URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
DPW Gekrafs Jawa Tengah bersama Disbudparekraf Jateng menggelar forum ekonomi kreatif di Hotel Wahid Prime Salatiga, Rabu (10/6/2026), guna memperkuat kolaborasi antarkreator, komunitas, akademisi, media, dan pemerintah. Forum yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi itu mendorong terbentuknya jejaring kreatif berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal

Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal

Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Tengah bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudparekraf) Jawa Tengah menggelar Ngobrol Kreatif Bersama Gubernur Jawa Tengah dengan Pelaku Ekonomi Kreatif, di Hotel Wahid Prime Salatiga Rabu (10.2026)

Kegiatan yang mengusung tema “Jateng Creative Hub Forum sebagai Upaya Mengintegrasikan Ruang Kolaboratif dengan Jaringan Kreator Lokal untuk Keberlanjutan Ekonomi Daerah” tersebut menjadi wadah pertemuan bagi pelaku ekonomi kreatif, komunitas, akademisi, media, dan pemerintah untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua DPW Gekrafs Jawa Tengah Berty Diah Rahmana, Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Salatiga Prof Maslikhah serta perwakilan komunitas dan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor di Jawa Tengah.

Ketua DPW Gekrafs Jawa Tengah Berty Diah Rahmana menegaskan pentingnya membangun koneksi dan kolaborasi antarkreator untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jawa Tengah.

Menurutnya, provinsi ini memiliki banyak talenta kreatif yang potensial, namun masih membutuhkan lebih banyak ruang untuk saling terhubung, berbagi peluang, dan berkembang bersama.

“Kalau ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi kalau ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama,” ujar Berty dalam sesi diskusi yang diselenggarakan di Hotel Wahid Prime Salatiga.

Ia menambahkan, pelaku ekonomi kreatif perlu mulai memandang sesama kreator sebagai mitra kolaborasi, bukan sekadar kompetitor.

Dengan jejaring yang kuat, berbagai ide, karya, dan inovasi dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan dampak nyata bagi daerah.

Berty berharap forum tersebut mampu menghasilkan kerja sama yang berkelanjutan dan tidak berhenti pada pertemuan semata.

“Saya berharap dari forum ini lahir kolaborasi-kolaborasi baru, bukan hanya bertukar kartu nama lalu selesai. Mari saling terhubung, saling menguatkan, dan bersama-sama membangun ekonomi kreatif Jawa Tengah yang lebih maju,” Ujanya.

BACA JUGA :

Hari Jadi ke-81 Jateng Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved