URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mendorong reaktivasi jalur kereta non-aktif di berbagai wilayah Indonesia pada 2026 guna meningkatkan konektivitas, mengurangi beban jalan raya, serta memicu pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, dengan cara menghidupkan kembali 2.233 kilometer rel lama yang saat ini belum beroperasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Reaktivasi Jalan Rel Sebagai Kunci Pemerataan, Merajut Konektivitas, dan Memacu Pertumbuhan

Reaktivasi Jalan Rel Sebagai Kunci Pemerataan, Merajut Konektivitas, dan Memacu Pertumbuhan

Reaktivasi Jalan Rel Sebagai Kunci Pemerataan, Merajut Konektivitas, dan Memacu Pertumbuhan

Ditulis Oleh: Djoko Setijowarno , Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI)
Custom Image

Reaktivasi jalan rel adalah langkah strategis untuk menyeimbangkan kembali sistem transportasi, memastikan pemerataan akses, dan memicu perkembangan ekonomi berbasis kewilayahan .

Data dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (2026), total panjang jaringan perkeretaapian di Indonesia mencapai 9.178 kilometer . Angka ini terbagi menjadi dua komponen utama, yaitu 6.945 kilometer merupakan jalur aktif yang saat ini beroperasi untuk layanan kereta api, dan sisanya sepanjang 2.233 kilometer adalah jalur non-aktif yang sudah dibangun namun saat ini tidak bisa digunakan, sehingga perlu diaktifkan kembali.

Jaringan perkeretaapian di Pulau Sumatera, total panjang jalur aktifnya mencapai 1.871 kilometer. Sepanjang jalur tersebut, tersedia 146 stasiun sebagai fasilitas pendukung utama. Untuk menunjang mobilitas, angkutan publik ini mengoperasikan 7.032 unit sarana kereta api reguler. Perlintasan sebidang resmi (dijaga) 210 unit, resmi (tidak dijaga) 113 unit dan tidak resmi 507 unit.

Sementara jaringan perkeretaapian di Pulau Jawa, total panjang jalur aktif mencapai 4.921 kilometer. Jalur tersebut didukung oleh 473 stasiun yang tersebar luas dan siap melayani kebutuhan penumpang. Armada kereta api yang beroperasi terbagi menjadi dua kategori utama untuk menunjang mobilitas. Terdapat 5.923 unit sarana untuk layanan kereta api reguler. Ditambah dengan 88 unit sarana yang dikhususkan untuk operasional Kereta Api Cepat.

Guna mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan, perlintasan sebidang dikelola dengan rincian untuk perlintasan resmi dijaga 1.388 unit perlintasan diawasi oleh petugas. Resmi tidak dijaga 1.019 unit perlintasan resmi yang hanya mengandalkan rambu. Dan tidak resmi, terdapat 456 unit perlintasan yang beroperasi tanpa izin dan pengawasan resmi, menjadikannya titik rawan yang perlu penanganan lebih lanjut.

Selain sudah terbangun jaringan perkeretapian di Jawa dan Sumatera, infrastruktur perkeretaapian di Indonesia mulai dikembangkan di wilayah timur, meskipun masih dalam tahap awal. Di Pulau Sulawesi, jalur aktif yang telah beroperasi saat ini mencapai 109 kilometer, didukung oleh 10 stasiun dan dilayani oleh 7 unit kereta yang beroperasi. Sementara itu, di Papua, terdapat 26 kilometer jalur aktif perkeretaapian , namun jalur ini khusus digunakan untuk angkutan barang tambang dan belum melayani penumpang umum.

Koridor reaktivasi

Berdasarkan rencana dan program reaktivasi jalur kereta api di Pulau Jawa yang pernah dicanangkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), terdapat beberapa koridor yang menjadi fokus utama.

Reaktivasi ini bertujuan untuk menghidupkan kembali jalur lama yang non-aktif, terutama untuk mendukung pariwisata, logistik, dan angkutan penumpang regional. Beberapa jalur non aktif di Jawa, seperti Rangkasibitung – Saketi – Labuhan, Garut – Cikajang, Banjar – Pangandaran – Cijulang, Cianjur – Padalarang, Bandung – Ciwidey, Rancaekek – Tanjungsari, Jatibarang – Indramayu, Kedungjati – Tuntang, Purworejo – Kutoarjo, Purwokerto – Wonosobo, Semarang – Rembang, Yogyakarta – Magelang – Ambarawa, Demak – Wonosari – Blora. Pulau Madura, Babatan – Jombang, Madiun – Ponorogo.

Sementara jalur non aktif di Sumatera, seperti Sicincin-Padan Panjang, Padang Panjang-Bukittinngi-Payakumbuh-Limbangan, Padang Panjang-Solok-Sawahlunto.

Tujuan reaktivasi

Tujuan reaktivasi jalan rel, pertama untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat . Memberikan alternatif moda transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya di daerah yang konektivitasnya terbatas. Mengurangi ketergantungan pada transportasi jalan raya, yang sering kali macet dan memiliki dampak lingkungan lebih besar.

Kedua, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah . Mengaktifkan kembali pusat-pusat ekonomi di sepanjang jalur yang dilewati, termasuk stasiun dan kota-kota kecil. Memperkuat logistik nasional dan daerah dengan menyediakan moda angkutan barang yang efisien (mengalihkan pengangkutan barang dari truk di jalan raya ke kereta api). Menciptakan peluang usaha baru di sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa di sekitar stasiun.

Ketiga, mengembangkan sektor pariwisata . Menghubungkan destinasi wisata yang sebelumnya sulit dijangkau, seperti jalur dengan pemandangan eksotis (contohnya Garut-Cibatu atau Banjar-Cijulang). Memberikan pengalaman nostalgia perjalanan kereta api bagi wisatawan.

Keempat, mengurangi beban jalan raya . Menurunkan volume kepadatan kendaraan di jalan raya seiring dengan beralihnya penumpang dan angkutan barang ke moda kereta api. Membantu mengurangi kerusakan jalan raya akibat beban angkutan berat (truk). Kereta api memiliki keunggulan di sisi ekonomi pada jarak menengah (750-1.500 km)

Kelima, memanfaatkan kembali aset negara . Memaksimalkan aset berupa jalur rel dan bangunan stasiun yang selama ini tidak terpakai atau terbengkalai. Mengembalikan fungsi lahan untuk kepentingan transportasi publik.

Keenam, mendukung pengembangan wilayah . Memperkuat integrasi antarmoda transportasi (misalnya menghubungkan jalur kereta ke bandara atau terminal bus). Memicu pertumbuhan kawasan di sekitar stasiun (konsep Transit-Oriented Development/TOD).

Melalui komitmen reaktivasi ini, kereta api bukan sekadar sisa sejarah yang berdebu, melainkan nadi yang kembali berdenyut untuk menggerakkan masa depan bangsa. Dengan menghidupkan kembali jalur-jalur yang sempat terputus, tidak hanya menyambungkan rel,akan tetapi juga merajut kembali potensi ekonomi, sosial, dan pariwisata menuju konektivitas nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

BACA JUGA :

Kemanfaatan Reaktivasi Jalur Kedungjati - Tuntang
Kemanfaatan Reaktivasi Jalur Kedungjati - Tuntang
Maut Masih Mengintai di Perlintasan Sebidang
Dilema Anggaran Keselamatan Kereta di Jawa T imur
Rencana Penanganan 135 Perlintasan Sebidang di Jawa dan Sumatera
Rencana Penanganan 135 Perlintasan Sebidang di Jawa dan Sumatera
arus mudik 2
Mudik Lebaran 2026: Jangan Hanya Bertumpu Pada Jalan Tol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti pembangunan pabrik garmen di Desa Deresan, Susukan, yang diduga berjalan tanpa izin sejak beberapa bulan terakhir, setelah ditemukan aktivitas pengolahan lahan seluas 9 hektare dan dampak talud ambrol, sehingga diminta dihentikan sementara hingga perizinan dan komunikasi terpenuhi.
DPRD Kabupaten Semarang Temukan Proyek Pabrik Tanpa Izin di Susukan, Minta Ditutup Sementara
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti pembangunan pabrik garmen di Desa Deresan, Susukan, yang diduga berjalan tanpa izin sejak beberapa bulan terakhir, setelah ditemukan aktivitas pengolahan lahan...
Kenaikan harga kedelai dan plastik kemasan sejak April 2026 menekan pelaku usaha tahu di Salatiga, seperti di Kutowinangun Kidul, yang harus menaikkan harga jual secara bertahap untuk bertahan, akibat lonjakan bahan baku hingga 30 persen yang dipicu faktor global dan nilai tukar rupiah.
Plastik dan Kedelai Mahal, Harga Tahu di Salatiga Naik
Kenaikan harga kedelai dan plastik kemasan sejak April 2026 menekan pelaku usaha tahu di Salatiga, seperti di Kutowinangun Kidul, yang harus menaikkan harga jual secara bertahap untuk bertahan, akibat...
Pemerintah menerapkan program “Ngopeni Nglakoni” di Samsat Salatiga sejak 24 April 2026 yang memungkinkan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, dengan syarat surat pernyataan sebagai pengaman, guna memudahkan pemilik kendaraan bekas meningkatkan kepatuhan administrasi meski partisipasi awal masih rendah.
Lumayan! Mulai Berlaku di Salatiga Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Asli Pemilik
Pemerintah menerapkan program “Ngopeni Nglakoni” di Samsat Salatiga sejak 24 April 2026 yang memungkinkan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, dengan syarat surat pernyataan sebagai pengaman,...
RSUD dr. Soebarkat Kota Salatiga menggelar Soebarkat Fun Run 2026 di kawasan Stadion Kridanggo hingga Gedung Korpri, Minggu (26/4/2026), dengan diikuti lebih dari 600 pelari, sebagai upaya mengampanyekan gaya hidup sehat melalui lari 5 kilometer dan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
Gaungkan Gaya Hidup Sehat, Ratusan Pelari Serbu Soebarkat Fun Run, Minggu Pagi
RSUD dr. Soebarkat Kota Salatiga menggelar Soebarkat Fun Run 2026 di kawasan Stadion Kridanggo hingga Gedung Korpri, Minggu (26/4/2026), dengan diikuti lebih dari 600 pelari, sebagai upaya mengampanyekan...
Komunitas Tamiya KOBAM Salatiga menggelar Race Tamiya damper style di Terminal Tipe A Tingkir, Minggu (26/4/2026), yang diikuti sekitar 120 tim dari berbagai daerah di Jawa, dengan sistem penilaian clear finish berbasis sensor, guna mewadahi hobi sekaligus menghidupkan fungsi terminal sebagai ruang publik produktif.
Puluhan Pembalap Perebutkan Hadiah Puluhan Juta dalam Ajang Race Tamiya Damper Style Salatiga
Komunitas Tamiya KOBAM Salatiga menggelar Race Tamiya damper style di Terminal Tipe A Tingkir, Minggu (26/4/2026), yang diikuti sekitar 120 tim dari berbagai daerah di Jawa, dengan sistem penilaian clear...
Muat Lebih

POPULER

SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
Pelaku industri dan pekerja rokok di Jawa Tengah menyoroti kebijakan baru terkait pembatasan tar, nikotin, dan klasifikasi industri yang dinilai berpotensi memicu rokok ilegal, disampaikan di Ungaran, Jumat (24/4/2026). Mereka menilai regulasi ini membebani industri legal dan dapat berdampak pada penurunan produksi serta ancaman PHK.
Rokok Ilegal Kian Menguat Ancam Industri Legal, Pekerja Rentan PHK
Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menyoroti perluasan Taman Bunga Celosia di Bandungan yang mencapai sekitar 9 hektare tanpa izin lengkap, Jumat (24/4/2026). Dewan meminta wahana belum berizin dihentikan sementara dan pengelola melengkapi administrasi serta memperbaiki pengolahan limbah demi kepatuhan aturan.
Perluasan Taman Bunga Celosia Bandungan Terkendala Izin, Dewan Minta Wahana Hentikan Operasional

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved