URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penyediaan Posko Mudik dilakukan BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Ungaran Km 429A, Kabupaten Semarang, pada 13–18 Maret 2026 untuk melayani pemudik dengan layanan kesehatan 24 jam, konsultasi medis, obat-obatan, serta fasilitas istirahat guna menjaga kondisi pemudik selama perjalanan Lebaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Posko Mudik BPJS Kesehatan Hadir di Rest Area KM 429A Ungaran, Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik

Posko Mudik BPJS Kesehatan Hadir di Rest Area KM 429A Ungaran, Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik

Posko Mudik BPJS Kesehatan Hadir di Rest Area KM 429A Ungaran, Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik

Posko Mudik BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Km 429 A Ungaran
Posko Mudik BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Km 429 A Ungaran
featured-img

RASIKAFM SEMARANG – Mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 sekaligus memastikan pemudik tetap mendapatkan layanan kesehatan, BPJS Kesehatan menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan di sejumlah titik jalur transportasi utama di Indonesia. Salah satunya berada di Rest Area Tol Ungaran Km 429A yang menjadi jalur penting pemudik di ruas Tol Trans Jawa menuju wilayah Solo, Yogyakarta hingga Jawa Timur.

Posko mudik tersebut beroperasi selama 13 hingga 18 Maret 2026 dan memberikan layanan selama 24 jam penuh bagi para pemudik yang melintas.

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Bayu Teja Muliawan mengatakan Posko Mudik BPJS Kesehatan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan kesehatan selama perjalanan mudik.

Selain di Ungaran, posko juga tersedia di sejumlah titik strategis lain seperti Pelabuhan Merak, Terminal Pulo Gebang, Rest Area Tol Cipularang Km 88A, Rest Area Tol Cipali Km 166A, Rest Area Tol Masaran Km 519A, Terminal Purabaya, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta.

Mudik Jadi Tradisi dan Momentum Kebersamaan

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari mengatakan secara filosofis mudik tidak sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk mempererat silaturahmi serta memperbarui semangat kebersamaan.

Menurutnya, tradisi mudik memiliki makna mendalam karena menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali ke asal, berkumpul bersama keluarga, serta memperkuat hubungan sosial setelah lama berada di perantauan.

“Secara filosofis, mudik dimaknai sebagai perjalanan untuk kembali ke asal, mempererat silaturahmi, sekaligus memperbarui semangat kebersamaan setelah menjalani aktivitas di perantauan. Karena itu, mudik tidak hanya menjadi tradisi sosial semata, tetapi juga menjadi momentum refleksi kebahagiaan serta penguatan hubungan antaranggota keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Namun di balik kebahagiaan tersebut, perjalanan mudik juga menghadirkan tantangan tersendiri karena jutaan masyarakat melakukan perjalanan jarak jauh secara bersamaan dengan waktu tempuh yang panjang dan kondisi perjalanan yang tidak selalu mudah.

Oleh karena itu, kondisi kesehatan para pemudik menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan selama perjalanan.

“Dalam situasi seperti ini, kehadiran layanan kesehatan yang mudah diakses menjadi bagian penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN memiliki tanggung jawab memastikan akses pelayanan kesehatan tetap tersedia kapan pun dan di mana pun dibutuhkan, termasuk ketika masyarakat sedang melakukan perjalanan mudik,” kata Vetty.

Berbagai layanan kesehatan ringan dan istirahat disediakan
Layanan 24 Jam bagi Pemudik

Ia menjelaskan bahwa Posko Mudik BPJS Kesehatan 2026 diselenggarakan selama enam hari di delapan titik lokasi yang merupakan simpul pergerakan pemudik dengan mobilitas tinggi setiap tahunnya.

Melalui posko tersebut, BPJS Kesehatan menghadirkan berbagai layanan kesehatan selama 24 jam dengan dukungan tenaga medis profesional yang terdiri dari dokter, perawat, serta petugas BPJS Kesehatan. Selain itu juga tersedia ambulans yang selalu siap siaga apabila dibutuhkan.

Para pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan seperti konsultasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, tindakan medis sederhana yang bersifat kegawatdaruratan, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan penanganan lebih lanjut.

Selain layanan kesehatan, posko juga menyediakan fasilitas istirahat dan relaksasi bagi pemudik, makanan dan minuman ringan, serta fasilitas pengisian daya (charging) gratis bagi masyarakat yang singgah selama perjalanan.

Lebih dari sekadar layanan kesehatan, Posko Mudik BPJS Kesehatan juga menjadi sarana untuk semakin mendekatkan Program JKN kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi di lokasi posko.

“Melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan semakin memahami hak dan manfaat yang dimiliki sebagai peserta JKN, termasuk bahwa layanan kesehatan tetap dapat diakses meskipun berada di luar wilayah domisili,” jelasnya.

Perjalanan Mudik Yang Lebih Baik

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Dwi Syaiful NH menilai pelaksanaan arus mudik yang baik adalah perjalanan pemudik berlangsung lancar dan aman dengan tetap mengedepankan aspek kesehatan masyarakat.

“Pada momentum mudik tahun ini para pemudik dapat merasakan perjalanan yang lebih baik. Arus mudik berjalan lancar, aman, dan tetap mengedepankan aspek kesehatan masyarakat berkat berbagai upaya pelayanan kesehatan yang telah disiapkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan, termasuk terhadap BPJS Kesehatan, terus meningkat. Hal tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan akses layanan kesehatan.

Pengawasan Program JKN

Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Paulus Agung Pambudhi mengatakan mudik Lebaran merupakan momen yang sangat dinantikan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Namun perjalanan jauh yang ditempuh pemudik membutuhkan kesiapan fisik serta dukungan layanan kesehatan yang memadai.

“BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN berkomitmen memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan kapan pun dan di mana pun dibutuhkan, termasuk selama periode mudik dan arus balik Lebaran,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan Posko Mudik BPJS Kesehatan dapat menjadi tempat singgah yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.

“Semoga perjalanan mudik masyarakat tahun ini dapat berjalan lancar, aman, sehat, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua...
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Ketua PWNU Jawa Tengah, K.H. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), menegaskan lima pilar strategis sebagai arah transformasi Nahdlatul Ulama dalam menghadapi perubahan zaman. Gagasan tersebut menekankan penguatan...
Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah menggagalkan penyelundupan sabu menggunakan bus antarkota dengan menangkap kondektur berinisial DM (38) di Gerbang Tol Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026). Polisi menyita 3,77 gram sabu yang disembunyikan dalam botol permen dan kini memburu pemasok berinisial A yang diduga memasok narkotika untuk diedarkan di wilayah Jawa Tengah.
Sabu Disembunyikan di Botol Permen, Kondektur Bus Antarkota Ditangkap di Gerbang Tol Banyumanik
Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah menggagalkan penyelundupan sabu menggunakan bus antarkota dengan menangkap kondektur berinisial DM (38) di Gerbang Tol Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026)....
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak 2
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak
Seorang remaja asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bernama Shely Visesa (19) ditemukan selamat di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (2/8/2026) malam. Penemuan tersebut merupakan hasil koordinasi...
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan...

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga