URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tingkatkan Kesadaran Adminduk, Disdukcapil Kabupaten Semarang Gencarkan GISA

Tingkatkan Kesadaran Adminduk, Disdukcapil Kabupaten Semarang Gencarkan GISA

Tingkatkan Kesadaran Adminduk, Disdukcapil Kabupaten Semarang Gencarkan GISA

featured-img

UNGARAN – Sebanyak 30 desa di Kabupaten Semarang ditargetkan bisa mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) pada tahun ini. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Semarang Rudi Susanto mengatakan, hal tersebut dilakukan guna mengembangkan inovasi aplikasi desa Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) yang bisa diakses warga di seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Semarang.

Dijelaskan Rudi beberapa layanan kependudukan yang bisa diakses masyarakat melalui Aplikasi Desa GISA, meliputi penerbitan akte kelahiran, akte kematian, kartu keluarga (KK) yang hilang atau rusak. Kemudian pengajuan cetak KTP elektronik, kartu identitas anak (KIA), dan perubahan data kependudukan bagi warga yang pindah datang ke Bumi Serasi. Sebagai target jangka pendek, tahun ini pihaknya menargetkan Desa GISA bisa dinikmati di 30 desa/kelurahan. Terutama bagi desa yang lokasinya jauh dari kantor Disdukcapil. Inovasi ini pun menekan adanya jaringan calo yang menawarkan jasa mengurus administrasi kependudukan.

Rudi menambahkan, apabila program inovasi tersebut sukses diharapkan pada tahun 2023 seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Semarang dapat memberikan layanan adminduk. Sehingga, tidak ada lagi alasan jarak jauh, kemudian masyarakat malas atau enggan mengurus administrasi kependudukan. Karena dengan datang ke desa atau kelurahan semua sudah dapat dilayani. Pihaknya juga bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, untuk mengambil dan mengantar dokumen kependudukan milik pemohon yang sudah jadi. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026