URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Puncak Hari Jadi ke-505 Kabupaten Semarang ditandai prosesi Metri Bumi Serasi dan Jamasan Pusaka Ki Ageng Pandanaran di rumah dinas Bupati Semarang, Rabu (11/2/2026). Kegiatan dipimpin Bupati Ngesti Nugraha bersama tokoh adat sebagai wujud syukur dan pelestarian budaya. Prosesi diawali wilujengan, kirab, serta jamasan enam pusaka menggunakan air dari 19 kecamatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jamasan Enam Pusaka Warnai Puncak HUT ke-505 Kabupaten Semarang

Jamasan Enam Pusaka Warnai Puncak HUT ke-505 Kabupaten Semarang

Jamasan Enam Pusaka Warnai Puncak HUT ke-505 Kabupaten Semarang

Pusaka berupa tombak trisula peninggalan Ki Ageng Pandanaran (Bupati Semarang I) dijamas dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-505 Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (11/2/2026) sore. Foto: win
Pusaka berupa tombak trisula peninggalan Ki Ageng Pandanaran (Bupati Semarang I) dijamas dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-505 Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (11/2/2026) sore. Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Puncak peringatan Hari Jadi ke-505 Kabupaten Semarang ditandai dengan rangkaian prosesi Metri Bumi Serasi dan Jamasan Pusaka peninggalan Ki Ageng Pandanaran di kompleks rumah dinas Bupati Semarang, Rabu (11/2/2026) sore.

Prosesi diawali dengan wilujengan atau selamatan dan kenduri sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dalam kesempatan itu juga dilakukan jamasan enam pusaka Kabupaten Semarang yang terdiri atas satu tombak lurus, dua tombak trisula, serta tiga bilah keris.

Penjamas pusaka, Sutikno, mengatakan jamasan tidak sekadar kegiatan simbolik membersihkan keris dan tombak, tetapi menjadi momentum introspeksi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Semarang.

“Hari ini hari yang istimewa karena ulang tahun Kabupaten Semarang ke-505. Jamasan ini bukan hanya mensucikan pusaka secara fisik, tetapi juga menjadi ajang introspeksi agar satu tahun ke depan kita bisa melaksanakan tugas-tugas membangun Kabupaten Semarang lebih maju dan gemah ripah toto tentrem,” ujarnya.

Ia menambahkan, pusaka yang dijamas merupakan peninggalan leluhur, Panji atau Ki Ageng Pandanaran. Tombak disebut sebagai simbol dan energi bagi wilayah Kabupaten Semarang yang telah ada sejak ratusan tahun silam, dari era Pajajaran hingga Majapahit. Sutikno juga mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengenal budaya, tetapi mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebuah keris penuh filosofi. Generasi muda harus tetap semangat melestarikan budaya. Salam budaya, semoga lestari budaya Kabupaten Semarang,” katanya.

Air untuk prosesi jamasan diambil dari sumber mata air di 19 kecamatan se-Kabupaten Semarang. Pengambilan air melibatkan masyarakat desa hingga pelajar, kemudian diestafetkan antar kecamatan sebelum dibawa ke pendopo untuk digunakan dalam jamasan.

Juru kunci pusaka, Moh Edy Sukarno, menjelaskan rangkaian kegiatan Metri Bumi Serasi meliputi metri bumi dan susuk wangan atau kegiatan konservasi sumber mata air di masing-masing desa.

“Metri bumi adalah ajakan kesadaran kepada seluruh elemen masyarakat bahwa manusia sebagai wakil Tuhan memiliki dharma memayu hayuning bawono, menjaga dan memperindah dunia,” jelasnya.

Kegiatan diawali dengan pembersihan sumber mata air, penanaman vegetasi, serta pelepasan ikan dan burung sebagai simbol kelestarian alam. Air dari masing-masing sumber kemudian dikumpulkan dan diestafetkan antar kecamatan sebagai simbol pewarisan kesadaran dari generasi ke generasi.
Menurutnya, jamasan pusaka memiliki makna eksoteri dan esoteri. Secara eksoteri, jamasan bertujuan merawat fisik pusaka agar tidak rusak akibat korosi. Secara esoteri, pusaka merupakan cerminan jati diri pemiliknya.

“Air sebagai media jamasan melambangkan penguripan atau kehidupan. Saat pusaka dikirap, peserta menjalani laku topo bisu, tidak berbicara. Maknanya sepi ing pamrih, rame ing gawe, bekerja tanpa pamrih demi pengabdian pada kehidupan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan Metri Bumi Serasi menjadi momentum untuk nguri-uri atau melestarikan seni budaya Kabupaten Semarang sekaligus memperkuat rasa syukur atas hasil bumi masyarakat.

“Dari 19 kecamatan dibagi dua jalur, masing-masing menitipkan hasil bumi seperti padi, jagung, kelapa, sayuran, buah-buahan hingga durian berongkol. Ini wujud syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan kepada para petani dan masyarakat,” bebernya.

Menurutnya, peringatan hari jadi juga menjadi ajang memperkuat identitas daerah melalui penggunaan pakaian gagrak khas Kabupaten Semarang yang kini menjadi seragam resmi hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Kita memohon kepada Allah SWT agar masyarakat Kabupaten Semarang senantiasa sehat, diberi keberkahan, kondusif, damai, dijauhkan dari bencana, serta ke depan semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Besukan Lebaran Penuh Haru, Ratusan Keluarga Datangi Rutan Salatiga
Besukan Lebaran Penuh Haru, Ratusan Keluarga Datangi Rutan Salatiga
Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku Mulai 24 Maret 2026
Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku Mulai 24 Maret 2026
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
TG
Berikan Kenyamanan Pemudik, Kodim 0714/Salatiga Dirikan Posko Pengamanan SCI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal

INFOGRAFIS

TERKINI

Besukan Lebaran Penuh Haru, Ratusan Keluarga Datangi Rutan Salatiga
Besukan Lebaran Penuh Haru, Ratusan Keluarga Datangi Rutan Salatiga
Layanan besukan tatap muka Idulfitri digelar Rutan Salatiga bersama ratusan keluarga warga binaan di Salatiga pada 22–23 Maret 2026, guna melepas rindu dalam dua sesi kunjungan terjadwal dengan pengamanan...
Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku Mulai 24 Maret 2026
Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku Mulai 24 Maret 2026
Rekayasa lalu lintas one way nasional diterapkan Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan dan operator tol di sejumlah ruas pada 24 Maret 2026, menyusul prediksi puncak arus balik 23–24 Maret, guna...
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
Rekayasa one way nasional arus mudik Lebaran 2026 resmi ditutup. Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tetap waspada, pastikan kondisi prima, BBM cukup, dan patuhi arahan petugas demi keselamatan.
TG
Berikan Kenyamanan Pemudik, Kodim 0714/Salatiga Dirikan Posko Pengamanan SCI
Arus mudik H-1 Lebaran di JLS Salatiga terpantau lengang. TNI bersama Pramuka dan Linmas mendirikan posko siaga lengkap dengan fasilitas istirahat dan ambulance untuk kenyamanan pemudik.
Indahnya Toleransi, Pemuda Gereja, Bantu Lancarkan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Ramayana Salatiga
Indahnya Toleransi, Pemuda Gereja, Bantu Lancarkan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Ramayana Salatiga
Shalat Idulfitri di halaman Mal Ramayana Salatiga berlangsung lancar dengan pengamanan ketat dari TNI/Polri. Para pemuda Gereja GPIB Tamansari turut membantu kelancaran ibadah, mencerminkan toleransi antar...
Muat Lebih

POPULER

Lonjakan pembelian bunga terjadi di Terminal Wisata Bandungan Indah, Kabupaten Semarang, Kamis (19/3/2026), oleh warga dari berbagai daerah menjelang Idulfitri, untuk kebutuhan ziarah dan hiasan rumah, dengan beragam pilihan bunga dijual terjangkau sehingga aktivitas pasar meningkat signifikan.
Jelang Lebaran, Ribuan Warga Serbu Pasar Bunga Bandungan
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Kembali Normal
ruas tol Solo- Ngawi
Tarif Tol Solo–Ngawi Disesuaikan Mulai 5 Januari 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved