URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Dewan Pendidikan melakukan sidak ke SPPG Jatijajar di Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (14/4/2026), untuk menindaklanjuti temuan sebelumnya terkait pengolahan limbah. Hasilnya, sistem IPAL dan fasilitas dapur telah diperbaiki sesuai standar, meski masih diperlukan penyempurnaan pada saluran pembuangan dan penataan lingkungan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

SPPG Jatijajar Berbenah, IPAL Diperbaiki demi Penuhi Standar Kelayakan

SPPG Jatijajar Berbenah, IPAL Diperbaiki demi Penuhi Standar Kelayakan

SPPG Jatijajar Berbenah, IPAL Diperbaiki demi Penuhi Standar Kelayakan

Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang mengecek kondisi tempat pencucian bahan makanan sebelum diolah di SPPG Jatijajar, Bergas, Selasa (14/4/2026). Foto: win
Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang mengecek kondisi tempat pencucian bahan makanan sebelum diolah di SPPG Jatijajar, Bergas, Selasa (14/4/2026). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (14/4/2026). Sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas temuan sebelumnya di Kecamatan Bawen terkait SPPG yang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang, Joko Sriyono, menyampaikan hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya perbaikan signifikan, khususnya pada sistem IPAL.

“Pengolahan limbah di SPPG Jatijajar ini alhamdulillah sudah diperbaiki. IPAL-nya sudah dibenahi dan saat ini sudah memenuhi standar,” ungkapnya.

Selain IPAL, pihaknya juga mengecek sejumlah fasilitas lain, mulai dari dapur, tempat pencucian bahan makanan, hingga ruang pemorsian. Hasilnya, sebagian besar telah sesuai dengan standar kebersihan dan higienitas. Menurutnya, ruang pemorsian kini sudah tertutup dan dilengkapi pendingin ruangan sehingga meminimalisasi potensi kontaminasi. Area pencucian juga telah dilengkapi air hangat serta peralatan pendukung lainnya.

“Masih ada beberapa pembenahan yang perlu dilakukan, seperti penataan saluran pembuangan agar lebih rapi, serta perbaikan tampilan luar bangunan agar tidak terkesan kumuh,” urainya.

Ia juga mendorong agar sistem IPAL dilengkapi kolam ikan sebagai indikator bahwa air limbah yang dihasilkan benar-benar ramah lingkungan sebelum dialirkan ke saluran umum.

“IPAL ini penting karena limbah mengandung bahan sabun dan sisa makanan. Harapannya, air yang keluar benar-benar aman bagi lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) bagi para pekerja, termasuk penggunaan alas kaki khusus di area dapur serta pengawasan ketat terhadap kualitas makanan yang disajikan.

Sementara itu, pemilik SPPG Jatijajar, Sundari, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai penyesuaian sejak aturan terbaru mewajibkan keberadaan IPAL sebelum operasional. Ia mengakui, saat awal beroperasi pada akhir 2025, regulasi terkait IPAL belum seketat saat ini. Namun, pihaknya kini telah melengkapi sistem IPAL, termasuk rencana penambahan kolam ikan sebagai bagian dari pengolahan limbah.

“IPAL sebenarnya sudah ada, namun kini kami sesuaikan lagi dengan arahan dinas, termasuk penambahan kolam ikan agar lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Terkait penerapan kebersihan di area produksi, Sundari menegaskan bahwa pihaknya telah menerapkan aturan ketat, termasuk penggunaan alas kaki khusus bagi seluruh pekerja.

“Setiap karyawan yang masuk ke area pencucian maupun dapur wajib berganti alas kaki. Kami sudah menyediakan sandal khusus di dalam ruangan, sehingga tidak boleh menggunakan alas kaki dari luar,” paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga menyediakan loker terpisah untuk karyawan laki-laki dan perempuan, serta memastikan seluruh pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap seperti celemek, masker, dan penutup kepala selama proses pengolahan makanan. (win)

BACA JUGA :

DPW PKS Jawa Tengah menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang dalam rangka program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026). Dari sekitar 800 paket daging yang dihasilkan dari penyembelihan lima sapi dan satu kambing, sebanyak 25 paket diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya memperkuat harmoni serta persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.
Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di Vihara Buddha Bhumika, Minggu (31/5/2026). Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi simbol kerukunan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Warga Beda Agama ikut Rayakan Waisak di Batur Getasan
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 26–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah Jawa Tengah bagian timur pada sore hingga awal malam.
01 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Lokal Berpotensi di Wilayah Timur
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir....
DPW PKS Jawa Tengah menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang dalam rangka program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026). Dari sekitar 800 paket daging yang dihasilkan dari penyembelihan lima sapi dan satu kambing, sebanyak 25 paket diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya memperkuat harmoni serta persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.
Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang
DPW PKS Jawa Tengah menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang dalam rangka program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026). Dari sekitar 800 paket...
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di Vihara Buddha Bhumika, Minggu (31/5/2026). Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi simbol kerukunan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Warga Beda Agama ikut Rayakan Waisak di Batur Getasan
Ratusan warga Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merayakan Waisak 2570 BE dengan tradisi saling mengucapkan selamat usai ibadah di...
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter pada siang hari. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir rendah saat gelombang dan aktivitas pasang laut mencapai puncaknya.
01 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved