuki periode keenamnya sebagai wakil rakyat setelah 25 tahun tanpa jeda di kursi legislatif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sosok The Hok Hiong, 25 Tahun Tanpa Jeda Duduki Kursi DPRD Kabupaten Semarang

Sosok The Hok Hiong, 25 Tahun Tanpa Jeda Duduki Kursi DPRD Kabupaten Semarang

Sosok The Hok Hiong, 25 Tahun Tanpa Jeda Duduki Kursi DPRD Kabupaten Semarang

The Hok Hiong didampingi istri usai pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Semarang periode 2024-2029 di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Selasa (13/8/2024). Foto: win
The Hok Hiong didampingi istri usai pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Semarang periode 2024-2029 di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Selasa (13/8/2024). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Anggota DPRD Kabupaten Semarang periode 2024-2029 telah resmi dilantik. Mereka akan melaksanakan mandat rakyat dan memenuhi janjinya saat berkampanye beberapa waktu lalu.

Dari 50 orang yang telah diambil sumpahnya ini, terdapat 1 orang yang ‘istimewa’. Dia adalah The Hok Hiong (74), seorang legislator PDIP asal Kecamatan Ambarawa. Pelantikan kali ini adalah periode ke-enamnya menjabat sebagai wakil rakyat, artinya selama 25 tahun ke belakang tanpa jeda ia duduk di kursi legislatif Kabupaten Semarang.

“Saya menjalankan saja apa perintah partai. Semuanya sesuai kewenangan dan tidak melanggar aturan,” ujarnya ditemui usai pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Kabupaten Semarang periode 2024-2029 di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Selasa (13/8/2024).

Hok (sapaan akrabnya) menceritakan, ia pertama kali berkiprah di dunia politik pada tahun 1997. Ia kemudia memutuskan untuk mencalonkan diri pada pemilu legislatif Kabupaten Semarang pada tahun 1999.

“Sejak pertama ikut (pemilu) langsung jadi sampai sekarang. Kuncinya, laksanakan tugas pokok fungsi kedewanan secara normatif. Lakukan apa yang dijanjikan saat kampanye, apalagi sudah diambil sumpah jabatan untuk meletakkan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi,” ungkapnya.

Hok mengakui jika periode ini adalah periode terakhirnya menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang selaku petugas PDIP. Ia akan memberikan sesuatu yang paling baik bagi masyarakat terutama di daerah pemilihannya.

“Pesan saya bagi anggota yang masih muda-muda dan baru dilantik, belajarlah dari para senior. Berikan yang terbaik untuk membangun Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Pimpinan Sementara DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening menyampaikan, legislator yang baru hendaknya bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat dan amanah dalam menjalankan fungsinya.

“Bagi teman-teman yang baru, harapan kami bisa bersinergi sebagai lembaga legislatif yang memiliki peran penting bagi pembangunan Kabupaten Semarang,” urainya.

Dikatakan Bondan, selaku pimpinan sementara ia segera akan menyusun tata tertib kedewanan dan mengantarkan sumpah janji pimpinan definitif. “Efektif insyaAllah dalam 1 bulan ini,” kata dia.

Senada dengan Bondan, Sekretaris DPRD Kabupaten Semarang Partono menerangkan, usai pelantikan segera dilakukan penyusunan peraturan berkaitan tata tertib anggota dewan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

“Selanjutnya membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang terdiri dari Komisi, Badan Anggaran, Badan Musyawarah, dan Badan Kehormatan di samping internal partai membentuk fraksi. Kemudian pelantikan pimpinan definitif oleh Ketua Pengadilan Negeri Ungaran dalam rapat paripurna,” bebernya.

Selain penyusunan tata tertib, akan dilaksanakan orientasi kedewanan bagi anggota DPRD yang baru untuk memperkenalkan tugas-tugas mereka. Setelahnya, baru bisa efektif melaksanakan aktivitas kedewanan seperti rapat dengan mitra kerja dan panitia khusus, serta melaksanakan kunjungan kerja.

“Proses ini sedang berjalan, insyaAllah pertengahan Oktober nanti sudah efektif dilaksanakan,” paparnya.

Berkaitan dengan pimpinan DPRD, Partono menambahkan, saat ini sudah ditentukan pimpinan sementara dari usulan masing-masing partai.

“Kalau misalkan di tengah perjalanan ada usulan nama lain dari partai sebagai pengganti, bisa saja terjadi. Tetapi pengalaman selama ini belum pernah, pimpiman definitif ada yang ‘ujug-ujug’ dapat rekomendasi, ada yang lewat fit proper test,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono
Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan sistem digital guna mengatasi antrean panjang pasien di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo yang menjadi sorotan dalam Forum Konsultasi Publik Layanan Kesehatan pada Selasa (26/5/2026). Melalui pendaftaran berbasis aplikasi dan integrasi informasi ketersediaan kamar rawat inap, pelayanan kesehatan diharapkan lebih tertata, mengurangi waktu tunggu pasien, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Gelar FKP, Antrean Panjang di RSUD Soebarkat Salatiga jadi Pembahasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan disampaikan saat meninjau Pasar Hewan Ambarawa pada Selasa (26/5/2026) sebagai upaya mengurangi sampah plastik serta mendorong pengelolaan limbah kurban yang lebih baik dan tidak mencemari lingkungan.
Bupati Semarang Ajak Warga Gunakan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk dalam kondisi sehat setelah melalui pemeriksaan ketat sejak pintu masuk pasar. Aktivitas jual beli meningkat dengan harga sapi kurban berkisar Rp24 juta hingga Rp25 juta per ekor, sementara tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
H-1 Iduladha, Ratusan Ekor Sapi Padati Pasar Hewan Ambarawa, Tak Ditemukan Kasus PMK

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental...
Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan sistem digital guna mengatasi antrean panjang pasien di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo yang menjadi sorotan dalam Forum Konsultasi Publik Layanan Kesehatan pada Selasa (26/5/2026). Melalui pendaftaran berbasis aplikasi dan integrasi informasi ketersediaan kamar rawat inap, pelayanan kesehatan diharapkan lebih tertata, mengurangi waktu tunggu pasien, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Gelar FKP, Antrean Panjang di RSUD Soebarkat Salatiga jadi Pembahasan
Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan sistem digital guna mengatasi antrean panjang pasien di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo yang menjadi sorotan dalam Forum Konsultasi Publik Layanan Kesehatan pada Selasa...
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan disampaikan saat meninjau Pasar Hewan Ambarawa pada Selasa (26/5/2026) sebagai upaya mengurangi sampah plastik serta mendorong pengelolaan limbah kurban yang lebih baik dan tidak mencemari lingkungan.
Bupati Semarang Ajak Warga Gunakan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan...
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk dalam kondisi sehat setelah melalui pemeriksaan ketat sejak pintu masuk pasar. Aktivitas jual beli meningkat dengan harga sapi kurban berkisar Rp24 juta hingga Rp25 juta per ekor, sementara tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
H-1 Iduladha, Ratusan Ekor Sapi Padati Pasar Hewan Ambarawa, Tak Ditemukan Kasus PMK
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk...
Ekonomi Lesu, Penjualan Kambing Kurban di Salatiga Sepi Pembeli
Ekonomi Lesu, Penjualan Kambing Kurban di Salatiga Sepi Pembeli
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, aktivitas jual beli kambing kurban di sejumlah lapak Kota Salatiga mulai meningkat, namun para pedagang mengaku daya beli masyarakat menurun dibanding tahun...
Muat Lebih

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Salatiga menertibkan pengamen dan badut jalanan di sejumlah persimpangan pada Jumat (15/5/2026) setelah menerima banyak aduan masyarakat terkait penggunaan sound system berlebihan yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat pengamen dan tiga unit sound system serta memberikan pembinaan agar tidak mengulangi aktivitas serupa.
Tindak Lanjuti Aduan Warga, Satpol PP Salatiga Sita Sound System Pengamen Jalanan
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved