RASIKAFM.COM | UNGARAN – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi, Guswakhid Hidayat, memastikan kesiapan layanan air bersih selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026 dalam kondisi optimal. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perusahaan daerah tersebut tetap mengoperasikan layanan selama 24 jam penuh guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Guswakhid mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk menyiagakan tim reaksi cepat untuk menangani gangguan teknis di lapangan. Tim tersebut akan bekerja tanpa henti selama 24 jam untuk memastikan setiap keluhan pelanggan dapat segera ditangani.
“Layanan tetap berjalan 24 jam. Kami juga menyiapkan unit tanggap gangguan yang siap merespons setiap kendala yang terjadi di lapangan. Selain itu, masyarakat juga bisa menyampaikan keluhan melalui call center yang tersedia,” ujarnya saat acara buka bersama Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) dan media di angkringan Baloeng Gajah, Desa Candirejo, Tuntang, Selasa (17/3/2026) petang.
Tidak hanya itu, pihaknya juga melibatkan FKP sebagai mitra dalam mempercepat penyampaian informasi dari masyarakat kepada perusahaan.
“Keberadaan FKP sangat efektif sebagai jembatan komunikasi sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.
Hingga saat ini, jumlah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi tercatat sekitar 58.000 sambungan rumah. Dengan jumlah tersebut, pihak perusahaan memastikan distribusi air tetap terjaga, terutama pada periode Ramadan dan Idul Fitri yang biasanya diiringi dengan peningkatan aktivitas masyarakat.
Meski demikian, Guswakhid menyebut tidak ada peningkatan produksi air secara signifikan menjelang Lebaran. Hal ini karena kapasitas produksi yang ada dinilai masih mampu mencukupi kebutuhan pelanggan. Rata-rata konsumsi air pelanggan saat ini berada di kisaran 16 hingga 17 meter kubik per bulan, dan diprediksi tidak mengalami lonjakan berarti saat Idul Fitri.
“Kami sudah mengantisipasi kebutuhan tersebut. Produksi yang ada saat ini masih cukup untuk melayani pelanggan. Selama tidak ada kendala teknis seperti kebocoran jaringan atau gangguan lainnya, insyaallah pasokan aman,” jelasnya.
Dari sisi ketersediaan sumber air, pihaknya juga memastikan kondisi masih stabil. Hingga kini belum ada laporan penurunan debit dari sumber air yang digunakan untuk produksi.
“Ini jadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan, terutama saat permintaan meningkat,” lanjutnya.
Disinggung soal potensi dampak fenomena El Nino yang dapat memicu musim kering, pihaknya tetap optimistis kondisi tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap layanan air bersih di wilayahnya. Menurutnya, hal ini karena Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi mengandalkan sumber mata air yang relatif stabil dan memiliki debit cukup besar. Selain itu, kualitas air dari sumber tersebut juga dinilai baik sehingga mampu mendukung pelayanan dalam jangka panjang.
“Selama ini kami masih mengandalkan sumber mata air yang cukup besar dan kualitasnya baik. Jadi, meskipun ada potensi El Nino, kami berharap dampaknya tidak terlalu signifikan terhadap layanan kami,” pungkasnya. (win)