KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Uji Coba PTM, Murid SMPN 4 Ungaran Wajib Bawa Bekal

Uji Coba PTM, Murid SMPN 4 Ungaran Wajib Bawa Bekal

Uji Coba PTM, Murid SMPN 4 Ungaran Wajib Bawa Bekal

Murid SMPN 4 Ungaran mengikuti uji coba PTM serentak pada Senin (23/8/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) bagi PAUD, TK, SD dan SMP mulai diberlakukan serentak di Kabupaten Semarang, Senin (23/8/2021). Hal itu menyusul surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan uji coba PTM di masa pandemi bagi daerah PPKM level 3.

Di SMPN 4 Ungaran, murid yang mengikuti PTM dibagi menjadi beberapa rombongan belajar (rombel) agar tidak terjadi kerumunan. Kepala SMPN 4 Ungaran Tri Widodo menuturkan sesuai dengan Instruksi Bupati (Inbup) Nomor 23 Tahun 2021 tentang uji coba PTM, jumlah siswa dalam satu kelas dibatasi maksimal 50 persen.

Selain itu, dalam satu minggu dibagi dalam 3 gelombang dalam pelaksanaan PTM tersebut, yakni hari Senin Selasa untuk kelas VII, Rabu Kamis untuk kelas VIII dan Jumat Sabtu untuk kelas IX. Kemudian siswa yang hadir juga diwajibkan membawa surat ijin mengikuti PTM dari orang tua, membawa bekal makanan dan diantar sampai sekolah.

Untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah, Tri menambahkan dimulai pukul 07.30 dan selesai pada pukul 11.00 dengan dua hingga tiga mata pelajaran dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo menjelaskan pada uji coba PTM serentak kali ini dilaksanakan di 49 SMP negeri, 455 SD negeri dan 28 SD swasta.

Pertimbangan dilaksanakannya uji coba PTM ini adalah turunnya level PPKM di Kabupaten Semarang menjadi level 3. Selain itu, di Kabupaten Semarang sangat tidak memungkinkan jika harus melaksanakan pembelajaran daring sepenuhnya oleh sebab terkendala masalah sinyal dan alat komunikasi. Oleh karena itu ia berharap para tenaga pendidik, murid dan orang tua bisa memanfaatkan secara maksimal di samping pihaknya juga akan melakukan evaluasi uji coba PTM ini. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]