URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi meluncurkan program Collaborative Online International Learning (COIL) Course for Economics Program, bekerja sama dengan Departemen Ekonomi Bukidnon State University (BukSU) Filipina. Program ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa serta dosen kedua universitas melalui pembelajaran daring berbasis kolaborasi internasional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

UKSW dan BukSU Filipina Perkenalkan COIL, Pembelajaran Global di Era Digital

UKSW dan BukSU Filipina Perkenalkan COIL, Pembelajaran Global di Era Digital

UKSW dan BukSU Filipina Perkenalkan COIL, Pembelajaran Global di Era Digital

UKSW akan memperluas program COIL ini ke fakultas lain di UKSW dan universitas-universitas lain di Asia Tenggara.
UKSW akan memperluas program COIL ini ke fakultas lain di UKSW dan universitas-universitas lain di Asia Tenggara.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) secara resmi meluncurkan program Collaborative Online International Learning (COIL) Course for Economics Program baru-baru ini, bekerja sama dengan Departemen Ekonomi Bukidnon State University (BukSU) Filipina. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkaya pengalaman belajar bagi mahasiswa dan dosen dari kedua universitas, melalui pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi daring.

COIL menyatukan mahasiswa dan dosen dari UKSW dan BukSU dalam pembelajaran daring yang berfokus pada topik-topik seperti makroekonomi dan ekonometrika. Program ini dirancang untuk membuka wawasan lebih luas bagi mahasiswa dan dosen, agar siap menghadapi tantangan ekonomi global, sekaligus memanfaatkan teknologi untuk menciptakan interaksi internasional yang lebih mudah dijangkau.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian (WR KK) UKSW Profesor Yafet Yosafet Wilben Rissy saat acara peluncuran COIL menyampaikan bahwa COIL merupakan salah satu upaya strategis dan konkrit dalam memperkuat posisi UKSW di kancah pendidikan global. “Kami sangat bangga bisa memulai program ini dengan BukSU. Teknologi memungkinkan kami mengatasi batasan geografis, menjembatani mahasiswa dan dosen dari berbagai negara untuk berkolaborasi, berdiskusi, dan saling berbagi pengetahuan lebih mendalam,” ungkap Profesor Yafet.

COIL menciptakan atmosfer akademik internasional. Ia juga menekankan bahwa model ini dapat dijalankan secara efisien dengan biaya rendah berkat dukungan teknologi. Sejauh ini, kantor WR KK telah memfasilitasi kolaborasi antara Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW dengan Departemen Ekonomi BukSU dan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dengan Kwansei Gakuin University (KGU). Dinyatakannya, Pimpinan Universitas pun terus mendorong pengembangan COIL di UKSW di fakultas lain melalui Direktorat Kerja Sama (DIKER).

President BukSU Dr. Joy M. Mirasol menekankan pentingnya kolaborasi antar institusi melalui inisiatif COIL yang memungkinkan mahasiswa untuk memperluas wawasan global dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks. Ia mengajak peserta untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, beradaptasi dengan perubahan, serta bekerja sama dalam mengatasi isu sosial, ekonomi, dan lingkungan demi mencapai pembangunan berkelanjutan. “Dengan kerja sama internasional, kita dapat menciptakan solusi yang inklusif dan tangguh untuk masa depan,” tegasnya.

Program COIL sendiri membuka peluang bagi mahasiswa UKSW untuk berdiskusi lintas budaya dengan mahasiswa BukSU, meningkatkan pemahaman mereka tentang topik-topik ekonomi global, dan mendapat sertifikat internasional yang tentunya akan memperkaya portofolio mereka.

UKSW juga memiliki rencana untuk mengembangkan program pertukaran mahasiswa dengan BukSU di masa depan. “Kami berharap COIL ini tidak hanya terbatas pada format daring, tetapi juga berkembang menjadi program pertukaran mahasiswa dan dosen antara kedua universitas,” tambah Ronny Prabowo, Ph.D.

BACA JUGA :

Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved