KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

500 Kios di Pasar Johar yang Disegel Satpol PP Semarang Dibuka Kembali

500 Kios di Pasar Johar yang Disegel Satpol PP Semarang Dibuka Kembali

500 Kios di Pasar Johar yang Disegel Satpol PP Semarang Dibuka Kembali

SEMARANG – Ratusan kios yang berada di area Pasar Johar Selatan kini telah dibuka kembali. Sebelumnya, sekitar 500 kios ini disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang selama kurang lebih 1 bulan.

Setiap kios yang tersegel dengan stiker larangan melintas, kini dicopot oleh petugas Satpol PP Kota Semarang. Pelepasan segel inipun turut disaksikan oleh pedagang yang memiliki lapaknya masing-masing.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan, kegiatan pembukaan segel ini dilakukan karena adanya surat dari Dinas Perdagangan Kota Semarang. Fajar menerangkan, sebelumnya penyegelan ini dilakukan karena para pedagang masih berjualan di Relokasi Pasar Johar di Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) meskipun sudah mendapatkan tempat di Pasar Johar baru.

“Kita buka segel karena sudah ada surat dari Dinas Perdagangan Kota Semarang. Sebelumnya para pedagang sudah diberitahu agar tak berjualan di dua lokasi, harus memilih salah satu tempat,” ujarnya disela-sela kegiatan pembukaan segel, Rabu (12/10/2022).

Lebih lanjut, Fajar mengaku sebelum segel dilepas, pihaknya meminta kepada para pedagang untuk menyanggupi hanya berjualan di Pasar Johar Selatan. Untuk itu, dirinya meminta kepada semua pemilik kios agar mematuhi kesepakatan yang telah ditentukan bersama.

Apabila pedagang melanggar kesepakatan dan berjualan lagi di dua tempat, Satpol PP tidak akan segan-segan menyegel kembali. “Begitu disegel, nanti dinas Perdagangan tidak boleh kirim surat pembukaan segel ke Satpol PP. Memang pasar adalah ranah dinas Perdagangan tapi penegakkan perda ada di Satpol PP,” katanya.

“Sebulan lalu adalah segel terakhir. Aturan harus benar-benar tegak,” tambahnya.

Sementara itu, salah sayu pedagang, Rio (22) mengakui memang kiosnya disegel lantaran berjualan di Relokasi Pasar Johar MAJT. Kini, dirinya akan sepenuhnya berdagang di Pasar Johar Selatan apalagi sesuai peraturan dari Pemerintah.

“Sekarang akan dagang disini aja. Terima kasih segelnya sudah dibuka,” bebernya.

Disisi lain, dirinya dan pedagang lain meminta kepada Satpol PP Kota Semarang untuk menutup Relokasi Pasar Johar MAJT. Hal itu agar Pasar Johar yang baru direnovasi bisa ramai dan menjadi pasar pusat perbelanjaan di Semarang.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
[pekok2]