RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Spanyol Geser Jepang dengan Skor 2-1, Langkah ke Perempat Final Piala Dunia U-17 2023

Spanyol Geser Jepang dengan Skor 2-1, Langkah ke Perempat Final Piala Dunia U-17 2023

Spanyol Geser Jepang dengan Skor 2-1, Langkah ke Perempat Final Piala Dunia U-17 2023

Tangkapan Layar akun Twitter @theafndotcom

Pertandingan Spanyol Vs Jepang pada Piala Dunia U-17

Spanyol berhasil melangkah ke perempat final Piala Dunia U-17 2023 setelah meraih kemenangan 2-1 melawan Jepang pada pertandingan babak 16 besar. Tim asuhan Jose Lana menjadi tim kedua yang berhasil memastikan tempatnya di delapan besar, setelah Brasil berhasil mengalahkan Ekuador dengan skor 3-1.

Pertandingan seru itu berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta, pada Senin (20/11) malam WIB. Spanyol berhasil membuka keunggulan secara cepat setelah delapan menit berlaga. Quim Junyent mencetak gol melalui tendangan di dalam kotak penalti, merobek gawang Jepang yang dikawal oleh Wataru Goto.

Meski terkejut dengan gol cepat Spanyol, Jepang memberikan respons dengan melancarkan serangan agresif. Performa apik Ryunosuke Sato dan rekan-rekannya merobek pertahanan Spanyol, menciptakan sejumlah peluang. Namun, penyelesaian yang terburu-buru membuat upaya Jepang belum membuahkan hasil, dan gawang Spanyol tetap aman.

Keberhasilan Jepang akhirnya datang pada menit ke-40 melalui Gaku Nawata, yang melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti dan mengarah ke pojok kiri gawang, membuat kiper Spanyol Raul Jimenez tak dapat berkutik. Skor menjadi imbang 1-1, dan semangat pemain Jepang semakin berkobar.

Memasuki babak kedua, Spanyol tampil lebih agresif, menempatkan Jepang di bawah tekanan. Meskipun tercipta sejumlah peluang bagi pasukan Jose Lana, gol kedua belum tercipta.

Pada menit ke-70, pemain Spanyol hampir mencetak gol lagi, tetapi tembakan Paulo Igano masih membentur mistar gawang. Namun, pada menit ke-73, Spanyol akhirnya berhasil mencetak gol kedua melalui tembakan Marc Guiu setelah mendapatkan umpan terobosan Quim Junyent.

Unggul 2-1, Spanyol terus memberikan tekanan, sehingga serangan balik dari Jepang dapat diantisipasi. Meskipun Jepang mendapatkan peluang pada menit ke-81 melalui Homare Tokuda, tembakan tersebut tidak membahayakan kiper Raul Jimenez.

Hingga akhir pertandingan dan tambahan waktu enam menit, skor tetap 2-1 untuk keunggulan Spanyol atas Jepang. Dengan hasil ini, Spanyol melangkah ke perempat final dan akan menghadapi Jerman atau Amerika Serikat.

Tag :

BACA JUGA :

Piala Dunia U-17 Tuntas Sukses Digelar, Pj Gubernur Jateng Ucapkan Terima Kasih pada Masyarakat
Piala Dunia U-17 Tuntas Sukses Digelar, Pj Gubernur Jateng Ucapkan Terima Kasih pada Masyarakat
jerman vs prancis
Timnas Jerman U17 Raih Kemenangan Spektakuler di Final Piala Dunia U17
Argentina vs Mali
Mali Mendominasi! Kemenangan 3-0 Atas Argentina Bawa Mereka ke Posisi Tiga Besar
Argentina vs Jerman
Jerman U-17 Sabet Kemenangan Dramatis Melalui Adu Penalti dan Tempuh Jalur Final Piala Dunia U-17 2023
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi...
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), ibu hamil asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, mengaku merasakan kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pemeriksaan...
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen...
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan...
Muat Lebih

POPULER

Ratusan warga Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang mendatangi kantor desa pada Selasa (19/5/2026) untuk menuntut transparansi penyaluran bansos PKH yang diduga disalahgunakan perangkat desa. Warga menilai bantuan tidak diterima penuh setelah kartu ATM penerima disebut dikumpulkan oleh oknum perangkat.
Diduga Selewengkan Dana Bansos, Warga Mlilir Tuntut Kades dan Kadus Mundur
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved