[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Limbah

Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) Kota Salatiga diharapkan berkontribusi sebesar Rp 500.000.000 pada tahun 2025.
Pengelolaan IPAL Salatiga Bisa Jadi Contoh bagi Daerah Lain
Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) Kota Salatiga diharapkan berkontribusi sebesar Rp 500.000.000...
Komunitas Latar Kalitan, yang berbasis di kampung Grogol Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, menunjukkan dedikasinya dalam mengurangi sampah dan menyelamatkan lingkungan dengan mengolah bahan tak terpakai menjadi produk bernilai ekonomis.
Nayir Warga Salatiga, Olah Limbah Kayu dan Batok Kelapa, Menjadi Barang yang Bernilai Ekonomi Tinggi
Komunitas Latar Kalitan, yang berbasis di kampung Grogol Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, menunjukkan dedikasinya dalam mengurangi sampah dan menyelamatkan lingkungan dengan mengolah...
Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah, Polda Jateng Akan Selidiki
Foto: Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqidusy (dok) RASIKAFM – Polda Jateng akan selidiki penyebab tercemarnya Sungai Bengawan Solo oleh limbah yang diduga berasal dari pabrik. Kabidhumas...

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah