Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang pada pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca di Kota Semarang terpantau berawan. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 5 kilometer per jam. Suhu udara tercatat 27,3 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 95 persen.
Dalam prakiraan cuaca harian, BMKG memperkirakan wilayah Semarang pada pagi hari mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang, sore, hingga awal malam, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah kawasan. Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 3–27 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60–90 persen.
Sementara itu, secara umum wilayah Jawa Tengah pada pagi hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Pada siang, sore, hingga awal malam, cuaca umumnya berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang yang tersebar tidak merata dan berlangsung pada waktu yang bervariasi di berbagai daerah.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat berdurasi singkat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah pegunungan, dataran tinggi, kawasan Pantura bagian tengah hingga barat, sebagian wilayah Solo Raya, dan daerah sekitarnya.
Masyarakat di wilayah rawan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem berupa banjir, tanah longsor, angin kencang atau puting beliung, serta sambaran petir, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat.
Di sektor kelautan, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter. Sementara di Perairan Selatan Jawa Tengah, tinggi gelombang mencapai 1,25–2,5 meter. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi nelayan dan pengguna jasa transportasi laut yang beraktivitas di wilayah perairan Jawa Tengah.
Sumber:
*Prakiraan Cuaca Jawa Tengah*
Berlaku Pukul 07.00 – 19.00 WIB Tanggal 22 Mei 2026 pic.twitter.com/4Z3dlsVg0B— BMKG Ahmad Yani Semarang (@BMKGAhmadYani) May 21, 2026