URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tinjau Pelaksanaan PTM, Ini Yang Disampaikan Walikota Semarang

Tinjau Pelaksanaan PTM, Ini Yang Disampaikan Walikota Semarang

Tinjau Pelaksanaan PTM, Ini Yang Disampaikan Walikota Semarang

featured-img
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi saat PTM Senin, (30/8/2021).

RASIKAFM – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP Negeri 12 Semarang dan SD Negeri Srondol Wetan 01 pada Senin, (30/8/2021).

Pada kesempatan tersebut, Hendi sapaan akrabnya mengingatkan kepada para guru yang bertugas agar tahu betul prosedur dalam mengawasi pelaksanaan PTM kepada murid didiknya mengingat masih dalam situasi pandemi.

Apalagi, kata Hendi, tujuan kembali digelarnya PTM Ini adalah agar para peserta didik mendapatkan pelayanan pendidikan yang lebih baik.

“Pengawasan pasti pak Gun (Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang) punya metode tersendiri tapi saya yakin kepala sekolah dan para guru ini sudah paham. Jadi sifat pembelajaran tatap muka ini lebih pada upaya membuat adik-adik kita ini mendapatkan pelayan pendidikan yang maksimal, jadi tidak hanya secara online tapi juga offline,” kata Hendi usai kegiatan.

“Dengan kemudian mereka punya kemampuan berinteraksi secara sosial satu dengan lain saling kenal sebenarnya sentuhannya kan itu,” tambahnya.

Hendi mengaku PTM kali ini sudah berjalan sesuai rencana dengan batasan peserta didik yang masuk hanya 50% dari seluruh siswa yang ada.

“Jumlah siswa disini (SMP 12) tadinya 750 nantinya yang kumpul semua ada maksimal ada 370 nantinya. Catatannya yang online ini harus dimaksimalkan, maksutnya dari sisi jaringan kemudian gurunya yang mengajar jadi siswa yang dirumah memahami dengan baik pelajaran yang ada,” pungkasnya.

Terkait vaksinasi untuk pelajar, Hendi menambahkan yang terpenting adalah pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat dan tidak perlu menunggu untuk dilaksanakannya PTM.

“Semuanya terus berjalan secara pararel. Jadi tidak perlu menunggu menunggu yang penting protokol kesehatannya disiapin sambil disiapin percepatan vaksinnya untuk pelajar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Semarang, Sumrih Rahayu memastikan pihaknya sudah sesuai Instruksi Mendagri Nomor 35 Tahun 2021 Ayat 5 dan Peraturan Walikota Nomor 3 Tahun 2021  tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa pandemi.

“Minggu pertama kelas 9, minggu kedua kelas 9 dan 7, minggu selanjutnya semuanya tapi 50% yang masuk sesuai peraturan. Prokesnya sangat ketat, sebelum masuk cek suhu, cuci tangan, masuk kelas pake face shield dan masker. Terus pelajaran pertama atau awalnya mengingatkan tentang bahaya covid,” ucapnya.

Dia mengungkapkan saat ini ada 5% orangtua yang belum mengizinkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran secara langsung. Alasannya, kata dia, menunggu anaknya untuk mendapatkan vaksin.

“Yang online, jadi pembelajarannya pake Blended Learning. Jadi guru ngajar sekali dikelas dirumah itu mendengarkan sama yang diajarkan guru dikelas. Hanya saja jaraknya yang satu tatap muka satu daring,” imbuhnya.

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab