URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Indra Mardiana mempunyai kesan bahwa Kota Salatiga sangat kondusif, tercipta kerjasama antara berbagai pihak, baik forkompinda, tokoh agama dan elemen masyarakat lainnya termasuk dengan media.

Mbak Google

KABAR RASIKA

515 Hari Menjabat Sebagai Kapolres Salatiga, Indra Mardiana Mengaku Menemukan Banyak Saudara.

515 Hari Menjabat Sebagai Kapolres Salatiga, Indra Mardiana Mengaku Menemukan Banyak Saudara.

515 Hari Menjabat Sebagai Kapolres Salatiga, Indra Mardiana Mengaku Menemukan Banyak Saudara.

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Kesan dan pesan itu disampaikan oleh AKBP Indra Mardiana, mantan kapolres Salatiga yang berakhir masa jabatannya pada Jumat 20 Februari 2023. Menurut Indra Mardiana setelah dirinya menjabat Kapolres Salatiga sejak tanggal 12 Agustus 2021 lalu dirinya mempunyai kesan bahwa Kota Salatiga sangat kondusif, tercipta kerjasama antara berbagai pihak, baik forkompinda, tokoh agama dan elemen masyarakat lainnya termasuk dengan media.

“sejak pertama saya tugas di salatiga menemukan banyak saudara, apalagi warga masyarakatnya ramah, tidak terasa 515 hari saya menjadi Kapolres Salatiga kesan positif semuanya saya peroleh di kota Hati Beriman ini” ungkap Indra mardiana.

Indra menambahkan meskipun telah melakukan berbagai kegiatan dan kerjasama dengan pihak luar namun Ia mengakui masih ada beberapa hal yang belum terselesaikan dan diharapkan Kapolres yang baru bisa melanjutkan pr-nya.

“sejak dilantik tangaal 12 Agustus 2021 silam atau kurang lebih 1 tahun 4 bulan manjadi kapolres
alhamdulillah berkat sinergitas dan Kerjasama semua pihak tugas saya di salatiga dapat berjalan baik, beberapa kasus kriminalitas juga bisa diselesaikan”, jelas Indra.

Seperti diketahui jumat 20/1/2023, jabatan Kapolres Salatiga diserah terimakan dari Indra Mardiana kepada penggantinya Feria Kurniawan.

AKBP Feria Kurniawan sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 4 Dit Reskrimsus Polda Banten. Sedangkan AKBP Indra Mardiana berpindah menjabat sebagai Wakapolresta Tangerang Selatan.

Feria Kurniawan menyatakan akan melanjutkan program positif Kapolres lama karena terbukti berhasil menjaga kondusivitas wilayah Kota Salatiga.

Menurutnya menjaga keberagaman yang ada di Kota Salatiga merupakan tugas dan tanggung jawab Polri.

Hal ini demi menjaga keberlangsungan sosial ekonomi dan budaya tetap terjaga dan situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Dan selama menjabat sebagai Kapolres Salatiga saya akan berupaya maksimal menerjemahkan visi dan misi serta program baik Polda Jateng maupun Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mewujudkan Polri yang Presisi menuju Indonesia maju,”jelas AKBP Feria.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum