URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Salahuddin Al Ayyubi Pawirodiharjo, pelajar SMP Negeri 1 Ungaran, menjadi calon jemaah haji termuda Kabupaten Semarang pada musim haji 2026 dengan berangkat bersama ibunya dari Ungaran, Senin (27/4/2026), setelah menggantikan almarhum ayahnya, dengan persiapan manasik dan izin sekolah selama dua bulan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pelajar 14 Tahun Asal Ungaran Jadi Calon Haji Termuda di Kabupaten Semarang

Pelajar 14 Tahun Asal Ungaran Jadi Calon Haji Termuda di Kabupaten Semarang

Pelajar 14 Tahun Asal Ungaran Jadi Calon Haji Termuda di Kabupaten Semarang

Salahuddin Al Ayubi bersama ibunya Jazilatul Ulya ditemui di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang sesaat sebelum diberangkatkan menuju asrama haji Donohudan Boyolali, Senin (27/4/2026). Foto: win
Salahuddin Al Ayubi bersama ibunya Jazilatul Ulya ditemui di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang sesaat sebelum diberangkatkan menuju asrama haji Donohudan Boyolali, Senin (27/4/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Salahuddin Al Ayyubi Pawirodiharjo menjadi calon jemaah haji termuda di Kabupaten Semarang pada musim haji 2026. Pelajar kelas 7 SMP Negeri 1 Ungaran itu akan berangkat ke Tanah Suci pada usia 14 tahun bersama ibunya.

Salahuddin mengaku merasa senang sekaligus gugup menjelang keberangkatannya. Meski masih berusia muda, ia tetap mempersiapkan diri dengan mengikuti berbagai rangkaian persiapan, termasuk manasik haji.

“Perasaannya senang, tapi juga deg-degan,” ujarnya di sela pemberangkatan calon haji di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Senin (27/4/2026).

Keberangkatan tersebut membuatnya harus meninggalkan kegiatan belajar di sekolah untuk sementara waktu. Ia telah mengajukan izin selama sekitar dua bulan dan berencana kembali saat pembagian rapor. Pihak sekolah dan teman-temannya disebut memberikan dukungan penuh.

“Sudah izin ke sekolah. Teman-teman juga senang, excited, dan mendukung,” tuturnya.

Selama tidak mengikuti pembelajaran dan penilaian akhir semester, Salahuddin mendapatkan tugas pengganti dari sekolah. Ia mengaku telah menyelesaikan tugas-tugas tersebut sebelum keberangkatan.

“Tidak ikut tes, jadi diganti tugas sekolah. Tugasnya banyak. Sudah saya kerjakan dulu,” tambahnya.

Sementara itu, sang ibu, Jazilatul Ulya, menjelaskan rencana ibadah haji sebenarnya telah disiapkan sejak lama. Ia mendaftar haji pada 2012 dan semula berencana berangkat bersama suaminya. Namun, rencana tersebut berubah setelah sang suami meninggal dunia pada 2025.

“Rencananya saya dengan suami yang berangkat, tapi suami meninggal tahun kemarin. Salahuddin menggantikan ayahnya,” jelasnya.

Ia kemudian memutuskan mengajak putranya untuk menggantikan posisi sang ayah. Kepastian keberangkatan diperoleh pada November 2025, setelah adanya ketentuan baru yang memperbolehkan calon jemaah berusia minimal 13 tahun untuk berangkat haji.

“Sebenarnya dulu kami sempat mundur karena Salahuddin belum 17 tahun. Tapi setelah ada aturan baru bahwa usia 13 tahun sudah bisa berangkat, alhamdulillah tahun ini bisa berangkat,” ungkapnya penuh haru.

Jazilatul berharap perjalanan ibadah haji bersama putra semata wayangnya dapat berjalan lancar.

“Semoga diberi kelancaran dan menjadi haji yang mabrur,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Juli 2026
PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah BBM non-subsidi mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB setelah melakukan evaluasi berkala berdasarkan perkembangan harga minyak dunia, regulasi pemerintah,...
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana...
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan...
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur....
01 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–10
01 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di pesisir Semarang mencapai puncaknya pada Rabu, 1 Juli 2026 pukul 09.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air laut 1,0 meter....
Muat Lebih

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target