URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melepas ekspor 22.395 produk garmen PT Inti Sukses Garmindo ke Amerika Serikat di Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (29/4/2026), guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja, melalui peningkatan kualitas industri serta dukungan kebijakan fiskal.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tak Terdampak Konflik Global, Perusahaan Garmen di Kabupaten Semarang Ekspor 22 Ribu Produk ke AS

Tak Terdampak Konflik Global, Perusahaan Garmen di Kabupaten Semarang Ekspor 22 Ribu Produk ke AS

Tak Terdampak Konflik Global, Perusahaan Garmen di Kabupaten Semarang Ekspor 22 Ribu Produk ke AS

Kepala Bappenas Rachmat Pambudy secara simbolis melepas ekspor produk garmen PT ISG ke Amerika Serikat, Rabu (29/4/2026). Foto: IST/ Diskominfo Kab. Semarang
Kepala Bappenas Rachmat Pambudy secara simbolis melepas ekspor produk garmen PT ISG ke Amerika Serikat, Rabu (29/4/2026). Foto: IST/ Diskominfo Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, melepas ekspor produk garmen milik PT Inti Sukses Garmindo (ISG) ke Amerika Serikat, Rabu (29/4/2026), di kompleks pabrik perusahaan yang berada di Kelurahan Harjosari, Bawen.

Prosesi pelepasan ekspor ditandai dengan pemotongan untaian melati yang terpasang di bagian depan truk kontainer serta pemecahan kendi berisi air sebagai simbol dimulainya pengiriman.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri didampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha, perwakilan Bappeda Jawa Tengah Yusmanto, jajaran direksi PT ISG, serta sejumlah pejabat lain.

“Aktivitas ekspor ini menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Menurutnya, industri garmen nasional harus terus ditingkatkan kualitasnya agar mampu bersaing di pasar global. Ia juga menyebutkan dukungan kebijakan, termasuk insentif fiskal, akan diarahkan untuk memperkuat sektor tersebut.

“Industri garmen kita harus semakin baik. Insentif fiskal dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Perekonomian pasti akan mengarah ke sana,” ujarnya.

Di hadapan ratusan pekerja, Menteri juga memberi motivasi agar tetap semangat dalam bekerja. Sementara kepada pihak manajemen perusahaan, ia menekankan pentingnya memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja.

“Kami mengingatkan agar perusahaan memberikan perhatian lebih kepada pekerja, termasuk perempuan yang sedang hamil, serta memastikan kesehatan karyawan tetap terjaga. Kalau produktivitas bagus, jangan ragu untuk meningkatkan gaji sebagai bentuk apresiasi,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Marketing PT ISG, Henry Leo Putra, menjelaskan bahwa ekspor ke pasar internasional dilakukan secara rutin setiap bulan. Dalam setahun, jumlah produksi untuk ekspor dapat mencapai sekitar satu juta potong.

“Khusus pengiriman kali ini, sebanyak 22.395 potong produk garmen diekspor ke Amerika Serikat,” paparnya.

Ia juga memastikan bahwa kegiatan ekspor perusahaan tidak terdampak signifikan oleh konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat. Menurutnya, dampak yang dirasakan hanya sebatas penyesuaian tarif.

“Ekspor tetap berjalan normal, hanya ada penyesuaian tarif saja,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved