URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen menuju Ungaran itu menabrak dua sepeda motor, satu mobil, serta kios tambal ban dan warung sebelum masuk ke selokan. Akibat kejadian tersebut, satu pengendara motor meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas

Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas

Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas

Kondisi truk tangki yang mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan dan warung di turunan Bawen arah ke Semarang lalu terperosok ke selokan, Jumat (29/5/2026) malam. Foto: Humas Polres Semarang
Kondisi truk tangki yang mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan dan warung di turunan Bawen arah ke Semarang lalu terperosok ke selokan, Jumat (29/5/2026) malam. Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam. Sebuah truk tangki minyak goreng bernomor polisi H 8945 GA diduga mengalami gagal pengereman hingga menabrak sejumlah kendaraan, kios tambal ban, dan warung di pinggir jalan. Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka ringan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Korban meninggal dunia diketahui bernama Sony (43), warga Kota Semarang, yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi H 4208 ASG.

“Selain itu, satu orang mengalami luka ringan dan seluruh korban telah mendapatkan penanganan di RS At-Tin Bawen,” ujarnya di lokasi kejadian.

Menurut Handriani, petugas sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain. Hal itu dilakukan karena truk sempat menghantam sebuah kios tambal ban dan warung sebelum akhirnya masuk ke dalam selokan.

“Pemilik warung selamat dan tidak ada korban tambahan,” katanya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, truk tangki yang dikemudikan Muh Sofyan (37), warga Kota Semarang, melaju dari arah Bawen menuju Ungaran dalam kondisi tanpa muatan setelah menyelesaikan bongkar muat di Kabupaten Kebumen. Saat melintas di turunan Bawen, sekitar 300 meter sebelum lokasi kejadian, pengemudi mengaku rem kendaraan tiba-tiba tidak berfungsi.

Mengetahui kondisi tersebut, pengemudi berupaya menghindari kecelakaan yang lebih besar dengan membanting kemudi ke jalur lambat. Namun truk tetap menabrak dua sepeda motor, yakni Honda Beat yang dikendarai korban meninggal dunia dan Honda Vario bernomor polisi H 2289 ZC.

Selain itu, truk juga menabrak mobil Toyota Avanza bernomor polisi H 1196 TX yang dikemudikan Ahmad Fauzi, warga Kota Semarang.

“Pengemudi Toyota Avanza tidak mengalami luka-luka,” jelas Handriani.

Sementara itu, Muh Sofyan mengaku selama perjalanan kondisi kendaraan normal dan tidak menemukan kendala pada sistem pengereman.

“Saat setelah melewati kawasan Hortimart dan jalan mulai menurun, saya mencoba melakukan pengereman, tetapi rem sudah tidak berfungsi. Saya kemudian fokus membanting setir ke kiri sambil membunyikan klakson hingga akhirnya menabrak kios ban dan warung, lalu masuk ke selokan,” tuturnya.

Hingga pukul 23.30 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Satlantas Polres Semarang mengerahkan satu unit mobil derek untuk mengangkat badan truk yang terperosok ke dalam selokan sedalam sekitar 3,5 meter. Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna menghindari kemacetan dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar. (win)

BACA JUGA :

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program
Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan 3.167 Guru Profesional PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 di Auditorium Kampus 3, Sabtu (20/6/2026). Pengukuhan dilakukan setelah para peserta lulus...
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo,...
20 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14
20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 11.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi pada sore hingga awal malam, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan wilayah sekitarnya.
20 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Sore Hari di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi...
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga menggelar bimbingan teknis manajemen kebakaran gedung dan evakuasi korban di bangunan bertingkat selama empat hari di PT SCI dan Pasar Raya 2 Salatiga. Kegiatan ini...
Muat Lebih

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia