URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Indonesian International Culture Festival (IICF) 2025 resmi dibuka di lapangan sepak bola UKSW Salatiga pada Selasa (24/6/2025) oleh Rektor UKSW, Prof. Intiyas Utami, yang menegaskan pentingnya festival ini sebagai ruang nyata untuk menumbuhkan nasionalisme dan kecintaan pada keberagaman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

23 Etnis Rayakan Keberagaman Nusantara dalam Festival Budaya IICF UKSW

23 Etnis Rayakan Keberagaman Nusantara dalam Festival Budaya IICF UKSW

23 Etnis Rayakan Keberagaman Nusantara dalam Festival Budaya IICF UKSW

Rektor UKSW Salatiga Prof Intiyas Utami saat mencicipi salah satu makanan khas daerah di stand etnis dalam acara International Culture Festival (IICF)

Foto Arief Rasika

Rektor UKSW Salatiga Prof Intiyas Utami saat mencicipi salah satu makanan khas daerah di stand etnis dalam acara International Culture Festival (IICF)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Suasana hiruk-pikuk nampak dilapangan sepak bola UKSW, beragam budaya dari berbagai penjuru Nusantara menyatu di satu tempat Selasa (24/6/2025). Ratusan mahasiswa dan pengunjung antusias mengikuti pembukaan Indonesian International Culture Festival (IICF) 2025.

Lebih dari sekadar pameran budaya, IICF yang kini memasuki tahun ke-11 ini telah menjadi ikon UKSW sebagai kampus Indonesia mini. Di tengah deretan tenda-tenda etnis, aroma makanan khas dari berbagai daerah menggoda indera. Sementara miniatur rumah adat, pakaian tradisional, hingga alat musik dan permainan rakyat, menjadikan area kampus UKSW seperti etalase kekayaan budaya Tanah Air.

Rektor UKSW, Prof. Intiyas Utami, menegaskan bahwa IICF bukan sekadar seremoni tahunan. “Kegiatan ini menjadi ruang nyata untuk menumbuhkan nasionalisme dan kecintaan pada keberagaman. Salah satu kekayaan terbesar kita adalah makanan nusantara,” ujarnya seusai pembukaan.

Menurutnya, makanan tradisional juga menyimpan potensi besar untuk mendukung program pengentasan stunting. “Kandungan gizi lokal dari tiap daerah sangat luar biasa jika dikembangkan dengan baik,” imbuhnya.

Tahun ini, sebanyak 23 etnis turut ambil bagian, lengkap dengan miniatur rumah adat dan kuliner khas masing-masing. Rikko Yan Lado Ae, ketua panitia IICF 2025, menjelaskan bahwa selain pameran budaya dan kuliner, pengunjung juga bisa mencoba berbagai permainan tradisional.

“Acara ini terbuka untuk umum. Kami ingin masyarakat ikut merasakan semangat kebhinekaan yang kami rayakan bersama di UKSW,” ujar Rikko.

Salah satunya adalah Himpunan Mahasiswa Alor (Himmasal) yang memboyong miniatur rumah adat Lopo, serta memamerkan benda budaya Moko—nekara perunggu yang biasa digunakan sebagai mas kawin. Mereka juga membawa kuliner khas seperti kue rambut dan jagung katemak, makanan berbahan daun kelor, kacang, dan jagung yang biasa disantap sehari-hari oleh masyarakat Alor.

Di tengah keramaian, Septiana, seorang pengunjung, tak bisa menyembunyikan kekagumannya. “Kita bisa melihat ragam budaya hanya di satu tempat. Seru banget! Ada penampilan, makanan, sampai rumah adat juga,” ucapnya dengan senyum lebar.

IICF UKSW 2025 akan berlangsung selama tiga hari, hingga Kamis (26/6/2025). Bagi Anda yang rindu pada akar budaya atau ingin merasakan hangatnya kebhinekaan, festival ini bisa jadi jawaban.

Prof Intiyas Utami saat diwawancarai wartawan

BACA JUGA :

Natalius Pigai mengapresiasi penyelenggaraan Festival HAM bertema “Pembangunan HAM di Indonesia dalam Jiwa Pancasila” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana. Menurutnya, UKSW selangkah lebih maju dalam membangun kesadaran hak asasi manusia melalui dunia pendidikan.
Menteri HAM Apresiasi Inisiatif UKSW Salatiga Gelar Festival
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Belasan Dosen UKSW Raih Hibah Kemendiktisaintek 2026
Belasan Dosen UKSW Raih Hibah Kemendiktisaintek 2026
Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta kesiapan calon guru mengabdi di berbagai daerah Indonesia dengan menjunjung nilai keberagaman dan persatuan bangsa.
Pupuk Nilai Kebangsaan, Ratusan Mahasiswa PPG UKSW Ikuti Diklat Bela Negara
Muat Lebih

INFOGRAFIS

JANGAN LEWATKAN:

Trump Dikritik Partai Republik Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Trump Dikritik Partai Republik Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Mendagri Tito Karnavian: Kondisi Wilayah Terdampak Gempa Palu Sudah Terkendali
Mendagri Tito Karnavian: Kondisi Wilayah Terdampak Gempa Palu Sudah Terkendali
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Pemeriksaan Kesehatan
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Pemeriksaan Kesehatan
Amerika Serikat Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia 2-0
Amerika Serikat Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia 2-0
Meksiko Pastikan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Sapu Dua Kemenangan
Meksiko Pastikan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Sapu Dua Kemenangan
Pemkot Semarang Percepat Penataan Drainase Simpang Lima untuk Cegah Genangan
Pemkot Semarang Percepat Penataan Drainase Simpang Lima untuk Cegah Genangan

TERKINI

Tips Cerdas Sewa Bus Wisata Sekolah Liburan Seru, Rombongan Aman dan Tenang
Tips Cerdas Sewa Bus Wisata Sekolah: Liburan Seru, Rombongan Aman dan Tenang
Menjelang musim liburan sekolah 2026, penyelenggara studi tur dan wisata rombongan diimbau lebih cermat memilih armada transportasi. Keselamatan perjalanan dapat ditingkatkan dengan memastikan legalitas...
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan 3.167 Guru Profesional PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 di Auditorium Kampus 3, Sabtu (20/6/2026). Pengukuhan dilakukan setelah para peserta lulus...
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo,...
20 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14
20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 11.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi pada sore hingga awal malam, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan wilayah sekitarnya.
20 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Sore Hari di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi...

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah