KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tiga Daerah di Jateng ini Gelar Uji Coba PTM

Tiga Daerah di Jateng ini Gelar Uji Coba PTM

Tiga Daerah di Jateng ini Gelar Uji Coba PTM

Ilustrasi-Ujicoba PTM di SMAN 4 Semarang (5/4/21)  (Fotor : Humas Jateng)

RASIKAFM – Pasca penurunan level PPKM di sejumlah wilayah di Jawa Tengah ada beberapa daerah yang memulai uji coba Pembelajara n Tatap Muka (PTM) dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Seperti di Kabupaten Jepara, Kabupaten Rembang dan Kabupaten Semarang. Untuk regulasi PTM di ketiga Kabupaten itu jumlah siswa dibatasi 50% dari kapasitas penuh, pembelajaran hanya 2-5 jam, dan rotasi pelajar.

Untuk di Kabupaten Jepara, uji coba PTM dari tingkat Paud Hingga SMP sementara di Kabupaten Rembang dan Kabupaten Semarang SD hingga SMP.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, adanya PTM secara langsung di Jateng masih belum diizinkan dikarenakan vaksinasi ditingkat pelajar tergolong rendah.

“Vaksinasi ditingkat pelajar kita anggap masih rendah, maka kita belum berani melakukan tatap muka secara langsung, namun akan ada edukasi-edukasi bagaimana nanti tatacara pembelajaran tatap muka akan berlangsung,” ucapnya, di rumah dinas Selasa (24/8/2021).

Lebih lanjut, Sasaran vaksinasi di Jawa Tengah sebanyak 28.727.000 orang. Per tanggal 22 Agustus 2021 tercatat, vaksinasi dosis pertama hanya sebesar 22 persen.

Sementara untuk dosis kedua, baru mencapai 13,26 persen. Untuk itu, Jawa Tengah terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar supply vaksin bisa berlangsung lancar.

“Sampai sekarang memang hampir sama dengan Jawa Barat bahwa vaksinasi kita masih menunggu dari pemerintah pusat, yang Insya Allah dalam bulan ini dan bulan depan akan disalurkan lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait ujicoba PTM di Ibu Kota Jawa Tengah akan ditargetkan pada bulan September.

Terkait sasaran vaksinasi di Kota Semarang yakni sebanyak 156 ribu orang. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menambahkan, vaksinasi remaja/pelajar berusia 12 – 17 tahun masih belum banyak.

Dia mencatat capaian baru vaksinasi dosis 1 pelajar sekitar 22.137 atau 14,31 persen. Adapun dosis ke2 baru menyentuh 9.976 sasaran atau 6,45 persen.

“Vaksinasi pelajar kemarin ada porsi sendiri, kami dibantu BIN melakukan vaksinasi 12+. Vaksinasi pelajar memang belum banyak, masih jauh. Logistik vaksin masih untuk V2 (dosis 2),” jelas Hakam, Senin (23/8/2021).

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]