URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) telah menjalin kerja sama yang resmi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara kedua belah pihak pada tanggal 20 Maret 2023 di kampus Indonesia Mini UKSW Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

UKSW dan UGM Kerja Sama Melalui Mata Kuliah Bersama

UKSW dan UGM Kerja Sama Melalui Mata Kuliah Bersama

UKSW dan UGM Kerja Sama Melalui Mata Kuliah Bersama

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., dan Direktur ICRS Zainal Abidin Bagir, Ph.D. Usai penandatangganan Nota Kesepahaman antara kedua belah pihak, di kampus Indonesia Mini UKSW Salatiga.

Foto dok IST

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., dan Direktur ICRS Zainal Abidin Bagir, Ph.D. Usai penandatangganan Nota Kesepahaman antara kedua belah pihak, di kampus Indonesia Mini UKSW Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi menjalin kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS). Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman antara kedua belah pihak, (20/03/2023) di kampus Indonesia Mini UKSW Salatiga. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UKSW Intiyas Utami, dan Direktur ICRS Zainal Abidin Bagir.

Dengan adanya Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi bentuk legal dari hubungan baik yang sudah terjalin lama oleh kedua pihak, khususnya dengan Fakultas Teologi UKSW.
Dalam sambutannya, Zainal Abidin Bagir, mengatakan, kerjasama ini antara kedua belah pihak sudah termasuk juga mahasiswanya.

“Kami menerima banyak sekali lulusan UKSW, baik S2 maupun S3. Mahasiswa dari UGM datang kesini (UKSW-red) dan mahasiswa UKSW kesana (UGM-red) untuk mengikuti mata kuliah Interreligious Dialogue, ini menjadi momentum untuk lebih mempererat kerja sama kita dalam banyak bidang, dan membawa kebaikan untuk UKSW dan ICRS,” kata Zainal Abidin Bagir.

Rektor Intiyas menyambut baik jalinan kerja sama ini.

“Dengan kerja sama yang secara praktis sudah dilaksanakan bisa menjadi model bersama untuk merekatkan Indonesia dalam bingkai kebersamaan dan kebhinekaan,” kata Rektor Intiyas.

Sebelumnya Rektor Intiyas mengatakan bahwa UKSW bukan sekedar kampus pendidikan, tetapi juga kampus yang menjaga toleransi. Terlebih, kampus yang sudah mendapatkan peringkat akreditasi institusi Unggul ini berada di kota Salatiga yang meraih predikat salah satu kota tertoleran di Indonesia.

BACA JUGA :

Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
WhatsApp Image 2026-09-01 at 21.14
Dalam Rangka Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Gelar Baksos, Penyaluran Beras di 3 Panti Asuhan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved