RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Nayir Warga Salatiga, Olah Limbah Kayu dan Batok Kelapa, Menjadi Barang yang Bernilai Ekonomi Tinggi

Nayir Warga Salatiga, Olah Limbah Kayu dan Batok Kelapa, Menjadi Barang yang Bernilai Ekonomi Tinggi

Nayir Warga Salatiga, Olah Limbah Kayu dan Batok Kelapa, Menjadi Barang yang Bernilai Ekonomi Tinggi

Komunitas Latar Kalitan, yang berbasis di kampung Grogol Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, menunjukkan dedikasinya dalam mengurangi sampah dan menyelamatkan lingkungan dengan mengolah bahan tak terpakai menjadi produk bernilai ekonomis.
Foto dok Ade
Nayir, saat merubah barang tidak berguna menjadi lebih bermanfaat di workshop Latar Kalitan Sidomukti Salatiga.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Mengolah bahan tak terpakai hingga memiliki nilai ekonomis, banyak dilakukan para perajin. Namun, bagi komunitas Latar Kalitan, penggunaan bahan-bahan tak terpakai tersebut juga bertujuan untuk mengurangi sampah demi penyelamatan lingkungan.

Triyan Hendra (28) salah satunya, dia mampu mengolah limbah kayu, bunga pinus, bambu, ban motor, dan batok kelapa. Bahan-bahan tersebut, dibuat menjadi barang yang laku dijual seperti pipa rokok, gembes minuman, aksesoris seperti gantungan kunci dan cincin, serta pot bunga.

“Untuk bambu itu kami dapatkan dari sisa pembuatan tusuk sate, batok kelapa dari rumah tangga, sementara bunga pinus dari area Gunung Merbabu, yang jatuh di tanah itu diolah,” ungkapnya, Jumat (15/3/2024) di tempat workshop Latar Kalitan kampung Grogol Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga.

Nayir, panggilan Triyan, mengatakan proses pembuatan barang-barang tersebut tak terlalu sulit. “Kalau prosesnya itu mudah, yang penting telaten. Karena ini barang tak terpakai, terpenting itu harus steril dan nyaman saat digunakan,” kata dia.

“Prosesnya, bahan dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Lalu dilem sebagai perekat, kemudian finishing. Prosesnya kalau untuk pipa sekira dua hari dan gembes lebih lama, karena harus dites untuk kebocoran, total empat sampai lima hari,” kata Nayir.

Untuk harga jual, pipa kisaran Rp 30.000 hingga Rp 100.000, pot Rp 15.000 dan gembes Rp 150.000. Sementara aksesoris mulai Rp 10.000. Selain melalui online, barang produksi anggota Latar Kalitan tersebut dipasarkan melalui pameran komunitas-komunitas.

Nayir mengungkapkan, produk Latar Kalitan diproduksi secara manual. “Alat-alatnya manual, jadi proses pembuatan agak lama. Meski begitu, produknya cukup diminati dan ada pembeli dari Cirebon, Blora, Semarang, Semarang, dan lokal Salatiga,” kata dia.

Pengurus Latar Kalitan Teni Ardian mengatakan fokus komunitasnya adalah penyelamatan lingkungan dan kebudayaan. “Kami secara berkala melakukan penanaman bibit pohon di lereng Gunung Merbabu, terutama di Desa Tajuk Kecamatan Getasan sebagai upaya rehabilitasi pasca kebakaran. Selain itu juga ada kebun bibit yang dikerjakan oleh teman-teman,” jelasnya.

Teni mengungkapkan Latar Kalitan terbentuk pada medio 2016. Sejak saat itu, komunitas ini seringkali berkolaborasi dengan komunitas lain dalam berkegiatan. “Kami aktif di musikalisasi puisi, wayang gondes, dan kesenian lain. Itu biasa ditampilkan saat ada even lingkungan, termasuk acara Festival Sumur Wali yang diadakan setiap tahun,” tutupnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Salatiga memberikan apresiasi kepada nasabah yang bertransaksi di kantor cabang, Jumat (4/9/2026). Petugas membagikan bunga mawar, jajanan, dan cokelat sebagai bentuk terima kasih sekaligus upaya mempererat hubungan dengan nasabah.
Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Salatiga beri Apresiasi Khusus
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157