URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wanita Hamil 8 Bulan Ditemukan Meninggal, Kekasih Langsung Diamankan Polisi

Wanita Hamil 8 Bulan Ditemukan Meninggal, Kekasih Langsung Diamankan Polisi

Wanita Hamil 8 Bulan Ditemukan Meninggal, Kekasih Langsung Diamankan Polisi

featured-img
Kamar Seorang wanita yang ditemukan meninggal dunia dalam keadaan hamil delapan bulan di kamar DJ Kost Jalan Condrokusumo RT 8 RW 5, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat sekira pukul 13.00 WIB.

RASIKAFM – Seorang wanita ditemukan meninggal dunia dalam keadaan hamil delapan bulan di kamar DJ Kost Jalan Condrokusumo RT 8 RW 5, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat sekira pukul 13.00 WIB.

Korban bernama Solvi Ayu Nugraha (23) warga Blora jasadnya ditemukan dalam keadaan terlentang serta mengeluarkan cairan dari dalam mulut dan tubuh yang sudah kaku.

Diketahui, korban sudah menetap selama  tiga bulan bersama kekasihnya yang bernama Agung Dwi Saputro (18) warga Surakarta.

Saksi mata Anggito (19) menerangkan saat ini kekasih korban sudah diamankan oleh pihak Kepolisian guna melakukan proses penyelidikan penyebab korban meninggal.

“Agung ditahan (diamankan) oleh Kepolisian sekitar jam 3 (sore) atau sekitar setengah 4,” katanya kepada RASIKAFM dilokasi kejadian.

Pria asal Demak mengatakan bahwa mengetahui kejadian tersebut ketika hendak pergi untuk melakukan ibadah salat Jum’at.

Ketika hendak pergi, kata dia, kekasih korban memanggilnya untuk meminta pertolongan untuk memeriksa kondisi korban yang sudah tidak sadar.

Setelah ia masuk untuk memeriksa, lanjut dia, wajah korban terlihat sudah menghitam dan mengeluarkan cairan di dalam mulutnya.

“Saya pergi mau Jum’atan. Terus dipanggil cowoknya (Agung) minta tolong, mas ini mbaknya kok wajahnya item semua. Terus saya lihat ini sudah enggak ada (meninggal),” ujarnya.

Usai melihat hal itu, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT setempat yang selanjutnya diteruskan ke pihak Kepolisian.

Anggito menambahkan, pada Kamis (19/8) korban terlihat seperti orang kesakitan dengan nafas yang sangat berat. Pada hari itu juga korban berada di dalam kamar mandi selama tiga jam yang membuatnya khawatir jika terjadi apa-apa.

“Tak tungguin kok lama banget. Terus saya paksa kalau sakit bawa rumah sakit biar dikasih obat. Gak mas ini kakinya keram katanya tapi kok daritadi nafasnya juga ngos-ngosan kaya orang kesakitan,” ujarnya

Ia juga mengaku tidak mengetahui ketika ditanya diminta untuk menggugurkan kandung oleh kekasih korban. Ia juga menerangkan akhir-akhir ini juga tidak ada keributan di dalam kamar korban.

“Waktu itu terus saya minta bantuan sama pekerja bangunan buat ngangkat tubuhnya (korban) ke dalam kamar,” ucapnya.

Sebelumnya, kata dia, dirinya juga menemukan bercak darah di dalam kamar mandi yang diduga berasal dari korban.

“Pas di kamar mandi saya ada sempet ketemu sama darah. Korban masuk disini sudah dalam posisi hamil cuma tidak mau ngaku,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Semarang Barat, Kompol Dina Novitasari menjelaskan adanya penemuan jasad perempuan tersebut masih dalam pengembangan oleh Satreskrim Polrestabes Semarang.

“Benar, pemeriksaan sementara dari puskesmas karena sakit namun masih di dalami lagi. Selanjutnya ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Semarang,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dalam pantauan, jenazah sudah dievakuasi ke RSUP Kariadi sekitar pukul 18.00 WIB untuk diautopsi guna penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved