URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Permasalahan transportasi perkotaan masih memiliki kendala dari sisi perencanaan, kelembagaan, dan pendanaan. Subsidi transportasi umum adalah janji Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam kampanye Pilpres 2023 lalu yang belum direalisasi .

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tantangan Pembangunan Sistem Angkutan Umum Massal Perkotaan

Tantangan Pembangunan Sistem Angkutan Umum Massal Perkotaan

Tantangan Pembangunan Sistem Angkutan Umum Massal Perkotaan

Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang
Djoko Setijowarno , Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat

Foto: Dok. /IST

Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang
Custom Image

Permasalahan transportasi perkotaan masih memiliki kendala dari sisi perencanaan, kelembagaan, dan pendanaan. Subsidi transportasi umum adalah janji Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam kampanye Pilpres 2023 lalu yang belum direalisasi .

Data dari Bappenas (2025), menyebutkan urbanisasi semakin meningkat. Pada tahun 2020 sebesar 56,7 persen (155 juta jiwa) tinggal di perkotaan. Diprediksi pada 2045 sebesar 70 persen masyarakat akan tinggal di kota. Pembangunan perkotaan menjadi bagian prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), difokuskan di 10 Wilayah Metropolitan (WM).

Saat ini 10 WM berkontribusi sekitar 44,34 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional. Ditargetkan pada 2045, 10 WM mampu menyumbang 48,92 persen PDB nasional. Ada 10 wilayah metropolitan prioritas, yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Makassar, Semarang, Banjarmasin, Manado, Denpasar, dan Palembang.

Jumlah penduduk perkotaan di Kawasan Metropolitan tahun 2020, Metropolitan Jakarta 31,24 juta jiwa, Metropolitan Surabaya 9,92 juta jiwa, Metropolitan Bandung 9,57 juta jiwa, Metropolitan Semarang 6,57 juta jiwa, Metropolitan Medan 5,06 juta jiwa, Metropolitan Makassar 2,8 juta jiwa, Metropolitan Denpasar 2,25 juta jiwa, Metropolitan Balikpapan 3,03 juta jiwa dan Metropolitan Manado 1,02 juta jiwa.

Belum ada Kelembagaan Transportasi Metropolitan yang mampu mengelola angkutan umum lintas batas administratif dan lintas moda. MRT East-West (Jabodetabek), Kelembagaan pengelola BRT Metropolitan Bandung dan Medan.

Pembangunan MRT North-South dan East-West tahap awal masih berhenti di batas kota Jakarta akibat tantangan dari sisi kelembagaan, sedangkan permintaan (demand) berasal dari Wilayah Bodetabek (Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi).

Belum mapan atau masih terbatasnya Rencana Mobilitas Perkotaan yang menjadi dasar pengembangan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) terpadu di suatu wilayah metropolitan. Perlu adanya pedoman dan memperluas penyusunan SUMP di metropolitan dan kota besar.

Di sisi lain, ada keterbatasan Kapasitas Fiskal Daerah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, angkutan massal adalah kewenangan Pemda. Namun Pemda belum mampu membangun dan mengelola angkutan massal perkotaan. Jika hanya mengandalkan kapasitas fiskal Pemda, selain Jakarta tidak ada kota yang mampu membangun MRT dan LRT.

Selain investasi awal prasarana, juga terbatas penyediaan sarana maupun untuk operasionalisasi, contoh komitmen Pemda dalam penyediaan sarana Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.

Belum memadainya dukungan Pemerintah Pusat untuk SAUM. Dukungan Pemerintah sebesar 49 persen Capex (dalam aturan KPBU) untuk kasus angkutan massal tidak mencukupi. Payung hukum dukungan Pemerintah Pusat yang ada saat ini masih bersifat arbitrary (untuk masing-masing proyek, seperti LRT Sumatera Selatan 100 persen, MRT Jakarta 49 persen, LRT Jabodebek sinergi BUMN). SAUM merupakan prioritas nasional, best practice di berbagai negara didukung pendanaan Pemerintah Pusat.

Angkutan massal perkotaan merupakan prioritas nasional, pembangunannya di berbagai negara didukung pendanaan Pemerintah Pusat. Porsi dukungan pemerintah pusat dalam pengembangan angkutan massal (Bappenas, 2025), seperti Brazil sebesar 95 persen, Jerman (90 persen), India (90 persen), Columbia (70 persen), Meksiko (50 persen).

Sejak tahun 2020, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah menyelenggaran program bantuan bersifat temporary (stimulus sementara) pengembangan angkutan umum perkotaan ke beberapa kota dengan skema pembelian layanan ( buy the service ). Setelah lima tahun pelaksanaan akan dialihkan ke pemerintah daerah untuk menanganinya.

Data dari Ditjenhubdat (2025), menunjukkan pagu anggaran kegiatan buy the service (BTS) fluktuatif. Nilai kontrak tahun 2020 sebesar Rp 51,83 miliar, realisasi Rp 49,93 miliar, tahun 2021 (kontrak Rp 312,25 miliar, realisasi Rp 311,71 miliar), tahun 2022 (kontrak Rp 552,91 miliar, realisasi Rp 546,95 miliar), tahun 2023 (kontrak Rp 582,98 miliar, realisasi Rp 573,36 miliar), tahun 2024 (kontrak Rp 437,89 miliar, realisasi Rp 429,79 miliar) dan tahun 2024 kontrak Rp 177,49 miliar. Anggaran tahun 2025 dibandingkan tahun 2024, turun sekitar 60 persen.

Semakin tahun semakin turun anggaran BTS, sementara kota-kota yang akan dibenahi sekitar 90 kota. Belum lagi wilayah kabupaten (angkutan pedesaan) dan aglomerasi (penghubung antar kabupaten dan kota). Kesungguhan pemerintah dinantikan, terlebih pembenahan transportasi umum bukan hanya sekedar untuk mengatasi kemacetan, polusi udara, kecelakaan, namun lebih dari itu.

Kebijakan Sektor Transportasi

Ada tiga Arah Kebijakan Pembangunan Sektor Transportasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Pembangunan Nasional (RPJPN) 2025-2045 Bappenas, 2025).

  • Pertama, efisiensi jaringan pelayaran dan penerbangan sebagai tulang punggung ( backbone ) konektivitas yang terintegrasi secara domestik dan terhubung secara global, berupa jaringan hub and spoke untuk pelayaran dan penerbangan; integrasi kawasan ekonomi dengan simpul konektivitas laut dan udara; pengembangan aerocity pada hinterland bandara hub primer, infrastruktur dan layanan konektivitas untuk Kawasan Timur Indonesia, wilayah perairan, dan daerah 3TP (termasuk airstrip, seaplane , transportasi perintis multimoda); Hub transhipment di Kawasan Timur untuk meningkatkan muatan balik; penataan kelembagaan dan regulasi pengelolaan pelabuhan dan logistik; pembangunan pelabuhan gateway ekspor-impor dan transhipment hub internasional; konektivitas Ro-Ro untuk logistik dan penumpang pada jarak dekat dan menengah.
  • Kedua, penguatan integrasi antar moda transportasi darat, laut, dan udara untuk meningkatkan efisiensi logistik dan mobilitas penumpang. Adapun penguatan itu berupa pembangunan transportasi (darat, laut, udara) dan pengembangan kawasan strategis yang terintegrasi; pembentukan kelembagaan integrator untuk mengkoordinir layanan transportasi multimoda dan distribusi logistik; standardisasi infrastruktur dan fasilitas di seluruh pelabuhan dan bandara utama; membangun infrastruktur jalan pada koridor utama dan penghubung serta akses ke kawasan ekonomi dan simpul transportasi; mengembangkan konektivitas kereta api pada koridor logistik untuk angkutan barang dan penumpang; mengembangkan skema pembiayaan untuk jalandaerah termasuk dana preservasi jalan, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD); mengembangkan kebijakan tarif dan skema pembiayaan yang berkelanjutan untuk pengadaan sarana angkutan.
  • Ketiga, mewujudkan kota cerdas ( smart cities ) dan angkutan umum massal perkotaan yang berkelanjutan. Penyusunan rencana mobilitas perkotaan di wilayah metropolitan, kota besar dan kota sedang serta menerapkan pendekatan Transport Demand Management (TDM); meningkatkan perencanaan dan penataan angkutan logistik perkotaan; pengembangan skema integrasi pendanaan dan kelembagaan pengelolaan dan pengoperasian angkutan umum massal di wilayah metropolitan; mendorong e-mobility serta ekosistem kendaraan berbasis energi baru terbarukan (EBT).

Cukup berat untuk mewujudkan impian ini di tengah efisiensi anggaran. Sementara upaya Menteri Perhubungan untuk mewujudkannya dalam programnya memimpin Kemenhub juga belum kelihatan.

BACA JUGA :

JALAN-RUSAK_ilustrasi
Memahami Hak Masyarakat dan Tanggung Jawab Negara Atas Jalan Rusak
Rel Layang di Kota Semarang dan Kota Pekalongan Solusi Permanen Atasi Banjir dan Kemacetan
Rel Layang di Kota Semarang dan Kota Pekalongan: Solusi Permanen Atasi Banjir dan Kemacetan
Mental-health
Krisis Kesehatan Mental Anak Indonesia: Saatnya Sekolah dan Rumah Menjadi Ruang Pemulihan Jiwa
MTI Aceh Kritik Kebijakan Penggantian Plat BL ke BKBB di Sumut
MTI Aceh Kritik Kebijakan Penggantian Plat BL ke BK/BB di Sumut

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang Kami Tidak Tidur!
Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang: Kami Tidak Tidur!
Polres Semarang menegaskan komitmen menjaga kamtibmas selama Ramadan dari potensi perang sarung, tawuran, balap liar, dan kriminalitas. Penegasan disampaikan Kasat Reskrim AKP Bodia Teja Lelana di Ungaran,...
Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi di Kabupaten Semarang, khususnya UPPD Samsat Ungaran, Kamis (19/2/2026). Warga mengira ada kenaikan tarif, padahal diskon 2025 berakhir. Samsat menjelaskan tarif tetap 1,05 persen sesuai aturan dan mengimbau masyarakat tetap taat pajak.
Opsen PKB Dikeluhkan Warga, Samsat Ungaran Pastikan Tarif Jateng Masih Lebih Rendah
Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi...
Kecelakaan tunggal truk trailer terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Rabu (18/2/2026) sore. Sopir Solikin terluka setelah rem belakang kiri diduga mengunci saat melaju dari Semarang menuju Boyolali. Kendaraan oleng, menabrak pembatas dan pohon, lalu terguling ke parit hingga rusak berat.
Hari Apes Tidak Ada di Kalender, Rem Mengunci Trailer Terguling ke Parit
Kecelakaan tunggal truk trailer terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Rabu (18/2/2026) sore. Sopir Solikin terluka setelah rem belakang kiri diduga mengunci saat melaju dari Semarang menuju Boyolali....
Gebyar Padusan dan Ciblon digelar di Kolam Renang Kalitaman, Sidorejo, Salatiga, Rabu (18/2/2026). Wali Kota Robby Hernawan bersama Forkopimda hadir mendukung tradisi penyucian diri jelang Ramadan. Prosesi air tujuh mata air, seni tari, dan musik air digelar untuk melestarikan budaya Jawa.
Sehari Jelang Pusa, Ratusan Warga Gelar Padusan di Kalitaman Salatiga
Gebyar Padusan dan Ciblon digelar di Kolam Renang Kalitaman, Sidorejo, Salatiga, Rabu (18/2/2026). Wali Kota Robby Hernawan bersama Forkopimda hadir mendukung tradisi penyucian diri jelang Ramadan. Prosesi...
Longsor proyek menewaskan pekerja dan banjir merobohkan tembok rumah terjadi di Butuh RW 01 serta Jalan Pattimura, Salatiga, Selasa (17/2/2026). Wali Kota dr. Robby Hernawan turun sidak, menemukan dugaan kelalaian teknis dan pelanggaran PBG, lalu memerintahkan penanganan bersama BPBD dan instansi terkait.
Longsor di Salatiga Tewaskan Pekerja, Banjir Robohkan Rumah, ini Dia Penyebabnya
Longsor proyek menewaskan pekerja dan banjir merobohkan tembok rumah terjadi di Butuh RW 01 serta Jalan Pattimura, Salatiga, Selasa (17/2/2026). Wali Kota dr. Robby Hernawan turun sidak, menemukan dugaan...
Muat Lebih

POPULER

Tanah longsor menerjang Dusun Indrokilo, Desa Lerep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (16/2/2026), akibat hujan deras. Warga terdampak dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau lokasi untuk percepatan penanganan. Pemkab melalui DPU dan BPBD memperbaiki talud, jalan, irigasi, serta menyalurkan bantuan guna mencegah risiko lanjutan.
Hujan Deras Picu Longsor di Lerep, Irigasi Jebol dan Rumah Warga Tertimbun Lumpur
Pecahan Uang Layak Edar
Praktis dan Terjadwal, Begini Cara Penukaran Uang Rupiah Lewat Layanan BI
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved