URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) Kota Salatiga diharapkan berkontribusi sebesar Rp 500.000.000 pada tahun 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pengelolaan IPAL Salatiga Bisa Jadi Contoh bagi Daerah Lain

Pengelolaan IPAL Salatiga Bisa Jadi Contoh bagi Daerah Lain

Pengelolaan IPAL Salatiga Bisa Jadi Contoh bagi Daerah Lain

Foto:/IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Intalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) Kota Salatiga diharapkan dapat berkontribusi terhadap PAD sebesar Rp 500.000.000 pada tahun 2025.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Salatiga, Syahdhani Onang Prastowo mengatakan, sudah tiga tahun terakhir ini IPALD sudah berkontribusi untuk menambah PAD Kota Salatiga.

“Tahun lalu kita berkontribusi untuk PAD sebesar Rp 150.000.000 dan tahun ini ditargetkan sebesar Rp 165.000.000. Kita juga sedang membangun IPAL baru dan akan berkontribusi untuk PAD kita sebesar Rp 500.000.0000,” beber Dhani, di IPAL yang berada di TPA Ngronggo Kota Salatiga, Selasa (8/10/2024).

Dikatakan, kapasitas saat ini IPAL yang ada di kawasan TPA Ngronggo berkapasitas 40 kubik perhari. Sedangkan untuk IPAL yang bakal di bangun di daerah Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga akan memiliki kapasitas 400 kubik perhari.

“Kita rencanakan di Noborejo itu bisa kapasitas 400 meter kubik perhari target kita, dengan luas 3.000 meter persegi. Untuk anggaran kita ada Rp 20 miliar,” ungkapnya.

Diakuinya, saat ini minat masyarakat untuk memanfaatkan IPAL ini masih belum optimal . Sebab belum banyak masyarakat yang memanfaatkan. Namun yang banyak masih dari vendor-vendor swasta di sekitar Salatiga.

“Ini adalah pelayanan pemerintah kota Salatiga, untuk menuju masyarakat Kota Salatiga. Diharapkan warga bisa memanfaatkan pengolahan limbah yang baik untuk keseimbangan lingkungan,” kata Dhani.

IPAL yang dikelola oleh Dinas PUPR ini menjadi salah satu jujugan (United States Agency for International Development) USAID untuk kunjungan dalam rangka melihat operasi IPAL Kota Salatiga. Perwakilan USAID Ginting menyebut, IPAL Salatiga ini sudah berfungsi dengan baik dan mampu menjadi salah satu sektor yang berkontribusi untuk PAD.

“Sistem IPAL di Salatiga ini sudah berjalan dengan baik. Sehingga kita memilihnya untuk melakukan kunjungan bersama tim dan influencer,” kata Ginting.

Dikatakan, pihaknya juga sudah melakukan pendampingan terhadap Kota Salatiga terkait tata kelola IPAL melalui program IUWASH Plus sejak 10 tahun lalu. Sehingga pengelolaan IPAL Salatiga bisa menjadi percontohan bagi daerah lain.

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga