RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Triple Crown Serie II, 140 Kuda Bertanding dalam 18 Kelas Perebutkan Hadiah Ratusan Juta

Triple Crown Serie II, 140 Kuda Bertanding dalam 18 Kelas Perebutkan Hadiah Ratusan Juta

Triple Crown Serie II, 140 Kuda Bertanding dalam 18 Kelas Perebutkan Hadiah Ratusan Juta

Aksi balap kuda di Tegalwaton

RASIKAFM.COM | TENGARAN – SARGA.CO, promotor event olah raga berkuda pertama dan satu-satunya di Indonesia, bersama PP PORDASI, akan menggelar Indonesia’s Horse Racing (IHR) – Triple Crown Serie 2 2025 di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu 18.5.2025. Dalam ajang ini 140 kuda dipastikan akan berlaga dalam 18 kelas, memperebutkan total hadiah Rp425 juta.

IHR – Triple Crown Serie 2 2025 merupakan kejuaraan ketiga yang diselenggarakan oleh SARGA.CO dalam rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2025 yang mengambil tema “The Race of Rising Stars”. Kejuaraan ini menjadi istimewa karena mengusung semangat Kebangkitan Nasional yang diperingati pada 20 Mei di Indonesia.

CEO dan Co-Founder SARGA.CO Aseanto Oudang mengatakan, “Dalam semangat kebangkitan nasional, IHR – Triple Crown Serie 2 2025 kami selenggarakan sebagai wujud dari komitmen kami membangkitkan kembali pacuan kuda menjadi bagian dari kebanggaan nasional. Dengan penyelenggaraan yang semakin profesional dan prestise, kami berharap semakin banyak dukungan dapat kami peroleh untuk membawa pacuan kuda menuju masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.” Katanya Aseanto Oudang dalam siara pers yang diterima Rasika FM, jumat (17.5.2025)

140 kuda yang akan bertanding di IHR – Triple Crown Serie 2 berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Salah satu kuda yang akan berlaga adalah King Argentine, yang akan turun di Kelas 3 Tahun Derby jarak 1.600 meter memperebutkan Piala Triple Crown Serie 2 dan total hadiah Rp100 juta rupiah. Kuda asal Jawa Barat ini adalah pemenang Piala Triple Crown Serie 1, yang diperebutkan pada IHR – Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2025, 20 April lalu di Bantul, DI Yogyakarta.

VP Marketing & Operation SARGA,CO Kevin Jonathan Van Houten memaparkan, Piala Triple Crown Serie 2 akan menjadi kelas paling bergengsi dalam kejuaraan kali ini, karena merupakan rangkaian dari perebutan gelar juara Triple Crown yang terdiri dari Triple Crown Serie 1, Triple Crown Serie 2, dan Kejurnas Seri 1 Indonesia Derby. Dalam sejarahnya di Indonesia, baru dua kuda saja yang berhasil keluar sebagai juara Triple Crown dengan memenangkan tiga kejuaraan utama pada tahun yang sama. Kita berharap dapat melihat bangkitnya juara baru pada tahun ini.

BACA JUGA :

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Pembalap asal Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Irfan Ardiansyah tampil dominan pada Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series (MRS) 2026 seri ketiga di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, 24–26 Juli 2026. Membela Honda NWN TUS Ilegal Racing Team, Irfan memenangi race pertama, race kedua, serta menjadi yang tercepat pada sesi Superpole kelas Nasional Sport (NS) 250, sekaligus melanjutkan tren positifnya setelah meraih hasil impresif di Malaysia Superbike Championship 2026.
Kuasai Kelas NS 250 MRS 2026, Pembalap Asal Ungaran Sapu Bersih Kemenangan di Mandalika
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran