RASIKAFM.COM | TENGARAN – Sebanyak 375 orang asal kabupaten Semarang kini tengah mengikuti Program Pelatihan dan Penempatan Sektor Garmen yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Semarang dengan mengandeng beberapa LPK yang ada.
Salah satunya Adalah LPK Surya Intan di Kembangsari Tengaran kabupaten Semarang.
Kepada rasikafm.com, Laila Isnaina Fatimah, Kabid Pelatihan Penempatan Media dan Transmigrasi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Semarang, mengatakan jika program pelatihan menjahit ini sudah dilakukan sejak 2022 lalu, dengan memberikan pelatihan kepada 1000 peserta, namun karena saat ini memasuki masa efisiensi maka jumlahnya dikurangi. “Sejak 2022 Dinas berikan kepada 1000 peserta, namun tahun 2026 hanya membuat 15 paket dengan peserta 25 orang, nantinya akan tersebar dibeberapa LPK, mereka belajar 14 hari, jika sudah lulus maka peserta akan disalurkan ke Perusahaan yang membutuhkan” ujar Laila.
Menurut Laila, Pihak dinas memfasilitasi dan melatih mereka, semua program diberikan gratis, peserta mendapat makan siang, uang saku serta akan disalurkan jika sudah lulus.
Tahun 2026 Dinas memberikan pelatihan dengan mengandeng LPK di kecamatan Tengaran, Bawen, Suruh dan Jambu serta Getasan, dengan catatan LPK yang sudah siap menampung siswa pelatihan.

Sementara itu Pimpinan LPK Surya Intan Tengaran, Srining Asmudi mengatakan, jika sejak 2022 lalu LPK milik nya sudah melatih jahit kepada warga disekitar wilayah Tengaran dan sekitarnya, Sebagian besar dari mereka kini sudah bekerja di sektor garmen yang tersebar luas di Tengaran dan Salatiga.
“LPK kami ada sejak tahun 2008 lalu, hingga kini sudah meluluskan ribuan siswa, rata rata mereka kini sudah bekerja, bahkan ada juga yan membuka jahitan dirumah”. Kata Srining bangga.
Menurutnya selama 14 hari kedepan siswa akan diberikan pelatihan menjahit, mulai memotong bahan, membuat pola dan menjahit baju dengan model masa kini.
Budiyanto salah seorang peserta asal Banyubiru mengaku mengikuti program jahit karena saat ini sedang menganggur setelah sebelumya bekerja di pabrik Tengaran.
“Bisa menjahit kayaknya enak, kalo lulus langsung kerja dan gajinya lumayan” ujanya