URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kampanye Belanja Bijak untuk menjaga stabilitas harga saat Ramadan disosialisasikan oleh Wahyu Dewanti dari Bank Indonesia dalam talk show di Radio Rasika FM. Program ini disampaikan kepada masyarakat Semarang saat Ramadan guna mencegah lonjakan harga melalui pola belanja rasional, konsumsi bervariasi, dan pemanfaatan pembayaran digital QRIS.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Belanja Bijak Saat Ramadhan dan Lebaran, BI Jateng Ajak Masyarakat Kendalikan Inflasi dari Rumah

Belanja Bijak Saat Ramadhan dan Lebaran, BI Jateng Ajak Masyarakat Kendalikan Inflasi dari Rumah

Belanja Bijak Saat Ramadhan dan Lebaran, BI Jateng Ajak Masyarakat Kendalikan Inflasi dari Rumah

Wahyu Dewanti, Deputi Direktur KPw BI Jateng saat Talk Show di Radio Rasika Semarang
Wahyu Dewanti, Deputi Direktur KPw BI Jateng saat Talk Show di Radio Rasika Semarang
featured-img

RASIKA Semarang – Momentum Ramadan selalu identik dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga. Namun di tengah euforia belanja dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), masyarakat diingatkan untuk tetap rasional. Hal ini ditegaskan dalam talk show di Radio Rasika Semarang menghadirkan Wahyu Dewanti, Deputy Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah.

Dalam perbincangan tersebut, Wahyu Dewanti menekankan pentingnya gerakan Belanja Bijak Bank Indonesia, sebuah kampanye edukasi yang mendorong masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan.

“Ramadan memang momen spesial. Konsumsi biasanya meningkat. Tapi kita perlu memastikan belanja tetap rasional, sesuai kebutuhan. Dengan begitu, kita ikut menjaga stabilitas harga dan membantu pengendalian inflasi,” ujar Wahyu Dewanti.

Kendalikan Inflasi dari Pola Belanja

Belanja Bijak menjadi bagian dari edukasi nasional Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang digagas Bank Indonesia. Gerakan ini tidak hanya soal mengatur pengeluaran pribadi, tetapi juga berdampak pada stabilitas ekonomi secara luas.

Menurut Wahyu, lonjakan permintaan yang tidak terkendali—terutama saat Ramadan dan Idulfitri—berpotensi mendorong kenaikan harga bahan pokok.

“Kalau masyarakat melakukan panic buying atau memborong berlebihan, permintaan melonjak tajam. Padahal stok tersedia. Ini bisa memicu kenaikan harga yang sebenarnya bisa kita cegah bersama,” jelasnya.

Karena itu, BI Jateng mengajak masyarakat untuk:

  • Membuat daftar kebutuhan sebelum berbelanja
  • Menghindari pembelian impulsif
  • Tidak terpengaruh diskon berlebihan
  • Mengelola anggaran bulanan dengan disiplin
  • Variasi Konsumsi, Jangan Terpaku Daging dan Ayam

Salah satu sorotan dalam diskusi adalah pola konsumsi masyarakat yang cenderung terfokus pada komoditas tertentu, seperti daging sapi dan ayam, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Wahyu mengingatkan bahwa konsumsi yang terlalu terkonsentrasi dapat memicu tekanan harga.

“Kita punya hasil tangkapan laut yang melimpah. Konsumsi ikan bisa menjadi alternatif yang sehat dan ekonomis. Konsumsi yang lebih bervariasi membantu menjaga keseimbangan permintaan,” ujarnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga didorong mulai beralih pada produk olahan sebagai alternatif bahan segar. Misalnya, cabai kering atau cabai olahan sebagai pengganti cabai segar.

“Rasanya tetap sama, fungsinya sama, tapi ini bisa membantu menjaga stabilitas harga komoditas yang sering bergejolak,” tambahnya.

Stop Pemborosan Pangan

Gerakan Belanja Bijak juga menekankan pentingnya hemat pangan. Ramadan, yang sejatinya menjadi bulan pengendalian diri, justru sering diwarnai peningkatan limbah makanan.

“Belanja secukupnya, masak secukupnya, konsumsi secukupnya. Jangan sampai makanan terbuang. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga nilai moral,” tegas Wahyu.

Dukung Produk Lokal dan Gunakan QRIS

Dalam kesempatan tersebut, BI Jateng juga mengajak masyarakat memprioritaskan produk lokal guna memperkuat ekonomi daerah dan mendukung pelaku UMKM.

Selain itu, transaksi non-tunai melalui QRIS terus didorong sebagai pilihan pembayaran yang praktis, aman, dan efisien.

“QRIS memudahkan transaksi, tercatat dengan baik, dan mendukung ekosistem ekonomi digital. Ini bagian dari belanja yang lebih bijak dan modern,” jelas Wahyu.

Peran Masyarakat Menentukan Stabilitas Harga

Belanja Bijak bukan sekadar kampanye seremonial, melainkan gerakan kolektif. Stabilitas harga, menurut BI, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dipengaruhi perilaku konsumsi masyarakat.

“Kalau kita belanja sesuai kebutuhan, tidak memborong, memilih produk lokal, dan bijak mengelola keuangan, kita sudah berkontribusi menjaga ekonomi Jawa Tengah tetap stabil,” pungkas Wahyu Dewanti.

Dengan semangat Ramadan yang mengajarkan pengendalian diri, Belanja Bijak diharapkan menjadi kebiasaan, bukan hanya gerakan musiman. (hrswd)

BACA JUGA :

Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal berorientasi ekspor dan berkelanjutan.
KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara seluruh kegiatan kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan keputusan itu setelah rapat koordinasi bersama Forkopimda, Pemprov Jateng, akademisi, OPD, dan perwakilan masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara seluruh kegiatan kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan keputusan...
05 September 2026 Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
05 September 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 5 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 22,9°C, kelembapan 84 persen,...
Warga Jangli, Tembalang, Kota Semarang, menemukan kerangka manusia di lahan kosong tepi jalan tol pada Jumat (4/9/2026). Kerangka yang diduga perempuan itu diperkirakan telah meninggal sekitar satu tahun dan diduga berkaitan dengan hilangnya Mozza Axillia Gunarsa. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitasnya.
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Polisi mengamankan pria berinisial MCDA (22) di Blora setelah penyelidikan kasus hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (18) selama sekitar satu tahun mengarah pada dugaan tindak pidana di Kota Semarang. Polisi...
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pemkot Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga harga pangan dan daya beli warga. Sepanjang Agustus 2026, program...
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, mulai mengerucut setelah keluarga mengenali sejumlah ciri yang mirip dengan Mozza Axillia Gunarsa, remaja yang hilang sejak Juni 2025. Polisi masih melakukan pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA untuk memastikan identitas kerangka tersebut secara ilmiah.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Kota Semarang, mulai mengerucut setelah keluarga mengenali sejumlah ciri yang mirip dengan Mozza Axillia Gunarsa, remaja yang hilang sejak Juni...

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka