KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tak Lagi Milik Pemerintah Pusat, Pemkab Semarang Siap Terapkan Satu Arah Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa?

Tak Lagi Milik Pemerintah Pusat, Pemkab Semarang Siap Terapkan Satu Arah Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa?

Tak Lagi Milik Pemerintah Pusat, Pemkab Semarang Siap Terapkan Satu Arah Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa?

Status Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa bukan lagi milik Pemerintah Pusat, Pemkab Semarang semakin siap memberlakukan satu arah di kawasan tersebut. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa secara administrasi kini bukan lagi aset milik pemerintah pusat. Artinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang sudah semakin siap memberlakukan satu arah di kawasan tersebut.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang Tri Martono, hingga saat ini pihaknya masih menunggu adanya Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional. Sebab saat ini, jalan tersebut sedang dalam tahap ‘no status’, sudah lepas dari kewenangan pemerintah pusat tetapi belum diserahkan kepada Pemkab Semarang.

“Setelah penyerahan wewenang, Bupati Semarang akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk kebijakan pemberlakuan satu arah tersebut,” ungkap Tri belum lama ini.

Ihwal BAST itu, lanjut Tri, pihaknya telah mengusulkan untuk mempercepat proses serah terima atau alih aset. BAST sendiri sudah diusulkan dan disampaikan ke pemerintah pusat melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang.

“Kita tunggu, semoga dalam waktu dekat segera realisasi,” sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jalan Jenderal Sudirman tersebut sebelumnya merupakan jalan nasional penghubung antara Semarang-Yogyakarta. Rencana pemberlakuan satu arah ini sudah cukup lama mencuat karena lalu lintas di ruas jalan itu, khususnya di depan Pasar Projo Ambarawa kerap mengalami kepadatan.

Sejumlah persiapan mengenai pengaturan dan kebutuhan pemberlakuan satu arah itu telah dilakukan Pemkab Semarang. Beberapa di antaranya yaitu penentuan rute jalur yang dialihkan, persiapan sarana dan prasarana seperti rambu-rambu dan lampu lalu lintas, serta pembongkaran median jalan. (win)

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]