KABAR RASIKA

Belanja Bijak Saat Ramadhan dan Lebaran, BI Jateng Ajak Masyarakat Kendalikan Inflasi dari Rumah

Belanja Bijak Saat Ramadhan dan Lebaran, BI Jateng Ajak Masyarakat Kendalikan Inflasi dari Rumah

Belanja Bijak Saat Ramadhan dan Lebaran, BI Jateng Ajak Masyarakat Kendalikan Inflasi dari Rumah

Wahyu Dewanti, Deputi Direktur KPw BI Jateng saat Talk Show di Radio Rasika Semarang

RASIKA Semarang – Momentum Ramadan selalu identik dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga. Namun di tengah euforia belanja dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), masyarakat diingatkan untuk tetap rasional. Hal ini ditegaskan dalam talk show di Radio Rasika Semarang menghadirkan Wahyu Dewanti, Deputy Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah.

Dalam perbincangan tersebut, Wahyu Dewanti menekankan pentingnya gerakan Belanja Bijak Bank Indonesia, sebuah kampanye edukasi yang mendorong masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan.

“Ramadan memang momen spesial. Konsumsi biasanya meningkat. Tapi kita perlu memastikan belanja tetap rasional, sesuai kebutuhan. Dengan begitu, kita ikut menjaga stabilitas harga dan membantu pengendalian inflasi,” ujar Wahyu Dewanti.

Kendalikan Inflasi dari Pola Belanja

Belanja Bijak menjadi bagian dari edukasi nasional Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang digagas Bank Indonesia. Gerakan ini tidak hanya soal mengatur pengeluaran pribadi, tetapi juga berdampak pada stabilitas ekonomi secara luas.

Menurut Wahyu, lonjakan permintaan yang tidak terkendali—terutama saat Ramadan dan Idulfitri—berpotensi mendorong kenaikan harga bahan pokok.

“Kalau masyarakat melakukan panic buying atau memborong berlebihan, permintaan melonjak tajam. Padahal stok tersedia. Ini bisa memicu kenaikan harga yang sebenarnya bisa kita cegah bersama,” jelasnya.

Karena itu, BI Jateng mengajak masyarakat untuk:

  • Membuat daftar kebutuhan sebelum berbelanja
  • Menghindari pembelian impulsif
  • Tidak terpengaruh diskon berlebihan
  • Mengelola anggaran bulanan dengan disiplin
  • Variasi Konsumsi, Jangan Terpaku Daging dan Ayam

Salah satu sorotan dalam diskusi adalah pola konsumsi masyarakat yang cenderung terfokus pada komoditas tertentu, seperti daging sapi dan ayam, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Wahyu mengingatkan bahwa konsumsi yang terlalu terkonsentrasi dapat memicu tekanan harga.

“Kita punya hasil tangkapan laut yang melimpah. Konsumsi ikan bisa menjadi alternatif yang sehat dan ekonomis. Konsumsi yang lebih bervariasi membantu menjaga keseimbangan permintaan,” ujarnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga didorong mulai beralih pada produk olahan sebagai alternatif bahan segar. Misalnya, cabai kering atau cabai olahan sebagai pengganti cabai segar.

“Rasanya tetap sama, fungsinya sama, tapi ini bisa membantu menjaga stabilitas harga komoditas yang sering bergejolak,” tambahnya.

Stop Pemborosan Pangan

Gerakan Belanja Bijak juga menekankan pentingnya hemat pangan. Ramadan, yang sejatinya menjadi bulan pengendalian diri, justru sering diwarnai peningkatan limbah makanan.

“Belanja secukupnya, masak secukupnya, konsumsi secukupnya. Jangan sampai makanan terbuang. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga nilai moral,” tegas Wahyu.

Dukung Produk Lokal dan Gunakan QRIS

Dalam kesempatan tersebut, BI Jateng juga mengajak masyarakat memprioritaskan produk lokal guna memperkuat ekonomi daerah dan mendukung pelaku UMKM.

Selain itu, transaksi non-tunai melalui QRIS terus didorong sebagai pilihan pembayaran yang praktis, aman, dan efisien.

“QRIS memudahkan transaksi, tercatat dengan baik, dan mendukung ekosistem ekonomi digital. Ini bagian dari belanja yang lebih bijak dan modern,” jelas Wahyu.

Peran Masyarakat Menentukan Stabilitas Harga

Belanja Bijak bukan sekadar kampanye seremonial, melainkan gerakan kolektif. Stabilitas harga, menurut BI, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dipengaruhi perilaku konsumsi masyarakat.

“Kalau kita belanja sesuai kebutuhan, tidak memborong, memilih produk lokal, dan bijak mengelola keuangan, kita sudah berkontribusi menjaga ekonomi Jawa Tengah tetap stabil,” pungkas Wahyu Dewanti.

Dengan semangat Ramadan yang mengajarkan pengendalian diri, Belanja Bijak diharapkan menjadi kebiasaan, bukan hanya gerakan musiman. (hrswd)

BACA JUGA :

Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Jenazah Deni Dwi Saputra, korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, tiba di rumah duka di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jumat (25/9/2026). Deni ditemukan di dalam kapal pada Selasa (22/9) setelah operasi pencarian selama sembilan hari dan dimakamkan di pemakaman umum desa setempat pada Jumat siang.
Tangis Keluarga Pecah, Iringi Pemakaman Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 di Boyolali
Jenazah Deni Dwi Saputra, korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, tiba di rumah duka di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jumat (25/9/2026). Deni ditemukan di dalam kapal pada Selasa (22/9) setelah...
Pelatihan Perspektif Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender bagi jurnalis dan pegiat media digelar di Wahid Prime, Jumat-Sabtu (25-26/9/2026). Kegiatan yang diikuti wartawan dari Salatiga, Kabupaten Semarang, dan sekitarnya tersebut membahas etika peliputan, teknik wawancara berperspektif korban, serta pencegahan reviktimisasi melalui pemberitaan.
OPSI ajak Jurnalis Wilayah USA Gelar Pelatihan Perspektif Pencegahan KBG
Pelatihan Perspektif Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender bagi jurnalis dan pegiat media digelar di Wahid Prime, Jumat-Sabtu (25-26/9/2026). Kegiatan yang diikuti wartawan dari Salatiga,...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 26 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 72 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
26 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 26 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 72 persen,...
Satresnarkoba Polres Semarang mengungkap keterlibatan dua pelajar asal Kabupaten Grobogan dalam peredaran tembakau sintetis atau gorila di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Keduanya diamankan polisi dan telah dilimpahkan ke kejaksaan. Berdasarkan pemeriksaan, tembakau sintetis diedarkan melalui media sosial, sementara polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Dua Pelajar Jadi Pengedar Tembakau Gorila, Ditangkap Polisi di Sumowono
Satresnarkoba Polres Semarang mengungkap keterlibatan dua pelajar asal Kabupaten Grobogan dalam peredaran tembakau sintetis atau gorila di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Keduanya diamankan polisi...
Satlantas Polres Salatiga terus melakukan patroli dan operasi terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar, termasuk hingga menjelang pagi pada Jumat dan Sabtu malam. Kasatlantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyana DS mengatakan penindakan juga disertai edukasi untuk meningkatkan kepatuhan lalu lintas dan mengurangi kebisingan.
Satlantas Salatiga Getol Razia Knalpot Brong, Jumat-Sabtu Malam Tiada Henti
Satlantas Polres Salatiga terus melakukan patroli dan operasi terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar, termasuk hingga menjelang pagi pada Jumat dan Sabtu malam. Kasatlantas Polres Salatiga...
Muat Lebih

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]