URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 24 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi akibat kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

Mbak Google

INFO BMKG

24 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang

24 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang

24 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang

Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB
featured-img

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang melaporkan berdasarkan hasil observasi cuaca pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca di Kota Semarang terpantau berawan. Suhu udara tercatat 26,2 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 92 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 5 kilometer per jam.

Untuk wilayah Kota Semarang, cuaca pada pagi hingga siang hari diprakirakan cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi cuaca berubah menjadi berawan. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 27 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 50 hingga 80 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar 3 hingga 27 kilometer per jam.

Secara umum, wilayah Jawa Tengah pada pagi hingga siang hari diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan. Pada sore hingga awal malam, sebagian besar wilayah masih didominasi kondisi berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar dan tidak merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, serta wilayah sekitarnya.

BMKG juga mencatat kondisi gelombang laut di perairan Jawa Tengah berada pada kategori sedang. Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diprakirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi serupa juga terjadi di Perairan Selatan Jawa Tengah dengan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, khususnya di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, diimbau memperhatikan perkembangan cuaca terkini karena adanya potensi hujan pada sore hingga malam hari. Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut juga disarankan memperhatikan kondisi gelombang sebelum berlayar guna menjaga keselamatan pelayaran.

Hingga prakiraan yang berlaku pada periode 07.00–19.00 WIB ini diterbitkan, BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Semarang dan Jawa Tengah. Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai kemungkinan dampak hidrometeorologi lokal apabila hujan terjadi dengan intensitas lebih tinggi di beberapa wilayah.

Sumber:

📰 Dikutip dari: BMKG Ahmad Yani Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

24 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17
24 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
23 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16
23 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
23 Juni 2026 Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Masih Berpotensi Hujan Lokal di Pegunungan
23 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Masih Berpotensi Hujan Lokal di Pegunungan
22 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14
22 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter

TERKINI

24 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17
24 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (24/6/2026) siang hingga sore hari dengan tinggi...
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada 23 Juni 2026 untuk mempercepat penanganan rob yang menggenangi permukiman warga. Pemprov Jateng menyiapkan...
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima audiensi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III di ruang kerjanya untuk membahas delapan aksi perubahan yang dirancang sebagai inovasi...
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Kelangkaan pasokan daging sapi terjadi di Kota Salatiga pada Juni 2026 akibat menurunnya populasi sapi potong yang siap dipasarkan. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga mencatat kebutuhan sekitar 15...
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Rutan Kelas II B Salatiga resmi menjalin kerja sama dengan Badan Bimbingan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (FH USM) di Salatiga untuk memperluas akses layanan bantuan...
Muat Lebih

POPULER

Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia