URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia meluncurkan program strategis pemberdayaan usaha tani kopi berbasis komunitas di Dusun Cukil, Kabupaten Semarang, sejak Juni hingga Desember 2025, guna mengoptimalkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

UKSW dan Kemendiktisaintek Inisiasi Pemberdayaan Usaha Kopi di Dusun Cukil

UKSW dan Kemendiktisaintek Inisiasi Pemberdayaan Usaha Kopi di Dusun Cukil

UKSW dan Kemendiktisaintek Inisiasi Pemberdayaan Usaha Kopi di Dusun Cukil

Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Kelompok Tani Kopi Robusta Dusun Cukil Foto dok IST
Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Kelompok Tani Kopi Robusta Dusun Cukil Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – UKSW berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia dalam menginisiasi sebuah program strategis yang berfokus pada penguatan usaha tani kopi berbasis komunitas di Dusun Cukil, Kabupaten Semarang.

Program ini dikemas dalam skema Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tajuk “Pemberdayaan Kelompok Tani Kopi Robusta Dusun Cukil: Sinergi Petani dan Pemerintah Dusun dalam Pengolahan Pascapanen dan Skema Bagi Hasil untuk Kesejahteraan.” Kegiatan ini merupakan bagian dari Skim Kemitraan Masyarakat Tahun Anggaran 2025 yang didanai oleh Kemendiktisaintek, dengan orientasi utama pada optimalisasi potensi lokal secara berkelanjutan.

Salah satu agenda utama yang dilaksanakan adalah penyuluhan teknik pemangkasan dan peremajaan tanaman kopi robusta nangka, varietas lokal unggulan yang memiliki karakteristik pohon menjulang tinggi dan rimbun. Penyuluhan tersebut dipandu oleh Dosen Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) UKSW Ir. Djoko Murdono, M.S., yang dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemangkasan berkala sebagai strategi efektif menjaga produktivitas tanaman tanpa harus melakukan penanaman ulang.

“Pemangkasan berkala menjadi kunci mempertahankan kesehatan dan produktivitas, khususnya untuk robusta nangka yang memiliki struktur tanaman tinggi,” jelasnya saat mendampingi praktik langsung di kebun bersama para petani.

Ketua Tim PkM, Hanna Prillysca Chernovita, menyampaikan bahwa pendekatan yang digunakan tidak berhenti pada aspek pelatihan teknis semata, tetapi juga mencakup pendampingan intensif terhadap penguatan usaha tani, pengembangan kapasitas komunitas, serta penanaman nilai-nilai kolaborasi dan gotong royong dalam tata kelola agribisnis kopi.

“Kami hadir tidak sekadar memberi pelatihan, tetapi turut membangun ekosistem kewirausahaan sosial yang adil dan berkelanjutan, dimulai dari proses produksi, pencatatan hasil, hingga strategi promosi,” ungkapnya.

Program ini merupakan lanjutan dari kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang telah dilaksanakan pada akhir Juni 2025, melibatkan Tim PkM UKSW, Kelompok Tani Kopi, dan Pemerintah Dusun Cukil. FGD bertujuan menyamakan persepsi, merumuskan agenda kerja bersama, serta membentuk kerangka kolaborasi yang inklusif dan partisipatif sepanjang pelaksanaan program.

Sebagai bentuk dukungan nyata, kelompok tani juga akan menerima bantuan peralatan pasca panen berupa mesin huller dan pulper untuk meningkatkan efisiensi produksi. Selain itu, tim juga akan memberikan pendampingan dalam proses pengembangan merek, perancangan kemasan, serta perluasan akses pasar agar kopi robusta Cukil memiliki daya saing lebih tinggi di pasar yang lebih luas.

Tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator positif keberterimaan program ini di tingkat lokal. Ketua Kelompok Tani, Salim, mengungkapkan apresiasinya terhadap penyuluhan yang diselenggarakan. “Selama ini kami sering bingung memangkas pohon kopi yang tinggi. Penyuluhan ini memberi pemahaman praktis dan dengan praktik langsung, kami lebih mudah memahaminya,” tuturnya.

Program ini akan berlangsung hingga Desember 2025 dan diharapkan menjadi model ideal dalam pemberdayaan desa berbasis kewirausahaan sosial, penerapan teknologi tepat guna, serta kemitraan strategis antara masyarakat dan perguruan tinggi.

Dengan dukungan penuh dari Kemendiktisaintek, program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan petani serta menjadi contoh praktik baik pemberdayaan desa yang dapat direplikasi di wilayah lainnya.

BACA JUGA :

Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved