URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pentingnya peran hubungan masyarakat (Humas) dalam membentuk citra pemerintah yang baik di mata masyarakat. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menegaskan bahwa Humas merupakan garda terdepan dalam membangun komunikasi publik yang efektif untuk kesejahteraan masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang: Humas Adalah Garda Terdepan dalam Membangun Komunikasi Publik yang Efektif

Wali Kota Semarang: Humas Adalah Garda Terdepan dalam Membangun Komunikasi Publik yang Efektif

Wali Kota Semarang: Humas Adalah Garda Terdepan dalam Membangun Komunikasi Publik yang Efektif

Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri acara GPR (Government Public Relations) Dialogue dengan tema Membangun Komunikasi Publik Yang Efektif, untuk kesejateraan masyarakat di Situation Room Balai Kota, Selasa (28/3/2023).
featured-img

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, telah menegaskan betapa pentingnya peran bagian hubungan masyarakat (Humas) bagi Pemerintah Daerah, khususnya Pemkot Semarang.

Beliau menegaskan bahwa humas adalah garda terdepan dalam melahirkan citra pemerintah yang baik di mata masyarakat. Beliau juga menekankan bahwa komunikasi yang baik dari humas akan mendapatkan respon yang baik dari masyarakat.

Mbak Ita, begitu ia akrab disapa, mengungkapkan bahwa humas harus dianggap sebagai corong atau penghubung antara pemerintah kota dengan masyarakat. Apabila cara komunikasi dan kehumasan yang digunakan tidak baik, maka hal yang akan diterima oleh masyarakat juga akan tidak baik.

Bahkan program yang bagus pun tidak akan mendapat apresiasi dari masyarakat jika tidak disampaikan dengan baik. Hal ini disampaikan Mbak Ita pada acara GPR (Government Public Relations) Dialogue dengan tema “Membangun Komunikasi Publik Yang Efektif, untuk Kesejateraan Masyarakat” di Situation Room Balai Kota Semarang pada hari Selasa, tanggal 28 Maret 2023.

Mbak Ita juga mengingatkan bahwa peran humas tidak hanya terbatas pada hal-hal yang bersifat verbal atau langsung, tetapi juga harus memiliki peran di media sosial. Humas diharapkan dapat mengakomodir informasi dari Pemerintah Kota Semarang untuk disampaikan kepada masyarakat mengenai program-program pemerintah yang sudah maupun akan dilaksanakan, sehingga dapat tersampaikan dengan baik.

Sebagai Founder dan CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan menjelaskan bahwa kegiatan seperti GPR Dialogue ini diadakan secara rutin dan berpindah-pindah lokasi setiap bulannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengkaji peran humas di wilayah yang dikunjungi dan mengumpulkan praktisi-praktisi kehumasan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman.

Acara ini dihadiri oleh praktisi-praktisi public relation atau humas dari beberapa instansi yang ada di Kota Semarang, seperti rumah sakit, perguruan tinggi, BUMN, Diskominfo Provinsi Jawa Tengah, dan dari media massa serta komunitas public relation.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga