KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal

Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal

Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Tengah bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudparekraf) Jawa Tengah menggelar Ngobrol Kreatif Bersama Gubernur Jawa Tengah dengan Pelaku Ekonomi Kreatif, di Hotel Wahid Prime Salatiga Rabu (10.2026)

Kegiatan yang mengusung tema “Jateng Creative Hub Forum sebagai Upaya Mengintegrasikan Ruang Kolaboratif dengan Jaringan Kreator Lokal untuk Keberlanjutan Ekonomi Daerah” tersebut menjadi wadah pertemuan bagi pelaku ekonomi kreatif, komunitas, akademisi, media, dan pemerintah untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua DPW Gekrafs Jawa Tengah Berty Diah Rahmana, Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Salatiga Prof Maslikhah serta perwakilan komunitas dan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor di Jawa Tengah.

Ketua DPW Gekrafs Jawa Tengah Berty Diah Rahmana menegaskan pentingnya membangun koneksi dan kolaborasi antarkreator untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jawa Tengah.

Menurutnya, provinsi ini memiliki banyak talenta kreatif yang potensial, namun masih membutuhkan lebih banyak ruang untuk saling terhubung, berbagi peluang, dan berkembang bersama.

“Kalau ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi kalau ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama,” ujar Berty dalam sesi diskusi yang diselenggarakan di Hotel Wahid Prime Salatiga.

Ia menambahkan, pelaku ekonomi kreatif perlu mulai memandang sesama kreator sebagai mitra kolaborasi, bukan sekadar kompetitor.

Dengan jejaring yang kuat, berbagai ide, karya, dan inovasi dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan dampak nyata bagi daerah.

Berty berharap forum tersebut mampu menghasilkan kerja sama yang berkelanjutan dan tidak berhenti pada pertemuan semata.

“Saya berharap dari forum ini lahir kolaborasi-kolaborasi baru, bukan hanya bertukar kartu nama lalu selesai. Mari saling terhubung, saling menguatkan, dan bersama-sama membangun ekonomi kreatif Jawa Tengah yang lebih maju,” Ujanya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]