URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Daerah di Jateng ini Gelar Uji Coba PTM

Tiga Daerah di Jateng ini Gelar Uji Coba PTM

Tiga Daerah di Jateng ini Gelar Uji Coba PTM

featured-img
Ilustrasi-Ujicoba PTM di SMAN 4 Semarang (5/4/21)  (Fotor : Humas Jateng)

RASIKAFM – Pasca penurunan level PPKM di sejumlah wilayah di Jawa Tengah ada beberapa daerah yang memulai uji coba Pembelajara n Tatap Muka (PTM) dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Seperti di Kabupaten Jepara, Kabupaten Rembang dan Kabupaten Semarang. Untuk regulasi PTM di ketiga Kabupaten itu jumlah siswa dibatasi 50% dari kapasitas penuh, pembelajaran hanya 2-5 jam, dan rotasi pelajar.

Untuk di Kabupaten Jepara, uji coba PTM dari tingkat Paud Hingga SMP sementara di Kabupaten Rembang dan Kabupaten Semarang SD hingga SMP.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, adanya PTM secara langsung di Jateng masih belum diizinkan dikarenakan vaksinasi ditingkat pelajar tergolong rendah.

“Vaksinasi ditingkat pelajar kita anggap masih rendah, maka kita belum berani melakukan tatap muka secara langsung, namun akan ada edukasi-edukasi bagaimana nanti tatacara pembelajaran tatap muka akan berlangsung,” ucapnya, di rumah dinas Selasa (24/8/2021).

Lebih lanjut, Sasaran vaksinasi di Jawa Tengah sebanyak 28.727.000 orang. Per tanggal 22 Agustus 2021 tercatat, vaksinasi dosis pertama hanya sebesar 22 persen.

Sementara untuk dosis kedua, baru mencapai 13,26 persen. Untuk itu, Jawa Tengah terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar supply vaksin bisa berlangsung lancar.

“Sampai sekarang memang hampir sama dengan Jawa Barat bahwa vaksinasi kita masih menunggu dari pemerintah pusat, yang Insya Allah dalam bulan ini dan bulan depan akan disalurkan lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait ujicoba PTM di Ibu Kota Jawa Tengah akan ditargetkan pada bulan September.

Terkait sasaran vaksinasi di Kota Semarang yakni sebanyak 156 ribu orang. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menambahkan, vaksinasi remaja/pelajar berusia 12 – 17 tahun masih belum banyak.

Dia mencatat capaian baru vaksinasi dosis 1 pelajar sekitar 22.137 atau 14,31 persen. Adapun dosis ke2 baru menyentuh 9.976 sasaran atau 6,45 persen.

“Vaksinasi pelajar kemarin ada porsi sendiri, kami dibantu BIN melakukan vaksinasi 12+. Vaksinasi pelajar memang belum banyak, masih jauh. Logistik vaksin masih untuk V2 (dosis 2),” jelas Hakam, Senin (23/8/2021).

BACA JUGA :

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut