KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tak Ada Catatan Kejahatan Yang Mengganggu Perayaan Natal Tahun 2021 Di Kota Semarang

Tak Ada Catatan Kejahatan Yang Mengganggu Perayaan Natal Tahun 2021 Di Kota Semarang

Tak Ada Catatan Kejahatan Yang Mengganggu Perayaan Natal Tahun 2021 Di Kota Semarang

Sebelumnya, Polda Jateng telah menindak para pelaku dari 10 kasus kejahatan, yang beraksi pada 25 Desember 2021, atau bertepatan dengan perayaan Natal.

“Bertepatan dengan perayaan Natal 25 Desember kemarin, terjadi 10 tindak kejahatan di seluruh Jawa Tengah. Kami telah mengambil langkah-langkah strategis, agar ibadah umat Kristiani tak terganggu,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy.

Dia menambahkan, angka kriminalitas menjelang perayaan Natal, relatif meningkat. Tertinggi terjadi pada 20 dan 22 Desember, yakni masing-masing terjadi 14 kasus kejahatan.

Sementara pada 18 Desember terjadi lima kasus kejahatan, 19 Desember 5 kasus, 21 Desember tujuh kasus, dan 23 Desember delapan kasus kejahatan.

Lebih lanjut Kabid Humas Polda Jateng, mengatakan polisi menjamin keamanan warga yang beribadah Natal. Petugas gabungan juga dikerahkan untuk pengamanan gereja dan sejumlah titik objek vital.

Aparat Polda Jateng menerjunkan 15.900 personel, yang ditempatkan pada 279 pos pengamanan. Mereka bersiaga di pos masing-masing, selama masa Operasi Lilin Candi 2021 sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]