KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pelajar 14 Tahun Asal Ungaran Jadi Calon Haji Termuda di Kabupaten Semarang

Pelajar 14 Tahun Asal Ungaran Jadi Calon Haji Termuda di Kabupaten Semarang

Pelajar 14 Tahun Asal Ungaran Jadi Calon Haji Termuda di Kabupaten Semarang

Salahuddin Al Ayubi bersama ibunya Jazilatul Ulya ditemui di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang sesaat sebelum diberangkatkan menuju asrama haji Donohudan Boyolali, Senin (27/4/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Salahuddin Al Ayyubi Pawirodiharjo menjadi calon jemaah haji termuda di Kabupaten Semarang pada musim haji 2026. Pelajar kelas 7 SMP Negeri 1 Ungaran itu akan berangkat ke Tanah Suci pada usia 14 tahun bersama ibunya.

Salahuddin mengaku merasa senang sekaligus gugup menjelang keberangkatannya. Meski masih berusia muda, ia tetap mempersiapkan diri dengan mengikuti berbagai rangkaian persiapan, termasuk manasik haji.

“Perasaannya senang, tapi juga deg-degan,” ujarnya di sela pemberangkatan calon haji di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Senin (27/4/2026).

Keberangkatan tersebut membuatnya harus meninggalkan kegiatan belajar di sekolah untuk sementara waktu. Ia telah mengajukan izin selama sekitar dua bulan dan berencana kembali saat pembagian rapor. Pihak sekolah dan teman-temannya disebut memberikan dukungan penuh.

“Sudah izin ke sekolah. Teman-teman juga senang, excited, dan mendukung,” tuturnya.

Selama tidak mengikuti pembelajaran dan penilaian akhir semester, Salahuddin mendapatkan tugas pengganti dari sekolah. Ia mengaku telah menyelesaikan tugas-tugas tersebut sebelum keberangkatan.

“Tidak ikut tes, jadi diganti tugas sekolah. Tugasnya banyak. Sudah saya kerjakan dulu,” tambahnya.

Sementara itu, sang ibu, Jazilatul Ulya, menjelaskan rencana ibadah haji sebenarnya telah disiapkan sejak lama. Ia mendaftar haji pada 2012 dan semula berencana berangkat bersama suaminya. Namun, rencana tersebut berubah setelah sang suami meninggal dunia pada 2025.

“Rencananya saya dengan suami yang berangkat, tapi suami meninggal tahun kemarin. Salahuddin menggantikan ayahnya,” jelasnya.

Ia kemudian memutuskan mengajak putranya untuk menggantikan posisi sang ayah. Kepastian keberangkatan diperoleh pada November 2025, setelah adanya ketentuan baru yang memperbolehkan calon jemaah berusia minimal 13 tahun untuk berangkat haji.

“Sebenarnya dulu kami sempat mundur karena Salahuddin belum 17 tahun. Tapi setelah ada aturan baru bahwa usia 13 tahun sudah bisa berangkat, alhamdulillah tahun ini bisa berangkat,” ungkapnya penuh haru.

Jazilatul berharap perjalanan ibadah haji bersama putra semata wayangnya dapat berjalan lancar.

“Semoga diberi kelancaran dan menjadi haji yang mabrur,” tandasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]