URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tekan Covid 19, Pemkot Salatiga Siapkan Isoman Terpusat

Tekan Covid 19, Pemkot Salatiga Siapkan Isoman Terpusat

Tekan Covid 19, Pemkot Salatiga Siapkan Isoman Terpusat

featured-img

Walikota Salatiga bersama Kapolres dan Dirut RSUD serta Dandim dalam sebuah rapat penanggulangan Covid belum lama ini. (Foto/IST)

RASIKAFM – Setelah dua pekan terakhir kasus Covid-19 mengalami lonjakan yang luar biasa, pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 dan program sehari di rumah saja. Selanjutnya, mengantisipasi kemungkinan terjadinya kembali lonjakan tajam, Pemerintah bersama TNI dan Polri mengambil langkah antisipasi dengan menyiapkan ruang isolasi terpusat, tenaga kesehatan serta obat-obatan dan sembako.

“Diharapkan tidak akan terjadi lonjakan pada dua minggu ke depan, namun demikian kita harus tetap waspada jika terjadi lonjakan agar masyarakat tidak panik,” tandas Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE, MM.

Terkait dengan tempat tidur dan ruang isolasi terpusat, Yuliyanto menyebut bahwa, pihak Polri telah menyiapkan pos isolasi di eks pabrik ban Mega Rubber di Cebongan, Argomulyo. Sedangkan untuk tenaga kesehatan, dibutuhkan partisipasi dari para relawan, diantaranya dari STIKES Ar Rum.
“Siapkan saja tempat dan tenaganya, masalah kebutuhan makan nanti insya Allah kami akan bantu,” tegas Wali Kota.

Kapolres Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat menuturkan, mengingat jumlah warga Kota Salatiga yang terpapar berada di angka 1.800 maka isoman terpusat dengan melibatkan seluruh stakeholder sebagai keharusan. Jika selama ini ruang isolasi masih memanfaatkan Gedung Sinode, maka saat ini harus menyiapkan lagi tempat yang cukup representatif dan nyaman bagi para penghuni isoman sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan.

“Salatiga dianggap sebagai salah satu kota yang harus memiliki isoman terpusat yang memiliki jumlah kamar cukup memadai sehingga diharapkan dapat menarik orang-orang yang terkonfirmasi positif untuk segera masuk ke tempat yang sudah kita sediakan,” tegas Kapolres.

Beberapa tempat yang diusulkan untuk isoman terpusat selain Mega Rubber adalah aula Kecamatan Tingkir yang bisa menampung 10 orang, Rumah Dinas Camat Argomulyo yang bisa menampung sekitar 8 orang, Rumah Sakit Ananda di Kecamatan Sidorejo dan Balai Kelurahan Kalicacing di Kecamatan Sidomukti. Dengan demikian, jika ada warga yang terkonfirmasi positif tanpa gejala di masing-masing wilayah kecamatan agar bisa segera ditarik ke tempat yang sudah disiapkan tersebut.

“Kita juga sudah melakukan analisa apabila semakin meningkat, kami kemarin sempat berkunjung ke salah satu bangunan bekas milik PT Damatex dan rusunawa UKSW, sehingga saya yakin ketersediaan tempat isoman di Kota Salatiga akan dapat kita penuhi,” ungkapnya

Direktur RSUD dr.Riani Isyana Pramashanti, M.Kes, mengakui sejak dua minggu lalu RSUD sudah menambah 30 bed untuk ruang isolasi dan 12 bed di ruang IGD, namun masih banyak pasien yang mengantre. Pasalnya, kata Isyana, karena hingga saat ini terdapat 17 sampai 20 pasien per hari yang indent di ruang isolasi IGD menunggu ada pasien lain yang pulang atau meninggal.

“Dengan keterbatasan sarana dan prasarana kami tetap memberikan pelayanan semaksimal mungkin dengan mengutamakan kegawatdaruratan,” tukasnya.

Diakuinya, ketersediaan oksigen di RSUD saat ini dalam posisi kurang aman karena tergantung pada penyedia. Jika pihak penyedia tidak mengirim, maka pihak rumah sakit tidak bisa berbuat banyak. Sebab, pasokan oksigen se Jawa Tengah mengandalkan satu produsen saja dan hanya sedikit produksi sehingga masing-masing distributor dijatah hanya untuk ke rumah sakit.

RSUD Salatiga sempat terjadi kekurangan oksigen pada hari Minggu (4/7) karena tidak dipasok oksigen pada satu hari sebelumnya. Begitu pula dengan pasokan oksigen tabung yang dibatasi, sehingga setiap hari pihak RSUD harus menyewa truk untuk mencari oksigen tabung ke Solo dan Semarang. Dimana, 1 oksigen tabung (isi 6 kubik) untuk oksigen sentral hanya bisa digunakan selama 6 menit saja.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum