URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menyelenggarakan kegiatan Program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) ACICIS yang dilakukan secara online. Sebanyak 24 mahasiswa asing yang didominasi mahasiswa dari Australia mengikuti kegiatan PIBBI ACICIS

Mbak Google

KABAR RASIKA

24 Mahasiswa Asing Belajar Tentang Indonesia di UKSW

24 Mahasiswa Asing Belajar Tentang Indonesia di UKSW

24 Mahasiswa Asing Belajar Tentang Indonesia di UKSW

featured-img

Pandemi Covid-19 tidak menghalangi mahasiswa asing untuk belajar bahasa dan budaya Indonesia. Melalui Language Training Centre (LTC) yang bekerjasama dengan Australian Consortium In Country Indonesian Studies (ACICIS), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menyelenggarakan kegiatan Program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) ACICIS yang dilakukan secara online. Sebanyak 24 mahasiswa asing yang didominasi mahasiswa dari Australia mengikuti kegiatan PIBBI ACICIS sesi pertama ini.

Direktur LTC UKSW Johanna Likumahuwa, S.Pd., mengungkapkan bahwa penyelenggaraan PIBBI ACICIS kali ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Metode penyampaian materi disesuaikan dengan kondisi pandemi, yaitu melalui recorded video, live interview, dan juga group discussion melalui Whatsapp dan juga Facebook. Dengan metode inilah, melalui serangkaian kelas dan kegiatan yang ditawarkan, peserta PIBBI ACICIS tetap dapat mempelajari bahasa dan budaya Indonesia, serta mendapatkan kesempatan melakukan interaksi dengan warga lokal.

Salah satu kegiatan peserta PIBBI ACICIS adalah “Traditional Indonesian Cooking, Cooking Along” yang dirancang dalam 3 kali pertemuan online.

“Kelas memasak online ini justru menjadi lebih seru dibanding kelas offline karena peserta langsung mempraktekan memasak masakan tradisional Indonesia. Untuk bahan-bahan yang diperlukan sudah kita share beberapa hari sebelumnya untuk persiapan. Dalam tiga kali pertemuan online, peserta PIBBI kami ajak memasak Rendang Ayam dan Sambal Cabai Hijau, Gado-gado dan Nasi Kuning di pertemuan terakhir,” terang Johanna.

Dari kelas online memasak bersama sesi Rendang Ayam, peserta nampak antusias mengikuti langkah demi langkah yang dipraktekan pengajar. Salah satu peserta Faith Myers misalnya, mengaku sangat tertarik mengikuti kelas ini karena memang menyukai memasak. Kelas lain yang tak kalah serunya diikuti peserta PIBBI ACICIS adalah Bermain Peran. Di kelas ini, Johanna menuturkan mahasiswa asing akan bermain peran sebagai pembeli, yang akan membeli sayur dan buah-buahan secara online.

“Dari kelas ini, peserta dapat mengasah kemampuan bahasa Indonesia-nya. Selama kelas, semua percakapan mulai dari menawar sampai tercapai harga yang disepakati dengan penjual semua menggunakan bahasa Indonesia. Selain belajar di kelas memasak dan bermain peran, peserta juga mendapatkan kelas tata bahasa,” imbuh Johanna.

Lebih lanjut Johanna mengungkapkan bahwa peserta PIBBI ACICIS tidak hanya belajar dalam kelas saja. Mereka juga belajar bahasa dan budaya Indonesia melalui kegiatan seminar “Keragaman Makanan Khas Nusantara” dan juga kegiatan Language & Culture Exposure, yang salah satunya mengangkat topik Kota Salatiga dan kehidupan masyarakatnya.

PIBBI ACICIS kali ini dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama telah dimulai tanggal 8 lalu dan akan selesai pada 28 Januari mendatang. Sedangkan sesi kedua yang akan diikuti 17 peserta akan dimulai pada 31 Januari sampai 18 Februari 2022.

“Meskipun online, aspek budaya Indonesia tetap kami hadirkan. Lewat video “nongkrong bareng” dan kelas memasak kami berharap dapat memberikan pemahaman lebih jauh tentang budaya Indonesia sekaligus sebagai pemantik bagi peserta untuk datang ke Indonesia dan UKSW selepas pandemi nanti,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved